
Radit membawa zii agak menjauh dari para prajurit yang tengah dilapangan, zii menghempaskan tangan yang dipegang radit dari tadi.
"apaan sih, main tarik aja,emang aku sapi kamu tarik2" dengus zii, radit yang mendengar zii menggrutu hanya terkikik geli
" kamu kok bisa ada disini??" tanya radit
"emang kenapa gak boleh!" ketus zii
"oke, to the poin aja ya, aku kesini mau nagih janji kamu"ucap radit
"janji apaan deh! aku tuh sibuk tau gak!" jawab zii
"ya aku tau kamu sibuk, kalau kamu gak mau nurutin permintaan aku, aku laporin kejadian kemarrn ke polisi!" ancam.radit
"dasar! bisa nya cuma ngancam! heh emang aku takut?? buktinya juga gak ada!" ucap zii percaya diri
"aku punya rekaman suara kamu yang mengakui bahwa kamu menimpuk kepala aku!" jawab radit enteng, sedangkan zii kaget, mukanya mulai pucat, radit yang melihat itu tersenyum kemenangan.
"huuuft, oke mau kamu apa sekarang!" ucap zii
"aku mau kamu nemenin aku makan, gimana??" jawab radit sambil tersenyum
"aku sekarang gak bisa! kamu gak lihat komandan arya kalau ngamuk kayak macan lepas dari kandang!" ucap zii maaf om ar zii harus pakai om ar sebagak alasan, maafkan keponakan luknutmuu ini....
" oke, nanti malam aku jemput kamu, dan jangan lula kirim alamat tempat kamu tinggal, jangan lupa ntar malam, bye zivanaaaa" kata radit sambil meninggalkan zii, Zii sudah mencak2 tak karuan mendengar radit memintanya untuk meneemani makan malam.
"setan!!!! arggghhhh gue mau ngilang aja dari bumii iniiiii!!!" teriak zii dipinggir lapangan.
Zain mendengar zii berteriak2 gak jelas, langsung menghampirinya, zain melihat raut wajah zii yang tampak kesal, zain mengerutkan keningnya sebenarnya ada hubungan apa Nana dengan dokter radit?? kok aku curriga yaa pikir zain. Zain terus mendekat kearah zivana, dan memanggilnya
"Naa" teriak zain, Zii tau orang yang memanggilnya Nana hanya satu yaitu zain, zii mencoba memaksakan senyumnya pada zain menyembunyikan rasa kekesalanya pada radit.
"siap kapt!" jawab zii sambil hotmat pada zain
"udah gak perlu hormat, kamu kenapa?? apa yang radit katakan sama kamu na??" tanya zain
"gak papa kok kapt zain" jawab zii
__ADS_1
"jangan bohong!" tegas zain
"iya gak papa, oh ya aku kembali ke rekan2 dulu kapt zain" ucap zii ingin meninggalkan zain, namun secepatnya zain mencekal tangan zii, zii sontak berhenti, dan berbalik menatap zain
"ada apa kapt?" tanya zii
"kamu gak mau cerita sama aku na?? apa kamu gak percaya sama aku??" lirih zain. zii yanh merasa tak enak menghela nafasnya.
"huufft oke zii cerita tp gak sekarang kak zain? biar zii yang urus masalah zii, zii bisa kok, masak mantan preman SMA Garuda cemen! pantang buat zii nyerah sebelum perang hehehe" ucap zii menghibur zain
"oke, tapi janji kamu cerita ya?? wahh masak kamu mantan preman Naa??
hahaha kamu bisa aja, pantang pulang sebelum menang naa" jawab zain
"itu mah buat kak zain, hahahha" kata zii. mereka tetawa2 dipinggir lapangan, semua melihat zain begitu lembut terhadap zii bahkan bisa tertawa lepas seperti itu merasa heran. tidak dengan rafi ajudan zain, yang menyadari bahwa kaptenya sedang faling in lovee...hehehhe.
"ayo kembali ke teman2, aku nagih hutang kamu" ucap zain
"hutang apaan?? emang zii pernah hutang duwit sama kapt zain??" tanya nya polos
"hahhaha bukan naa, kamu punya hutang 1 lagu buat aku, sekarang aku mau kamu nyanyiin didepan anak2, kan besok aku harus latihan seminggu naa, kita gak bisa ketemu!" jawab zain yang sedih meninggalkan zivana, meskipun hanya latihan.
"hahaha oke, oke pokoknya aku mau kamu nyanyi sekarang didepan anak2 untuk aku!" ucap zain
"okee?" jawab zii lesuu
"ikhlas gak nihhhh??" goda zain
"yaahh mau gimana lagi, ikhlas gak ikhlas kan harus ikhlasa!" jawab zii, zain kembali tertawa mendengar ucapan gadis yang telah mencuri hatinya.
Mereka telah sampai di depan para prajurit yang tengah duduk di tanah beralaskan rumput hijau ditengah lapangan. zain berdiri didepan mereka semua,
"oke para rekan2 semua, besok kita mulai untuk latihan gabungan, persiapkan diri kalian semua!" ucapnya tegas, dengan ekspresi datar yang diperlihatkan pada juniornya
"SIAP KAPTEN!" jawab semua
" sekarang kita santai, menikmati hiburan gratis yang akan disampaikan oleh rekan kita Zivana, karena cuma dia yang tidak ikut pelatihan, jadi biar dia menghibur kita semua!" ucap zain
__ADS_1
semua yang ada disana bertepuk tangan, kecuali erika yang menatap zii dengan tatapan sinis.
"fi ambilin gitar!" perintah zain pada rafi
"SIAP LAKSANAKAN!" jawab rafi..
Rafi berlari-lari kecil menuju ruang kantor zain untuk mengambil gitar, Setelah mengambil gitar tersebut rafi menyerahkan gitar tersebut pada zivana, zii menerimnya dengan senyuman manisnya, yang membuat rafi dipelototi sama zain. rafi merasa dipelototi menjadi menciut ihhh serem amat, kapten emang kalau sudah jatuh cinta jadi posesif banget batin rafi
Zaki menatap zain dengan tatapan tak suka, ingin rasanya menarik tangan zii dan menjauh dari mereka semua, namun apalah daya zaki yang seorang junior zain. mau tak mau melihat zii bernyanyi untuk zain, sebenarnya untuk semuaanya lhoo nyanyinya, tapi karena cembukor dikira nyanyi untuk zain.
"sebelum saya bernyanyi, saya mau ngucapin semangat kalau latiahan pada rekan semua, semoga berhasil, zii tau tugas kalian berat, tapi doa terbaik zii buat kalian semua" ucap zii. dan membuat semangat para prajurit terisi kembali terutama zain dan zaki.
jreeerenggg... zii mulai memetik gitarnya.....🎶🎶🎶...
.
.
.
.
.
.
.
.
Hai readerrrrsss kira2 zivana nyanyi lagu apa yaaaa😱
a. potong bebek angsa
b. balonku ada lima
c. pelangi2
__ADS_1
hayoooo tebak...hahahahahaha...... jangan lupa like, coment and votenya ditungguuu......
maaf kalau masih ada typo