Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
90


__ADS_3

Sudah Hampir sebulan usia. baby keysya, Zivana juga telah menyelesaikan tesisnya, rencananya dia akan pulang ke surabaya untuk mengikuti sidang sekripsi setelah itu dia akan balik ke malang menemani tantenya sampai arya pulang dari tugas, menurut kabar arya akan pulang sebulan lagi, dia tak mungkin mengundur sidangnya karena ini tahap penting bagi perkuliahanya. apapun hasilnya nanti dia akan. menerimanya asal lulus.


Zivana berpamitan pada nia untuk pulang kesurabaya pagi ini, dia tidak menyetir sendiri dia lebih memilih naik travel, karena nanti dimobil dia bisa istirahat, tak banyak barang yang dia bawa, hanya tas kecil untuk menyimpan barang berharganya. nia meminta tolong zaki agar mengantar zivana di depan pos jaga, karena travel yang zivana tumpangi zivana tak masuk kedalam. komplek kediaman arya.


"tant, aku pulang dulu kesurabaya yaa, jaga diri baik2 setelah urusan nya selesai, aku akan langsung balik kesini lagi nemenin tante" ucap zivana


"iya sayang, terima kasih kamu telah menjaga tante selama ini" jawab nia


"hayyy, baby key, aunty puyang duyu yaach, jaga bunda yaa tayang" ucap nia pada baby key


"oke aunty tantik" jawab nia yang menirukan suara bayi. zivana memeluk sebentar nia, dia akan rindu pada dua orang yang berarti dalam hidupnya.


"asalamualaikum" ucap zivana


"waalaikum salam" jawab nia


Zivana melangkah menuju motor zaki, ada rasa sedih akan mengantar zivana pulang ke surabaya, walaupun hanya sebentar zivana pulang karena kepentinganya mengurus kuliahnya.


"sudah siap zii?? " tanya zaki


"iya mas" jawab zivana sambil menaiki motor zaki, zaki memacu motornya menjauh dari kediaman arya, zivana yang melihat kebelakang nia yang terus melambaikan tanganya pada dirinya.


Zaki meraih tangan zivana, melingkarkan kepinggangnya. sambil terus digenggamnya.


"mas zaki, tolong jagain tante sebentar yaa, selama aku pulang" ucap zivana


"kamu tenang saja zii, kami akan slalu membantu bu nia, kamu disurabaya jangan nakal ya?? " pinta zaki


"hah nakal?? kapan aku nakal mas?? " ucap zivana agak kesal


" ya jangan ngulangin kayak dulu lagi, kayak suka balapan liar, atau main di cafe sampai malam" jawab zaki


"siap komandan!! " ucap zivana, mereka tertawa bersama, akhirnya zivana dan zaki sudah sampai di depan pos jaga, travel yang akan dinaiki zivana sudah terparkir didepan pos penjaga.


"zii aku mau ngomong sama kamu" ucap zaki


"hemmz apa mas?? " jawab zivana kenapa jantung gue dag dig dug sih kayak yang mau dapet dorprice.

__ADS_1


"sebenarnya selama ini aku suka sama kamu zii?? " ucap zaki pada zivana, zivana belum sempat menjawab perkataan zaki kepadanya, namun sopir travel sudah menghampiri zivana bahwa mereka akan berangkat kesurabaya.


"maaf mbak zivana yaa?? mari mbak kita akan berangkat" ucap supir travel


"ohh iya pak, saya segera kesana" jawab zivana pada supir itu


"mas zaki aku pamit dulu, assalamualaikum" ucap zivana


"ya, hati2 zii, nanti kalau sudah sampai kabari aku! waalaikum salam" jawab zaki, zaki menatap zivana yang sudah masuk kedalam. travel yang membawanya pulang ke surabaya, zaki menghembuskan nafasnya, zivana belum sempat menjawab ungkapan perasaanya, supir travel sudah mendahuluinya untuk mengajak. berangkat.


mungkin kalau tidak terhalang tugas, zaki sendiri yang akan mengantar zivana pulang ke surabaya. zaki akan mengungkapkan perasaan nya lagi setelah zivana kembali ke malang.


.


.


.


.


Zivana sudah sampai di rumahnya di surabaya, seperti biasa rumah itu tampak sepi, papa dan kakaknya masih dikantor, hanya ada seorang art dirumah itu.


"asalamualaikum" ucap zivana


" alhamdulillah apik mbak, mbak piye?? " jawab zivana


"apik non, non mau minum apa mbak bikinin" tanya mbak jum


" apa aja mbak" jawab zivana


mbak jum memberikan segelas jus jambu, zivana menerimanya dengan senang hati


" mbak, nanti kalau papa atau kak al datang, bilang aku istirahat dikamar" ucap zivana dan langsung menuju kamarnya, kamar yang selama ini ia rindukan, yang sudah ditinggal selama 3 bulan lamanya.


Zivana memasuki kamarnya dan langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur empuknya, mungkin karena lelah dengan perjalanan yang panjang zivana tertidur, hingga kedatangan alfian di kamarnya tak disadarinya.


"ckckck nih anak kalau tidur kayak kebo, kakaknya datang gak tau! " dengus al

__ADS_1


"dek! dek! woiiii zivana nadira rahardian bangun! " teriak alfian


"kak al, budek aku nyaa!! iya ya aku bangun! " gerutu zivana


"dek, maaf ya kakak gak bisa jemput ataupun nyambut kamu saat kamu pulang, lagi sibuk2nya di garment! " ucap al


"iya udah biasa! " jawab zivana datar


"btw kapan sidangnya dek! " tanya al


"besok jam 10.00 kenapa?? kak al mau gantiin adek? " jawab zivana


"iiihh ogah! ya udah mandi dulu sana, udah magrib sholat dulu terus makan malam. bareng, papa habis ini dateng! " perintah alfian


"oke! " jawab zivana yang matanya masih terpejam


"bilang ok, tapi mata kamu masih merem, kalau gak bangun jangan salahin kakak kalaau kakak ceburin kamu di bathup" ucap alfian


"iyaa ah baweell!! " dengus zivana yang langsung beranjak dari kasurnya menuju kamar mandinya.


Alfian tersenyum menang, dia merasa senang akan perubahan zivana yang mulai menurut dan lagi dia sangat bertanggung jawab terbukti saat dia merawat nia dan anaknya, al bisa melihat betapa sayangnya zivana pada nia, pada saat alfian dan anggara berkunjung untuk melihat keponakan yang baru lahir waktu itu.


semoga kamu tetap seperti ini zii, kakak kangen kamu yang manis dan manja saat seperti sebelum mama meninggal...


al ingat betapa manjanya zivana padanya, waktu itu zivana masih duduk dibangku smp, namun zivana berubah ketika mama nya meninggalkannya untuk selamanya. rasa sakit yang tertancap didalam. hatinya ketika seorang yang dikasihi meninggalkanya membuat zivana menjadi sosok yang keras kepala dan semaunya sendiri.


.


.


.


.


Haii readerssss maaf yaa telat up nyaa, di bab2 ini akan ada konflik dikit yaaa.....


jangan lupa like, coment and vote nyaaa

__ADS_1


maaf kalau masih ada typo


__ADS_2