Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
34


__ADS_3

jrreeng........zii mulai memetik senar gitarnya...


Seandainya kau tahu betapa / Ku sangat inginkan dirimu


Seandainya kau tahu apa yang / Ada didalam isi hatiku


๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ


Akankah bisa ku nyatakan / Rasa cinta dalam hatiku


Dan apakah bisa ku katakan / Bahwa kaulah yang terindah


Untukku.......


Masih disini menantimu / Berharap kau akan memikirkanku


Masih disini menunggumu / Menanti jawaban atas cintaku


Masih disini menantimu / Berharap cinta kita kan berasatu


Masih disini menunggumu / Menanti dirimu kembali


Untukku........


๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ


( back to ๐Ÿ‘†)


"Meleleh hati abang dekk!!" teriak dirga yang heboh mendengar suara merdu zii


"awuuuuuu Soo sweettt" semua prajurit heboh mendengar lagu dari zii.


Suara tepuk tangan dari seluruh prajurit, tak terkecuali 2 makhluk yang dilanda cinta, zain sangat bahagia saat zii menyanyikan lagu itu, dia berharap lagu itu menhadi kenyataan zii akan menunggunya kembali dan mereka akan saling bersama. begitu juga zaki yang berharap sama seperti zain.


"oke, zii udah selesaaiii, besok semangat kalau latihan yaaa, selamat menikmatii hehehehe" ucap zii terkekeh


"kok selamat menikmati??" tanya arya yang bingung dengan ucapan zivana


"menikmati siksaan neraka dunia om" bisiknya pada arya sambil terkekeh kecil, Zain mengerutkan keningnya, apa yang zii bisikan pada arya, zain sangat kepo.


"oke semua, kalian boleh bubar, persiapkan diri kalian buat besok! Paham!" teriak arya


"SIAP PAHAM!" semua


Mereka semua membubarkan diri, kecuali arya, zain zii dan zaki. zaki menunggu zivana, karena mereka tadi pagi berangkat bersama, jadi zaki akan mengantar zii pulang hari ini


"sertu zaki menunggu siapa??" tanya zain

__ADS_1


" siap kapt, saya menunggu zii, karena kami tadi berangkat bersama jadi saya bertanggung jawab untuk mengantarnya pulang" jawab zaki.


Zain yang mendengar jawab zaki meradang, dia menahan rasa cemburunya pada zaki, sedangkan zii melirik ke arah arya, apakah arya akan mengijinkan zivana pulang sama zaki.


"ehem! gini ki saya juga akan pulang, jadi biar zii pulang bersama saya saja!" ucap arya menengahi, arya tau bahwa kedua prajurit terebut tengah kesengsem sama keponakan nakalnya.


"siap ndan, kalau begitu saya mohon undur diri" ucap zaki, sebenarnya dia ingin mengantar zii pulang, karena besok zaki harus mengikuti latihan dan kemungkinan tidak akan bertemu zii


"zii aku duluan ya??" pamit zaki pada zivana


"iya mas zaki, terima kasih sebelumnya, maaf aku harus pulang sama om ar" jawab zii merasa tak enak


"iya gak papa, aku duluan" ucap zaki sambil melangkah meninggalkan mereka bertiga. gak papa zii mending kamu pulang sama bamg arya dari pada sama kapt. zain. aku gak rela... batin zaki


Zii melihat arya dan zain masih asyik berbincang, memanyunkan bibirnya, dia ingin sekali cepat pulang dan beristirahat, begitu melelahkan hari ini.


katanya mau pulang, ngobrol terus tau gitu nebeng zaki tadi gerutu zii.


Zain memperhatikan zii menggrutu sambil memanyunkan bibirnya merasa gemas, ingin sekali mencubit bibir zivana.


"kamu kenapa Naa??" tanya zain


"Om ar nih, katanya mau pulang zii udah capek tau! om ar sama kak zain udah belum sih ngobrolnya tau gitu zii nebeng aja sama zaki tadi!" dengus zii. zain mendengar zii mengatakan akan nebeng zaki merasa cemburu.


"ya sudah Na pulang sama aku aja!" ucap zain


" sekalian sama bang ar, aku anterin!" jawab zain


"oh, gak usah kapt. zain saya bawa motor, kalau gitu saya duluan sama zivana" ucap arya


"oke kalau gitu bang, hati2 dijalan" jawab zain, ingin rasanya menganatar zii pulang.


"duluan ya kak zain?" pamit zii


"ya, istirahat yang cukup!" ucap zain sambil mengacak puncak kepala zii, zii mengangguk sambil tersenyum, dan berlalu meninggalkan zain yang masih berdiri di lapangan tersebut.


Zain mengeluarkan hp dari sakunya, dia tadi sempat mengabadikan ziivana saat menyanyikan lagu dari band ungu tersebut, dia memutar kembali vidio rekaman tersebut sambil tersenyum bahagia, ia bertekad untuk mendapatkan cinta dari zivana.


.


.


.


Zivana dan arya sudah sampai dikediaman arya, zii langsung masuk ke dalam kamarnya, zii membersihkan dirinya yang sudah lengket karena keringat. setelah selesai zii membaringkan tubuhnya dikasur dan memejamkan matanya. tak terasa adzan maghrib berkumandang, zii masih terlelap dikamarnya, karena kelelahan zii sampai tak kunjung bangun. sampai akhirnya nia mengetuk pintunya untuk membangunkan keponakannya.


tok....tok....tok.....

__ADS_1


" Zii, sholat maghrib dulu!" teriak nia dari balik pintu. zii menggeliat perlahan membuka matanya, diraihnya hp yangbterletak disampingnya dan dilihat jam di hp nya. zii kaget melihat jam sudah menunjukan pukul 18.00 wib. zii melompat dari kasurnya menuju kamar mandi dan segera menuju mushola dirumah arya.


"maaf om, tante zii ketiduran hehehe" ucapnya pada nia dan arya


"ya sudah, ayo kita jama'ah! ayo mas" kata nia dan arya memimpin sholat magrib mereka. setelah selesai mereka menuju meja makan, nia sudah menyiapkan makan malam untuk zii dan arya.


Arya sudah duduk di kursinya begitu nia dan zivana, terdengar notif chat di hp zivana, zivana melihat isi chat tersebut dan membrlalakan matanya,


+6285xxxxxx


" mana alamat rumah kamu!"


Zii mengutuk pesan yang dikirim radit, zii me- sharelok pada radit. kemudian menyimpan kembali hp nya, zii menyendok nasi dengan kesal, nia yang melihat ekspresi berubah menatap arya, arya yang ditatap hanya menggidikan bahunya, tak tahu. tak lama setelah itu ketukan pintu terdengar. arya berdiri dari duduknya ingin membukakan pintu,


Zii kini berada diruang keluarga bersama nia, nia yang tak henti2 nya ngemil, membuat zii geleng2, apa orang hamil bawaanya makan mulu yaa pikir zii sambil terus menatap nia


"Zii ada yang nyariin tuh!" ucap arya


"siapa om!" tanya zii


"dokter radit, kamu kenal dia dari mana?" jawab arya sebelum zii keluar menemui radit.


Zii menceritakan kejadian yang terjadi saat zii ngambek sama arya, dan sekarang zii harus bertanggung jawab agar zii tak dilaporin ke penjara. arya tertawa mendengar crita zivana, ziimerasa kesal pada omnya yang menertawakannya.


"puas om!" ketus zii


"bukan puas zii, makanya sama orang yang lebih tua itu jangan dikit2 ngambek, kan jadi kena batunya" kawab arya sambil terus tertawa, hingga cubitan mendarat diperutnya. Zii merasa geram karena ditertawakan akhirnya lebih memilih menemui radit diruang tamu.


.


.


.


.


.


Jeng...jeng......jeng...... apa yang terjadii nihhhh bang radit sama zivana???


hihihihi ikutin terusssa yaaa..... jangan lupa like, coment and vote nyaaa๐Ÿ˜‰


.


.


.

__ADS_1


maaf kalau masih ada typo


__ADS_2