
Setelah makan siang al pamit kembali ke hotel milik papanya untuk meninjau langsung kesiapan untuk pembukaan hotel milik papanya, Al juga meminta arya dan nia datang, tapi karena besok arya sibuk dikantor untuk membahas masalah pelatihan gabungan antara TNI AD dan AU, jadi nia yang akan mewakili arya.
Sebelumnya juga untuk membagi jadwal hukuman zivana supaya zii bisa membantunya untuk mengurus hotel papanya, hitung2 untuk latihan kerja, dan arya juga setuju. setelah selesai urusanya dengan arya, al langsung menuju hotel, sedangkan zivana masuk ke dalam kamarnya untuk mengerjakan tesisnya.
Arya dan Zain membahas pekerjaan diruang tamu, hingga sore hari. zii sore ini mendapat amanat dari tante nya untuk menyiram bunga yang ada didepan dan samping rumah. zii keluar dari kamarnya menggunakan kaos berwarna putih dan celana pendek selutut serta rambut yang diikat asal menampilkan leher jenjang putih miliknya, sehingga menampilkan cantik yang natural.
Zi memutar kran air yang ada disamping rumah arya dan menyiram beberapa pot bunga yang ada disana sambil bernyanyi ria mengikuti lagu yang ia dengar dari eartphone yang terpasang ditelinganya, yang terhubung dengan hp nya yng diletakan diatas meja diteras.
Arya dan Zain keluar dari rumah, sebenarnya zain ingin pulang, tetapi setelah mendengar zii menyanyi sambil menyiram tanaman niatnya diurungkan. dia duduk dikursi diteras rumah arya sambil menikmati alunan nyanyian zivana, zii yang waktu itu nyanyi lagu dari kangen band yang berjudul "tak kan terganti". membuat zain semakin penasaran sama zivana.
Arya yang memperhatikan zain mengerutkan keningnya, pasalnya arya tau zain begitu dingin, tegas dan pelit senyum, sekarang malah senyum2 sambil lihat zivana nyanyi.
" **Ku bersyukur memiliki kamu/ Ku bahagia ada disampingmu"
"Hati ini terasa tenang ! Bila kau slalu bersama diriku"
"Ku terima kekurangan kamu/ Kau terima kekurangan aku"
" Lengkapilah lembar jalanku / Untuk mengarungi disetiap langkahku"
" Dari dalam hatiku kau takkan terganti/ Sampai nanti aku mati"
" Dari dalam hatiku kau takkan terganti/ Ku cintai kau setulus hati"
" Ku sayangi kau sepenuh hati / Aku mohon kau tetap disini"
" Menemani aku sampai akhir nanti / Kan ku jaga kau s'lama lamanya"
"Sampai raga tak lagi bernyawa/ Aku mohon kau tetap setia"
" Menemani aku sampai akhir dunia / Dari dalam hati kau takkan terganti"
" Ku cintai kau setulus hati / Ku sayangi kau sepenuh hati"
"Aku maohon kau tetap disini / Menemani ku sampai akhir nanti"
" Kan ku jaga**........."
__ADS_1
Suara merdu zivana membuat zain terlena, zain memberi tepuk tangan yang membuat zii terlonjak kaget.
plok..plokk...plokk...
" wah suara kamu merdu zivana" ucap zain
"astagfirullah...bikin kaget aja deh! untung gak jantungan!" kesal zii
"udah lama om sama om zain disini??" imbuhnya lagi
"lumayan, menikmati hiburan gratis, jangan panggil saya om, kayaknya terlalu tua!" ucap zain
"gratisss??? enak aja! mana ada didunia ini yang gratiss??? terus panggil apa???" kata zii
"terus kamu mau imbalan apa?? panggil kakak juga boleh, umur saya dan kakak kamu gak terlalu jauh" ucap zain yakin
Arya yang mengdengar percakapan zii dam zain tambah heran, kok bisa zain banyak bicara begini sama zii, biasanya kalau ada cewek yang deketin di kacangin, jangan...jangan.....hehehehehe.....pikir arya
"hemmmz apa yahh enaknya?? nanti aja kalau udah kepikiran aku akan ngomong, kakak??? hemmz oke aku panggil kak zain!" jawab zii
Zain tersenyum senang mendengar zii memanggilnya kakak dari pada dia di panggil om.
"enak aja! ogah..zii udah selesai nyiram bunga, zii mau mandi, udah sore mending kak zain pulang sana mandi bau tau!" ucap zii sambil menutup hidungnya. sedangkan zain yang dibilang bau reflek mencium badanya. yang masih wangi menurutnya, tapi kenapa zii bilang dia bau
"enak aja! masih wangi tau Naa??" jawab zain
"Naaa??? siapa na??? ucap zii sambil mengerutkan keningnya bingung
"ya kamu lah siapa lagi, nama kamu kan zivana, aku panggil Nana, gimana?? bagus kan??" ucap zain sambil menaik turunkan alisnya
"ihhh nama orang diganti2, panggil zii!" terang zii
"gak aku lebih suka panggil kamu Nana!" keukeh zain
"terserah deh!" mau mandi aku, huss sana pulang udah sore!" usir zii
"ziii masak tamu kamu usir, gak baik zii" omel arya
__ADS_1
"ya yaa maaf!" ucap zii malas
"gak papa bang ar, emang udah sore bener kata nana" jawab zain
"Na. ntar malam ada acara gak??" imbuhnya lagi
"kenapa emang!" ketus zii sambil bersidekap tangan
"temanin saya di acara nikahanya teman, kebetulan dia tinggal disini" jawab zain, zii melihat ke arah arya minta persetujuan, zii tidak ingin pergi dengan seseorang yang baru ia kenal, bahkan belum sehari sudah mau ngajak ke kondangan. Arya yang merasa ditatap zii menganggukan kepalanya, dia tak mungkin menolak karena zain notaben nya atasan arya.
"oke!" jawab zii singkat
"ya sudah nanti saya jemput Na, dan sebelumnya terima kasih mau menemani saya ke pesta pernikahan teman saya, kalau gitu saya pamit dulu bang, Na saya pulang dulu assalmualaikum" ucap zain
"hemm waalaikum salam" jawab arya dan zii
Zain meningglakan kediaman arya dan menuju rumdis yang disediakannya untuk tugas dimalang waktu itu. Zain tak henti2 mengulas senyum dibibirnya.
Zii dan arya masuk kedalam rumah untuk membersihkan diri masing, didalam kamar arya menceritakan kejadian diteras tadi sama nia, nia yang mendengar sangat antusis, dia segera berlari menuju kamar zii untuk membantu zii persiapanya pergi bersama zain...zii mau gak mau hanya pasrah menurut semua keinginan ibu hamil satu itu.kalau tidak om arya nya yang akan mengomel, pasalnya nia akan ngambek, bawaan orog yang dikandungnya..
.
.
.
.
.
.
waduhhh Zaki ada saingan nihhh mau dapetin zivana....???
apa zii akan milih zain apa zaki yaaaaa😉
Hai readersss gimana....????? syuuukaaaa ceritanya????
__ADS_1
jangan lupa coment, like and vote yaaaa
maaf kalau masih ada typo