
Mereka semua masuk kedalam rumah besar tersebut, nia masih nampak bingung,
"dek nia duduk dulu yaa" ucapnya pada nia, nia nampak mengangguk patuh karena fikiranya masih bingung dengan keadaan sekitarnya.
"Silahkan duduk semua" ucap lisa pada zaki dan zivana, zivana masih nampak diam, radit yang melihat zaki begitu dekat dengan zivana membuat dadanya sesak.
"maaf bu, ini sebenarnya ada apa ya?? " tanya nia polos
"diminum dulu airnya" ucap lisa sambil menyerahkan segelas air minum pada masing2 orang yang ada disitu.
"ini kenapa ma?? " tanya ferdi.
"gini pa, tadi waktu mama pulang dari supermarket sama radit, melihat zivana sama om zaki dipinggir jalan, mama lihat zivana tampak menangis, jadi mama suruh radit berhenti, terus mama tanya sama zivana,katanya tantenya hilang, dan kita semua nyari sama2 pa" kelas lisa, ferdi nampak. mengangguk mencerna penjelasan lisa.
"tante tadi dari mana?? kenapa ninggalin rumah!!" ucap zivana dengan suara serak karena terlalu lama menangis
"tadi tante keluar sebentar zii, karena bosan nungguin kamu cari blimbing wuluh, jadi tante mutusin untuk jalan2 deket rumah, dan tante tadi lihat anak bebek lucuu jadi tante ikutin aja sampai kolam. depan tadi" jelas nia polos. zivana yang menahan semua emosinya kini meledak
"TANTE TAU GAK ZII HAMPIR GILA TAU GAK NYARI TANTE, FIKIRAN ZII SUDAH KEMANA-MANA TAU GAK, YANG DICARI MALAH LIHAT ANAK BEBEK!"
"itu zivana?? " bisik dirga pada aziz
aziz mengedikan bahunya
"serem ya kalau ngamuk" tambahnya lagi, Aziz hanya tersenyum
Zaki mendekati zivana menepuk punggung zivana agar mengenndalikan emosinya.
"maafin tante ya zii??" ucap nia
"tante kalau tante pingin apa pun itu bilang sama aku,! gak perlu nyari sendiri! tante mau anak bebek kek, atau anak gajah zii akan beliin buat tante! tante jangan lakuin ini lagi ya tant, zii takut tante kenapa-napa hiks.. hiks" ucap zivana yang kembali terisak
"maafin tante zi, udah bikin kamu khawatir" jawab nia sambil memeluk tubuh zivana yang menangis didepanya. mereka semua yang ada disitu nampak terharu dan juga bangga pada zivana, yang sangat bertanggung jawab pada tantenya.
"zii kamu belum mandi yaa kok bau! " imbuhnya lagi sambil mendorong tubuh zivana..
__ADS_1
"Au ah tante!! zii kayak gini itu gara2 tante tau!! ucap udah ah zi mau pulang!! " kesal zivana sambil mengehentakkan kakinya.
dia kesal pada nia, penampilanya kacau seperti itu gara2 mencari keberadaan nia, dan dengan polosnya nia mengatakan zivana bau karena belum mandi.. hadeuuhh tante niaaa. dibeliin anak gajah entar sama zivana.
Nia masih bengong melihat zivana keluar dari rumah ferdi, bahkan karena kesal zivana gak sempat pamitan sama tuan rumahnya, bahkan ajudan ferdi yang bepapasan dengannya didepan pintu, disenggol bahunya, dengan wajah cemberut.
"dek zivana itu kenapa?? " tanya ajudan ferdi,
"ah iya, saya harus nyusulin zivana dulu, saya mohon undur diri ndan! " ucap zaki sambil hormat pada ferdi, diikuti dirga dan aziz yang juga pamit, zaki berlari mmenyusul zivana, karena dirga dan aziz memakai motor jadi zaki berlari dulu. sedangkan nia masih berada dirumah ferdi.
"dek nia biar diantar ajudan bapak ya?? " ucap lisa
"eh, enggak perlu bu, maafin saya sudah nyusahin semua orang" jawab nia
"gak papa dek nia, kita semua disini keluarga, kalau butuh bantuan, jangan sungkan lagi ya? " ucap lisa
"ya dek nia, apalagi mas arya sedang tugas, jadi jangan sungkan lagi" imbuh ferdi, radit masih sibuk dengan fikiranya, dia memikirkan zivana yang tengah bersama zaki sekarang.
"ya sudah kalau gitu saya pamit dulu ibu, bapak terima kasih sebelumnya sudah membantu saya dan zivana" ucap nia
"baik ibu, mari bu nia" ajak malik
Nia pulang diantar malik dengan mobil radit, radit juga kembali kekamarnya yang masih kefikiran pada zivana, dia ingin ikut mengejar zivana namun niatnya ia urungkan karena zaki sudah mendahuluinya.
.
.
Ditempat lain zivana dan zaki masih berjalan menuju rumah arya, karena terlalu capek zii mendudukan dirinya dipinggir jalan.
"zii kenapa duduk disini?? " tanya zaki
"aku capek mas" jawab zivana yang sudah lelah karena setengah hari ini energinya benar2 terkuras habis. zaki juga ikut duduk disebelah zivana, dipandnagnya wajah zii yang nampak sangat lelah,
"ya udah istirhata dulu aja" ucap zaki
__ADS_1
"makasih ya mas zaki udah bantuin aku nyari tante, dan tolong sampaikan juga sama dirga dan aziz" ucap zivana
"iya nanti aku sampaikan pada dirga dan aziz, ayo pulang nanti keburu malam" ajak zaki
"aku masih capek, kaki aku rasanya mau copot" aduh zivana, zaki berjongkok didepan zivana, zivana nampak bingung dengan apa yang zaki lakukan.
"ayo, katanya capek, aku gendong kamu" ucap zaki
zivana nampak ragu, dengan tawaran zaki. zaki berbalik menghadap zivana.
"udah ayoo, nanti keburu malam, kamu belum mandi kan?? " imbuhnya lagi
"makanya karena aku belum mandi, aku gak mau mas zaki kebauan gara2 aku! " jawab zivana sambik memanyunkan bibirnya
"hahaha aku juga belum mandi zii, jadi kita sama2 bau! ayo" ajaknya lagi, akhirnya zivana menerima ajakan zaki yang menggendongnya dipunggung zaki.
kedua jantung mereka berdebar dengan keras bahkan zaki dan zivana bisa merasakan jantung mereka seperti lari maraton. zivana mengalungkan tangannya pada leher zaki. zaki mengulum senyum, meskipun rasa capek pada tubuhnya, dia buang jauh2 demi gadisnya tak kelelahan. sepanjang jalan tak ada obrolan karena sama2 malu, pipi zivana yang kini bersemu merah, sedangkan zaki masih sibuk dengan fikiranya sendiri.
.
.
.
.
uuwuuuuuuu babang zaki co cweett banget ciiiii, mau donk gendong jugaa π
haiiii guyyyysssssss jangan lupa like, coment and vote yaaa guyyssss..udah dikasihh so sweet so sweetan ini lhoo mas zaki sama mbak zii nyaaaa..
π
.
.
__ADS_1
maaf kalau masih ada typo