Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
102


__ADS_3

Tak terasa hari dimana Zivana dan zaki akan pergi meninggalkan kota malang, Zivana memasukan kopernya kedalam bagasi mobilnya, dia berencana untuk menyetir sendiri untuk pulang ke surabaya, awalnya arya tidak menyetujui dengan keputusan zivana, namun zivana meyakinkan om nya bahwa dia bisa, dan berjanji akan beristirahat apabila capek.


Arya masih khawatir dengan zivana, bagaimanapun anak gadis pulang sendiri ke surabaya, arya takut akan terjadi apa2 dengan keponakanya itu, namun siapa yang bisa mengalahkan keras kepalanya zivana, ketika zivana memasukan barang terakhir dibagasi mobilnya suara notif chat terdengar dari hp nya.


*mas zaki gumam zivana


πŸ“© mas zaki*


"Zii, bisa kita bertemu sebentar sebelum kita berpisah?? "


πŸ“¨ zivana


"bisa mas, mas zaki berangkat jam berapa??"


πŸ“© mas zaki


"jam 8 zii, karena penerbangan malam"


πŸ“¨ zivana


"oke, aku tunggu dirumah om arya"


Setelah bebalas pesan, zivana menutup bagasi mobilnya, dan masuk kedalam. rumah arya untuk berganti pakaian, dan tak lupa dia mengambil jam. tanganya untuk diberikan pada zaki, zivana sudah selesai berganti pakaian dan duduk diruang tamu, disana sudah ada arya dan nia, mereka berdua menatap zivana tak rela,


"pagi om, tant??" sapa zivana


"pagi zii?? zii kamu yakin mau nyetir sendiri?? jauh lohh zii?? " ucap nia


"tante percaaya aja sama aku, zii strong kok" jawab zivana


"iya ngerti, om hanya takut kamu kenapa2 dijalan zii?? " imbuh arya


"om tenang aja, zii udah pernah dibekali latihan fisik sama om, zii juga pernah ikut karate juga om gak perlu khawatir, masak mantan preman takut hehehe" jawab zivana


"huuft ya udah yang penting kamu hati2 dan selalu berdo'a" ucap arya


"siap komandan!! " jawab zivana


ketika mereka asik berbincang, terdengar suara motor berhenti didepan rumah arya, zivana segera berlalri kedepan, dan benar zaki sudah ada didepan rumah arya.


"asalamualaikum. zii?? " sapa zaki

__ADS_1


"waalaikum. salam. mas? " jawab zivana


"silahkan duduk" imbuhnya lagi


"terima kasih zii" jawab zaki sambil duduk dikursi teras bersama zivana.


"mas zaki mau minum apa?? biar zii ambilin" ucap zivana


" gak usah zii, aku kesini hanya ingin melihat mu untuk terakhir kalinya sebelum aku pinda?" jawab zaki, zivana nampak menunduk menyembunyikan rasa sedihnya,


"emz mas zaki, aku ada sesuatu buat mas, sebenarnya ini mau kasih waktu aku jemput om ar, tapi situasinya yaang...??" belum sempat zivana menyelesaikan perkataanya zaki sudah memotongnya terlebih dahulu


"terima kasih zii, udah jangan ungkit masalah itu, aku tidak ada hubungan apa2 sama dia, btw kamu pulang sendiri zii?? naik apa?? " tanya zaki


" iya mas aku sendirian, pakek mobil itu? " jawab zivana sambil menunjuk mobilnya.


"sendirian?? nyetir sendiri?? " tanya zaki lagi, zivana mengangguk sebagai jawabanya.


"zii bahaya, kalau kamu nanti memgantuk gimana?? " ucap zaki khawatir


"gak papa mas, aku akan hati2, mas zaki kebandara sama diantar siapa?? " tanya zivana


"kalau gitu bareng zii mau?? kan sekalian zii juga arah surabaya?? " tawar zivana, Zaki tampak sedikit berfikir, kalau dia menolak berarti zivana sendirian dan akan berbahaya, jadi lebih baik menerimanya, dan hitung2 menikmati waktu bersama. lebih lama sama zivana.


"tapi zii, aku gak enak sama bang arya" jawab zaki


"saya akan merasa berterima kasih kalau kamu mau menerima tawaran zivana zaki" tiba2 arya muncul dari dalam rumah.


"bang arya" ucap zaki kaget


" lebih baik kamu bareng zivana aja zak, sekalian saya nitip ponakan yanh keras kepala ini, saya mau antar dia, dianya ngotot ingin pulang sendiri, dan kalau kamu tidak keberatan saya minta kamu bareng dia" ucap arya


"baik bang, gimana zii mau berangkat kapan?? " tanya zaki


"sekarang aja mas zaki, nanti keburu siang" ucap zivana


" ya sudah kalau gitu, aku mau ambil ransel dulu diasrama" pamit zaki


"gini aja deh mas zaki, sekalian aja mas zaki tunggu zii ganti baju ntar zii anter keasrama" usul zivana


"oke! " jawab zaki

__ADS_1


Zivana segera masuk. kedalam rumah untuk berganti pakaian, sekaligus zivana berpamitan sama nia, nia mengantar zivana kedepan sambil menggendong baby key.


"tante zii pulang dulu yaa, hay adek kakak yang tantik, kakak pulang dulu yaa tayang, kapan2 kakak main cini lagi otehhh?? " ucap zivana pada keysya, keysya tampak tertawa melihat tingkah zivana


"hati2 ya zii, kalau udah sampai kabarin tante" jawab nia


"siap tante, om zii pamit yaa" pamit pada arya


"iya, kamu jangan nakal lagi, tetap jadi zivana yang seperti ini, banggain orang tuamu zii" pesan arya


"siap laksanakan! " jawab zivana


Zaki yang memperhatikan zivana nampak tersenyum, melihat kehangatan keluarga tersebut, andai saat ini dia bisa berpamitan sama ibunya, tapi waktu tidak memungkinkan dia berpamitan langsung pada ibunya, dia hanya mengirim. chat dan sempat telfon walau sebentar.


"Ayo mas zaki" ajak zivana seketika membuyarkan lamunan zaki


"eh,, iya ayo, bang arya bu nia kami pamit, saya mohon maaf kalau saya pernah buat salah sama bang arya atau bu nia, yang disengaja maupun tidak" ucap zaki


"iya zak sama2, saya seharusnya berterima kasih sama kamu, selama saya tugas kamu banyak membantu istri dan juga keponakan saya, selamat atas kenaikan jabatan kamu dan jadilah pemimpin yang bijaksana dan bertanggung jawab" pesan arya


"siap bang! " jawab zaki


"iya om zaki, kami sekeluarga yang seharusnya berterima kasih dan juga selamat om zaki" ucap nia


"sama2 bu, terima kasih, kalau gitu kami pamit bu nia bang arya" jawab zaki


"assalamualaikum" ucap zaki dan zivana


"waalaikum salam" jawab nia dan arya


Mereka menatap kepergian zivana dan zaki, mobil zivana menuju asrama zaki dulu untuk mengambil koper zaki dan sekaligus berpamitan pada teman2 asramanya.


.


.


.


.


Hai genkzz lama ya genkz maaf genkzz πŸ˜‚ jangan lupa like coment and vote ya genkzz

__ADS_1


__ADS_2