
Hari ini zivana akan menjalani sidang skripsinya, rasa gugup, tegang dan cemas terpampang jelas diraut mukanya, mulai tadi malam dia tak bisa tidur dengan nyenyak, selain karena sidang sekripsinya ada hal yang tak bisa hilang dari otaknya peryataan cinta dari zaki, yang sampai sekarang zivana tak berani menghubungi laki2 yang selalu membantunya itu. dia akan membahasnya nanti setelah kembali ke malang.
zivana turun dari kamarnya yang berada dilantai 2, untuk sarapan bersama dengan papa dan kakak nya.
"selamat pagi pa, kak al" sapa zivana
"pagi sayang, gimana perasaanmu hari ini?? " tanya anggara
"nerveous banget, sampek gak bisa tidur nyenyak pa" jawab zivana
"santai aja, anggap aja kamu lagi orasi kayak demo gitu dek! " ucap alfian
"ya beda lah kak, demo ya demo ini yang dihadepin beda lagi, gimana sih! "gerutu zivana
"udah2, saarapan dulu aja, mau papa antar zii?? " tanya anggara
"gak pa, bentar lagi aura juga kesini" jawab zivana dan benar saja baru diomongin sahabat sengkleknya udah koar2 diruang tamu rumah zivana
"asalamualaikummm yuhuuuuuu, cecannn dateng nihhhhhh, zivanaaaa yuhuuuu" teriak aura sambil berjalan masuk kedalam. rumah anggara.
"berisik!! diem. gak" dengus alfian yang baru saja menyelesaikan sarapanya
"yeee, aku tuh manggil sahabat gue bang al?! ngapa lue yang sewot sihh" jawab auraa
"papa anggaraaa pagiii, ziiiiii" heboh auraa
"astagfirullahhh sainganya mbak kunti pagi2 udah nongol aja! " jawab zivana yang masih menikmati sarapanya, sedangkan anggara hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan sahabat anaknya, yang sudah menganggap aura seperti putri ke 3 nya.
"sarapan dulu ra" ucap anggara
"ya allahh emang papa angga terbaik dehh tau aja, aura kesini minta sarapan, zii yang loe omongin saingan mbak kunti siapa?? dan mbak kunti itu siapa?? " tanya aura polos, sedangkan zivana ingin meledakan tawanya.
"ya loe itu sainganya mbak kunti, yang dimaksud mbak kunti disini itu kuntilanak aura! " jawab al dari ruang tengah sambil membaca laporan sebelum dia berangkat untuk rapat
"sialan loe zii, ngatain orang cantik gini kunti! kalau gue kunti loe apa?? suderbolong! " dengus aura
"hahahahaha makanya suara loe kecilin dikit, kayak toa masjid tau gak! udah ah gue udah selesai, habisin gue tunggu didepan! " ucap zivana sambil meninggalkan aura yang masih menyelesaikan sarapanya. anggara yang sudah selesai ikut kedepan karena anggara akan ada pertemuan dengan klien penting hari ini.
"tungguin gue kampret!! " jawab aura sambil terburu-buru menyelesaikan makan dan langsung minum, Aura dan zivana berjalan kedepan, mereka akan berangkat ke kampus mereka,
__ADS_1
" pa, kak al, berangkat dulu doainn adek" ucap zivana
"yaa donk, ingat jangan nerveus santai aja" jawab alfian
"hufft ingsya allah, ya udah kita berangkat assalamualaikum! " ucap zivana
" assalamualaikum kak al papa angga,, kita berangkatt!! " teriak. auraa
" waalaikum salam! dasar toa. masjid! " dengus alfian
Zivana dan aura berangkat ke kampus menggunakan mobil aura, aura memacu kendaraanya dengan kecepatan sedang, tak lama mereka memasuki area. parkir kampus, zivana sangat merindukan suasana riuhh, suara canda tawa para maha siswa. zivana dan aura turun dari mobil dan menuju salah satu ruangan. untuk sidang skripsi mereka.
.
.
.
.
Ditempat lain zaki sedang berada di kantor berasama dengan rekan seperjuanganya, muka tampak lesu tak bersemangat seperti biasanya, sudah dua hari sejak zivana pulang kampung zivana tak menghubunginya, zaki ingin sekali menghubunginya sekedar ingin tau kabarnya. tapi niatnya diutungkan mengingat zivana pasti sibuk untuk sidangnya.
"biasaaa ayang mbeb kan balik kampung, jadi sumber energinya gak ada" jawab aziz
"ya elaahh ntar juga balik lagi ki! emang gak ngasih kabar zivana?? " tanya dirga
"gak, gue rasa dia lagi sibuk, apalagi hari ini dia sidang skripsi, gur gak mau ganggu dia dulu" jawab zaki
"cieeee galau niyee, emang loe udah nembak dia? " tanya dirga lagi
"mati donk zivana nya, kalau loe tembak,! pakek senjata apaan loe nembaknya" jawab aziz
"bukan nembak kayak gitu yang gue maksud kampret!! " dengus dirga sambil menyonyor kepala aziz
"anjirr loe ah! iy ya gur ngerti! " sewot aziz
"udah, tapi dia belum jawab, udah keburu supir travelnya ngajak balik ke surabaya" jawab zaki
"wahhh minta kepret tuh supir, gak pas banget tau gak moment nya" ucap dirga tiba2 seorang tentara wanita mengenakan hijab mendekati mereka.
__ADS_1
"assalamualaikum komandan! " ucap fatia
Zaki dan kawan2 nya menganggapi dengan wajah datar mereka, ada apa lagi wanita ini pikir zaki.
"waalaikum salam ada apa!" tanya aziz
"mohon maaf, bisa saya berbicara berdua dengan komandan zaki?? " ucap fatia, dirga dan aziz saling melihat pada zaki, sedangkan zaki hanya menghela nafasnya berat. zaki menganggukan kepalanya, dirga dan aziz meninggalkan fatia dan zaki berdua
"ada apa! " ucap zaki membuka suara
" ehem, sa.. saya sudah mengagumi komandan dari awal saya bergabung dikesatuan ini, ma.. maukah komandan jadi pacar saya" ucap fatia cepat, benar2 menjatuhkan harga dirinya demi mendapatkan zaki
"heh! maaf saya tidak tertarik dengan kamu! " ucap zaki dan meningalkan fatia yang masih berdiri ditempatnya
"saya akan terus memperjuangakan perasaan saya!" teriak fatia namun tak digubris sama. sekali oleh zaki.
Hati zaki sudah terpatri nama zivana, hanya zivana yang ada didalam. hati dan fikiranya, tak ada wanita lain.
.
.
.
Berita kepulangan tim yang dikirim. untuk bantuan ditanah papua sudah menyebar dikalangan para prajurit. mereka berhasil dengan misinya, mereka diperkirakan pulang seminggu lagi......
.
.
.
Waahhhh om arr mau balik........ maaf part ini agak gimana. gituu yaa, maafin autor yang gabut akhir akhir ini, gegara daring, pusing adeknya paling bandel kalau disuruh belajar. jadi agakngak nyambung π
.
.
.
__ADS_1
jangan lupa like, coment and vote yaa guyyss