Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
83


__ADS_3

Zivana terjaga dari tidurnya, ketika mendengar suara ketukan puntu kamarnya seperti peluru yang membrondong tembakan. dengan cepat zivana membuka pintu kamarnya, dia sangat terkejut ketika melihat nia yang sedang meringis menahan sakit, dengan megang perut besarnya.


" tante, tante kenapa?? perut tante sakit?? " tanya zivana dengan muka panik


"huft... huft... zii... gak papa, mungkin ini hanya kontraksi palsu, sudah biasa kayak gini, huft..kamu temani tante saja yaa huft... " jawab nia sambil mengatur nafasnya


"oke, tante duduk dulu oke, hufft.. " ucap zivana sambil menenangkan dirinya


nia mendudukan dirinya disalah satu kursi di ruang keluarga. proses kontraksi pada saat akan melahirkan memang terkadang datang tiba2 juga hilang, zivana tampak bingung, kalau saat ini benar nia akan melahirkan dia harus berbuat apa, karena dia juga belum pernah ada pengalaman menemani orang yang akan melahirkan, nia kembali meringis kembali merasakan sakitnya kontraksi.


"huft... huft... zii,, se.. sepertinya tante beneran mau lahiran! " ucap nia


zivana terkejut dengan perkataan nia barusan, " Hah!! apa tante mau lahiran! " teriak zivana


"oke, tenang zii, bentar ya tante zui ambil hp dan kunci mobil dulu" imbuhnya dan zivana berlari menuju kamarnya mengambil kunci mobil, dompet dan hpnya.


"ziii" panggil nia, zivana segera berlari menuju nia, dia tampak panik, dia benar2 bingung harus gimana,


"tante, zii harus apa?? zii bingung mau apa? ucap otak aku gak bisa mikir" panik zivana, nia yang melihat zivana begitu panik, ada rasa tak enak, seharusnya arya yang menemaninya saat akan melahirkan namun karena tugas negara, nia tidak bisa bdrbuat banyak.


"zii kamu tenag, mungkin ini masih pembukaan awal, kamu ambil perlengkapan bersalin dikamar tante, tante udah siapkan ditas ada dilemari tante, kamu ambil dulu gih" ucap nia setenang mungkin agar keponakanya tak terlalu panik.


Zivana segera berlari menuju kamar nia, dan menuju lemari tempat nia menyimpan perlengkapan bersalinya, diambilnya tas itu dan segera menuju ruang tengah dimana nia berada.


"yang ini kan tant?? " tunjuk zivana pada nia, nia tampak mengangguk, keringat dingin sudah membasahi kening nia, zivana mendekat pada tantenya diusapnya keringat itu dengan sayang.


" zii, kamu hubungin om zaki, minta bantuan dia, untuk mengantar kita ke rumah sakit, kayaknya frekuensi kontraksinya sudah lumayan" ucap nia


"baik tante" jawab zivana dan segera menghubungi zaki.


tut... tut.....


"assalamualaikum zii" ucap zaki dengan suara serak khas bangun tidur


"waalaikum salam mas zaki, maaf aku ganggu malam2 mas, mas tolongin aku, mas cepet kerumah om ar, tante mau lahiran! " jawab zivana dengan panik, yang membuat zaki langsung berdiri


"oke, zii tunggu disitu dulu yaa, aku juga akan bangunin dirga dan azziz" ucap zaki


" makasih mas zaki, cepat mas" jawab zivana dan segera mengakhiri sambungan telfonya.


.

__ADS_1


.


.


Ditempat lain, tepatnya barak bujang, zaki dengan terburu2 membangunkan kedua sahabatnya yang tengah menikmati mimpi indahnya.


"dirga, aziz bangun woiii" teriak zaki ditelinga mereka,


"sialan loe ki, bisa gak siehh gak usah teriak!! ada apaan sieh loe bangunin kita! " dengus dirga yang masih dengan posisi berbaring sama dengan aziz


"cepet bangun loe berdua, kita kerumah bang arya sekarang! " ucap zaki sambil mengambil jaket dan berganti dengan celana panjang


"ngapain kampret malam2 kesana! ganggu orang tidur ****" ucap dirga lagi sedangkan aziz masih melanjutkan mimpinya


"bu nia mau LAHIRAN! "teriak zaki yabg sengaja menekan kata lahiran agar aziz dan dirga segera bangun


"APA!! " teriak dirga dan aziz bersamaan, mereka berdua segera berganti celana dan mengenakan jaket mereka.


Mereka bertiga terburu-buru menaiki motornya menuju rumah dinas arya.


.


.


.


"awwwwwh zii, sakit?? " keluh nia


"iyaa tant, tunggu bentar mas zaki kesini kita kerumah sakit" jawab zivana yang sambil menahan sakit di tangan nya, Suara motor terdengar dari dalam. rumah zivana segera berlari menuju pintu untuk membukakan zaki dan kawan2nya.


"mas zaki" panggil zivana


"dimana bu nia zii" tanya zaki yang ikut panik, diikuti dari belakang aziz dan dirga


"ada didalam, mas tolong keluarin mobil dari garasi, motor mas zaki sama mas dirga masukin garasi, aku mau bantu tante keluar, kita segera kerumah sakit yaa?? " ucapnya pada zaki, zaki,dirga dan aziz segera menjalankan apa yang diperintahkan zivana.


Zaki mengeluarkan mobil dari garasi sedangkan dirga dan aziz memasukan motor mereka kegarasi,, zaki kembali masuk kedalam rumah arya untuk membantu zivana dan nia yang diikuti dirga dan aziz.


Zivana yang melihat tantenya yang mencoba menahan rasa sakitnya saat kontraksi membuat zivana tak tega.


"aawhhh zii, sakit..hiks.. hiks" ucap nia yang merasa tak tahan dengan sakitnya kontraksi

__ADS_1


"iya tant, ayo kita kerumah sakit yaa? " jawab zivana sambil membantu nia berdiri dari kursi, zaki juga ikut membantu memapah nia sedangkan dirga dan aziz mengambil perlengkapan bersalinya.


ketika nia berdiri dari duduk dan byuuurrr air ketuban nia pecah,


"tanteee jorok ihhh, masak pipis disinii kan malu" ujar zivana yang tak tau bahwa air tersebut adalah air ketuban.


"zii itu bukan pipis" jawab zaki


"lhaaa teruss apa donk?? " tanya zivana


"awwhhh zii, sakitt" keluh nia lagi


"awwwwhh zii juga sakit tangan nyaa tantee " erang zivana yang mendapat siksaan kembali ditanganya


"ayo lebih baik kita segera membawa bu nia kerumah sakit, ntar keburu brojol disini" ucap dirgaa


aziz menyonyor kepala dirga" bahasamuuu kampreeet! " kata aziz


Akhirnya mereka menuju rumah sakit, zaki yang mengmudikan mobilnya dan dirga yang menemani duduk dibelakang bersama zivana.


.


.


.


.


.


Haiiii readerrrrr dag.. dig... dug.... niiiihhh tante nia mau lahiraaan 😱.


author ikut tegang nulisnyaaaaa 😱 doain tante niaa yaa supaya lahiranya lancarr dan like, coment and vote nyaa juga lancarrrr amiinnn


.


.


.


maaf kalau ada typo

__ADS_1


__ADS_2