
Zaki memacu mobilnya memasuki area perumahan yang cukup mewah, zaki bisa melihat dari deretan rumah yang terlihat begitu mewah dari luar, dengan pagar yang menjulang tinggi. zivana memberitahu zaki bahwa rumahnya dengan pagar tinghi bercat putih. zaki bisa menebak bahwa keluarga zivana bukan keluarga sederhana, dilihat bagaimanapun pemilik The rahardianz grup adalah keluarga pengusaha sukses. zivana memencet klakson mobilnya, dengan sigap seorang satpam membukakan pagar rumah zivana, dan zaki membawa mobil putih itu masuk kedalam. pekarangan rumah yang begitu besar dan mewah.
Zaki memarkirkan mobil zivana disalah satu garasi dengan sederet mobil mewah lainya, zivana merasa biasa dengan pemandangan koleksi mobil milik alfian dan juga papanya, berbeda dengan zaki yang merasa minder dengan keadaan keluarga zivana.
"ayoo masuk mas, maaf rumahnya kayak gini??? " ajak zivana pada zaki
"iyaa zii" jawab zaki kayak gini kamu bilang zii, ini besar banget, tapi kenapa kamu nyaman saja tinggal dengan bang arya, padahal rumah kamu dan rumdis kami jauhh banget batin zaki.
Mereka memasuki rumah zivana, yang sudah disambut oleh art zivana mbak jum, dengan sigap mbak jum meraih tas yang dibawa zivana.
"asalamualaikum mbak jum" ucap zivana
"waalaikum salam non, ealaahh non jadi pulang saiki tooo, mbak jum ndak tau non?? " jawab mbak jum
"gak papa kok mbak, oh yaa papa sama kak al masih dikantor??? " tanya zivana
"iya non, bapak sama den al masih dikantor apa perlu saya kabari non?? " tawar mbak jum sambil memperhatikan pemuda yang berada dibelakang zivana.
"gak usah mbak" jawab zivana
"ealahh non tamunya kok gak disuruh masuk non, marii mass monggo masuk" ajak mbak jum pada. zaki, zaki tersenyum pada mbak jum
"iya mbak makasihh" jawab zaki
"mas nya pacarnya non zii yaa, waahhh non zii belum pernah bawa temen cowok lhoo mass baru ini, mbak ikut seneng" ucap mbak jum
"apaaan siih mbakk, jangan mulai deh! " sewot zivana yang membuat zaki senyum2 mendengarnya.
__ADS_1
"lhaa emang bener too non, wong cuma mbak aura yang sering kesini bahkan sampek nginep, kalau temen cowok selama mbak kerja disini belum pernah ada tuh! " ucap mbak jum lagi
"udahw sana mbak jum. bikin minum aja buat tamunyaa keburuu hauss orangnya" usir zivana dari pada nanti mbak jum akan membeberkan semua tentangnya pada zaki. mbak jum bergegas kedapur sambil senyum2.
"maaf mas zaki, mbak. jum emang gitu orangnya, silahkan duduk mas" ucap zivana pada. zaki
"iya zii gak papa, maksihh" jawab zaki sambil melihat rumah zivana yang sangat luas bahkan bisa dikatakan mewah.
"mas zaki kalau capek istirhat aja dikamar tamu sebelah sana, ntar biar zii bangunin kalau udah waktunya berangkat, lagian masih lama juga" tawar zivana
"iya zii, maksih sebelumnya aku ngrepotin kamu" jawab zaki
"gak kok mas, anggap. aja balasan aku selama dimalang waktu itu juga sering ngerepotin mas zaki" ucap zivana, tak lama kemudian mbak jum. membawa 2 gelas jus jeruk untuk zivana dan zaki
"silahkan den, non maaf cuma ada ini den" ucap mbak jum
"iya mbak, gak papa makasih mbak" jawab zaki, mbak jum tersenyum pada zaki dan undur diri dari hadapan mereka. Zaki dan zivana sama2 menikmati jus yang dibawakan oleh mbak jum
"oke" jawab zaki sambil mengikuti zivana dari belakang menuju salah satu kamar tamu dirumah zivana.
"maaf ya mas zaki kamarnya kayak gini" ucap zivana
kayak gini gimana kamar ini luas banget kayak ruang tamu dirumah dinas
"ini lebih dari cukup kok zii" jawab zaki
" ya udah selamat istirahat, aku mau kekamar aku dulu ya mas" pamit zivana
__ADS_1
"iyaa" jawab zaki sambil terus menatap zivana yang menaiki tangga menuju lantai 2 dimana kamarnya berada. kemuadian zaki memasuki kamar tamu yang cukup luas itu, zaki merebahkan tubuhnya diatas kasur empuk bernuansa putih bersih itu, sambil memikirkan tidak sesederhana itu keluarga zivana.
"zii sebenarnya kamu itu anak orang mampu bahkan sangat zii, tapi kenapa kamu bisa hidup dilingkungan kami" gumam zaki sampai akhirnya tertidur karena lelah dari pagi menyetir malang surabaya.
Hari semakin sore, alfian dan anggara juga sudah pulang kerumah karena mendengar bahwa zivana pulang dari malang, mbak jum yang mengabari mereka berdua. Zivana yang sudah selesai mandi dan bersiap untuk membangunkan zaki, karena hari sudah sore sebelum mengantar zaki ke bandara zivana akan mengajak makan dulu. namun zivana dikejutkan kakak dan papanya yang sudah ada diruang keluarga.
"papaa" panggil zivana yang langsung menghambur kepelukan anggara
" kenapa gak ngabarin kalau mau pulang hari ini, hem?? " tanya anggaraa
"iya dek, kamu nyetir sendiri dari malang??" imbuh alfian
"gak kok kak al, zii sama temen, dan kebetulan dia mau pergi keluar jawa jadi sekalian kan kalau mau kebandara" jawab zivana
"terus kemana temen kamu sayang?? " tanya anggara
"lagi istirahat pa, kan capek dia yang nyetirdan karena penerbangannya nanti jam 18.00" jawab zivana
"cowok cewek dek?? " selidik alfian
"cowok, tenang aja kak, dia bawahan om ar, dia juga sering bantu adek waktu dimalang" jawab zivana
"ya udah zii bangunin dia dulu, supaya kita bisa makan bareng dan papa sam kak al tau dia siapa? " imbuh zivana dan menuju kamar tamu yang ditempati oleh zaki.
Alfian dan anggara saling berpandangan, mereka sama2 berfikir sikap zivana yang berubah, padahal darindulu dia tidak pernah membawa teman cowok kerumahnya, dan kali ini dia membawa kerumahnya anggara dan alfian berfikir bahwa cowok itu spesial bagi zivana.
..
__ADS_1
Haii genkzzz maaf yaa saya nakal jarang up karena kesibukan yang belum bisa saya tunda, maaf sebelumnya semoga genkz tidak kecewa dengan saya
jangan lupa like, coment and vote