Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
15


__ADS_3

Mobil Al berhenti didepan rumdis arya, zi dan al turun dengan membawa makanan di tanganya,


"assalamualaikum om, tante zii pulangg" teriak zii


"dek suaramuu! sakit tau telinga kakak dek! kebiasaan!" dengus al


"humbh!" rajuk zii


terdengar suara nia dari dalam rumah, nia membukakan pintu.


"waalikum salam, zii, al??? masuk" ucap nia


"nih tante! " ucap zii sambil menyodorkan kantung kresek yang dipegangnya


"apa ini zii??" tanya nia


"makanan tan, kita makan siang bareng, tunggu om, tante gak perlu masak" ucap zii


"waahh syukurlah kalau gitu, rencananya tante mau masak, ya sudah tunggu om pulang bentar lagi, terus itu apa al??" tanya nia


"oh ini tant, al minta tolong untuk dibagikan ke tetangga tante" ucap al sambil meletakkan kotak makanan di tanganya


"wahh banyak banget, ada acara apa??" tanya nia


"oh, besok tante sama om kalau gak sibuk al minta datang di acara pembukaan hotel milik papa, dan makanan ini buat syukuran aja tan, kan gak mungkin ngundang rekan om satu batalyon!" canda alfian


"oke deh ntar tante bantu" jawab nia semangat


"eitz no, tante gak sadar apa perut udah segede apa?? udah biar zii yang bagiin, ntar dibantu sama om, tante dirumah, ngilu aku liat tabte jalan2 terus!" ucap zii


"oke dehh, tante nurut, iya sih zii akhir2 tente sering capek, karena usia kandunganya juga udah masuk bulan ke 6" jawab nia


"makanya tante kalau jalan2 disekitar rumah aja, jangan jauh2, biar gak gampang capek" ucap zii lagii


"oke, oke keponakan tante yang maniss tapi nakal!" jawab nia sambil mencubit gemas hidung zii


"ya sudah, tante siapin makan dulu, zii buatin kakakmu minum" petintah nia


"iyaaaa, " teriak zii


"adekk gak perlu teriak!" dengus al yang kini duduk sambil memainkan hpnya. zii menuju dapur membuatkan orenge jus buat kakaknya dan dirinya, lalu membawanya keruang tamu.


"kak, kakak jangan bohong yaa setelah acara pembukaan besok, zii beliin motor" kata zi


"iya ah bawel kamu!" jawab al sambil meneguk orenge jus nya


Tak lama suara arya terdengar dari luar, arya sudah pulang dari dinasnya.


"asalamualaikum" ucap arya

__ADS_1


"waalaikum salam" jawab zi dan al, kemudian mereka menyalami omnya secara bergantian


"ini siapa om??" polos zii, mekihat seseorang dibelakang arya


"oh ini tamu om" jawab arya


"perkenalkan ini keponakan saya ndan alfian dan zivana" tambah arya


"ini kolenel Zain pramudia malik, beliau ini tamu om dari tni au"


"saya alfian putra rahardian, keponakan om arya" ucap al sambil mengulurkan tanganya


"Zain paramudiya malik, panggil sajja zain sepertinya umur kita tidak jauh beda!" jawab zain


"ini adik saya yang paling nakal, Zivana nadira rahardian" tambah al yang langsung dapat plototan dari zii


"hai om" sapa zii sambil melambaikan tanganya pada zain. Zain yang memdengar bahwa dia dipanggil om, menautkan kedua alisnya


apa aku terlihat setua itu, sampai dipanggil om??" batin zain


"zii, kok panggil om?? beliau ini masih muda lho zii?? maafkan keponakan saya ndan, mari silahkan " ucap arya


"iya gak papa pak arya, sudah jangan terlalu formal, panggil saja zain" jawab zain.


"tuh kan om, om zain aja gak keberatan dipanggil om" sela zivana


"dek kamu ah! yang berat itu kamu, belum lagi ditambah dosamu tambah berat!" kata al


"apaan sih kak al, zii tuh gak berat tau! yang berat itu beban hidup!" dengus zii


"sudah2 kalian ini udah gede, masih kayak kucing sama tikuus, gak malu ada mas zain disini" kta arya


"heheehe ya om maaf, kalau gitu saya tinggal kebelakang, mari" ucap al sopan, dan di ikuti zivana dibelakangnya


"zii buatin minum ya!" ucap arya. zii bebalik menghadap arya


"Wani Piroo!!" goda zii


" Ziiiii, jangan bikin om nambah hukuman kamu" tegas arya


"huh! ya ya beraninya cuma ngancam!" dengus zi sambil menghentak2 an kakinya.


Zain yang melihat sikap zii, menahan senyumnya, baru kali ini dia nemuin cewek unik. ya allah unik banget cewek satu ini, udah panggil aku om, dan lagi dia gak jaim, menarik!" batin zain


" maaf mas zain, begitulah kelakuan keponakan saya, untung mereka gak sering ketemu, mungkin kalau tiap hari, rumah saya akan hancur oleh mereka" ucap arya


"iya bang ar gak papa, keponakan bang ar unik" jawab zain


unik gimana..udah makan ati tiap hari, ini yang namanya ujian ngadepin anak, sebelum mendidik anak sendiri batin arya

__ADS_1


Tak lama nia membawa nampan berisi 2 gelas orenge jus,


"maaf pak, saya tidak tau kalau ada tamu" kata nia


"gak papa ibu, perkenalkan saya zain rekan bapak di AU" jawab zain


"saya nia, istri mas arya" ucap nia ramah


"kemana zii sayang" tanya arya


Zi yang merasa namanya disebut langsung nongol kayak jelangkung dengan membawa cookies ditanganya, dan langsung mencibir om nya


"idihh sayang! om gak liat sikon nih, masak depan atasan sayang2 an, nih ya kalau zii yang jadi atasan om langsung zii hukum!" cibir zi


"makanya, atasan om bukan kamu! kamu iri, sana nikah!" goda arya


"ogah! ribet" jawab zii


"alahh bilang aja gak punya pacar kamu zii alis jones!" goda arya


"yee zii mah bukan jones, tapi jojoba tau gak!" jawab zii malas


"udah2 debat mulu! pusing tau gak! mas zain nya diabaikan gitu, udah waktuknya makan siang, lebih baik mas zain ikut kami makan siang bersama" tawar nia


"maaf buu merepotkan" jawab zain


"gak papa mas zain mari" ucap arya


Mereka menuju meja makan dan makan siang bersama, terkadang perdebatan kecil terjadi di meja makan tersebut, dan mengundang gelak tawa zain..


karena kekonyolan zivana.


.


.


.


.



ini nihhhh mas Zain pramudiya malik...gimana uwuuuu gak readerrss


kalau kurang bisa di haluiin sendiri okeee😊 ini cuma inpirasi saja


jangan lupa like, coment and vote nyaaaa yaaaaa


lovee youuuuu😉

__ADS_1


__ADS_2