Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
101


__ADS_3

Pagi ini zivana bangun dengan mata yang kembali bengkak, karena banyak menangis tadi malam, nia dan arya menatap zivana prihatin mereka tau ini masalah perasaan, zivana duduk dimeja makan dengan tak selera, menatap makanan yang biasanya dia melahab habis makanan kesukaanya apalagi yang dimasak nia.


"zii" panggil arya


"iya om" jawab zivana dengan suara serak karena banya nangis


"kamu udah dengar tentang pindah tugasnya zaki?? " tanya arya


zivana mengangguk mengiyakan, arya menghela nafasnya, mungkin ini penyebab kesedihan zivana


"apa kamu menyukai zaki zii?? " tanya arya lagi


"zii gak tau om, zii gak tau ini bisa dibilang suka atau tidak, tempo hari zivana lihat dia dipeluk fatia dan itu membuat zii sakit hati om! " jawab zivana


" itu tandanya kamu suka zii, kamu cemburu lihat zaki sama perempuan lain, dan sekarang kamu sedih karena zaki mau pindah tugas" jelas arya


"tapi zii ragu om, apa mas zaki beneran suka sama zii?? " ucap zivana


"jadi zii memutuskan untuk tidak memberi harapan pada diri zivana sendiri, kalaupun nanti kita berjodoh zii yakin kita akan dipertemukan kembali bagaimanapun kondisinya om" imbuhnya lagi


"tante setuju zii sama kamu, kamu hebat zii?? " ucap nia yang dari tadi mendengarkan percakapan arya dan zivana


" om hanya bisa mendoakan kamu zii, udah jangan sedih terus semangat kamu sebentar lagi wisuda dan kamu harus bantu papa sama kakak kamu" ucap arya


"iya om, zii mungkin lusa balik kesurabaya om, tante" jawab zivana


"kok mendadak sih zii?? " protes nia


"ya zii harus persiapan untuk wisuda tant" jawab zivana

__ADS_1


"maaf ya zii om gak bisa datang, om gak bisa cuti" ucap arya


"zii ngerti kok om, emang gak mudah untuk seorang abdi negara cuti seenak jidat nya, penting doa nya untuk zii" jawab zivana


"kami selalu doa in yang terbaik buat kamu zii" tambah nia


Mereka menyelesaikan sarapan pagi mereka dengan nikmat, walaupun dengan sedikit rasa sedih karena sebentar lagi zivana akan balik kesurabaya. Setelah sarapan arya langsung berangkat kekantor sedangkan nia ke sekolah baby key durumah bersama. zivana.


.


.


.


.


.


"mau apa loe! " tanya dirga, fatia tidak memperdulikan sikap dirga kepadanya, fatia terus menatap kearah zaki.


" kak zaki, semua itu gak bener kan?? " tanya fatia


"apa maksud loe gak bener hah! " dirga yang sudah geram dengan fatia, karena kejadian fatia memeluk zaki yang membuat hubungan zaki dan zivana merenggang. zaki menahan dirga agar lebih santai.


"kak zaki gak pindah kan?? kenapa?? " ucap fatia dengan mata berkaca-kaca


"yang kamu dengar itu semua benar, saya dalam waktu dekat ini akan pindah, dan kalau kamu tanya kenapa, semua itu tugas yang harus saya emban! " jawab singkat. dan zaki berdiri ingin meninggalkan fatia.


" kak zaki aku suka sama kamu!!" teriak fatia. Zaki dkk menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap fatia yang mulai menitihkan air matanya.

__ADS_1


"maaf saya tidak! hanya ada zivana yang ada didalam hati saya, saya harap kamu melupakan perasaanmu pada saya!" tegas zaki


"inget itu dalam otak loe! jangan pernah merusak hubungan orang lain! " imbuh dirga


Zaki dan kawan2nya meninggalkan fati yang masih berdiri sambil menangis, benar2 menyedihkan begitu pikir fatia, dia sudah ditolak oleh laki2 yang selama ini dia kagumi. apa lagi dia akan pindah tugas jauh. dia akan mencoba merelakan perasaannya pada zaki.


.


.


.


Ditempat lain zivana mulai mengemas baju2nya untuk dibawa pulang ke surabaya, mumpung baby key tengah bobo siang dikamarnya, zivana terdiam ketika melihat jam tangan yang belum sempat ia berikan pada zaki, jam couple tang dia beli untuk zaki sebagai oleh2 dari surabaya waktu itu, mungkin dia akan memberikanya nanti, sebagai kenang-kenangan darinya.


Zivana melanjutkan mengemas barangnya, banyak kenangan yang terjadi ketika dia berada di kota malang, dia tersenyum ketika mengingat sikapnya yang bar2 bahkan tengil, dan kejadian dimana dia dituduh sebagai penyusup sama zaki, dan itu pertemuan pertamanya dengan zaki, siapa sangka ternyata pemuda tersebut bisa mencuri hatinya,


Tak rela rasanya zivana meninggalkan kota penuh kenangan bersama zaki, dan keluarga kecil omnya itu, tapi dia harus kembali. dia ingin membanggakan papa dan kakak nya terutama mendiang mamanya tercinta, untuk menjadi pribadi yang lebih baik.


.


.


.


.


Haii genkz maaf up dikit ya genkzz.....


jangan lupa like, coment and vote yaa genkzz love you all

__ADS_1


__ADS_2