Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
74


__ADS_3

Pagi ini pagi pertama bagi nia dan zivana tanpa ada arya, dan sampai saat ini juga arya belum mengabari mereka tentang keberadaanya. mungkin belim sempat atau gak ada jaringan tempat dimana arya tugas sekarang. zivana yang mengerti bahwa kondisi tante nya yang tak semangat seperti biasa, jadi zivana berinisiatif berbelanja sendiri. ia tak ingin merepotkan nia lagi.


Zii berjalan menuju luar rumah, melihat tukang sayur langganan ibu2 persit berbelanja sudah datang apa belum, zivana cukup lama bersiri didepan rumah, tapi yang ditunggu tak kunjung muncul akhirnya terpikirkan untuk pergi ke pasar tradisional meskipun zivana gak ada pengalaman untuk berbelanja di pasar, dia akan melakukanya demi nia.


zivana hendak beranjak dari tempatnya menunggu tukang sayur, tiba2 suara laki2 memanggilnya, zii berbalik mencari asal suara tersebut.


"zivana" teriak zaki yang berlari mendekati zivana


"nungguin siapa?? " imbuhnya lagi


"kang sayur! " jawab zivana


"terus kok mau balik kedalam?? " tanya nya lagi


"kayaknya gak datang, udah siang juga aku mau ke pasar aja" jawab zivana


"ya sudah kalau gitu biar aku anterin, kamu belum tau pasar dekat sini ka? " tanya nya lagi, zivana menggelengkan kepalanya, dia memang belum pernah ke pasar tradisional sebelumnya.


"kalau gitu aku mau ambil. motor dulu" ucap zaki


"gak usah,pakek motor om ar aja, ntar kalau gak pernah dipakek rusak lagi, bentar aku ambilin kuncinya dulu" jawab zivana yang diangguki oleh zaki.


Zivana keluar dengan menggunakan hoodie dan juga membawa dua helm ditanganya, dia nampak sedikit kerepotan, zaki yang melihat itu segera menghampiri zivana, dan mengambil alih salah satu helm yang dipegangnya.


"ini kuncinya" ucap zivana sambil menyerahkan kunci motor arya pada zaki


Zaki segera mengekuarkan motor dari dalam garasi, zivana yang sudah siap untuk meluncur ke pasar tradisional bersama zaki.


"udah siap zii?? " tanya zaki


"udah, lets go" ucapnya semangat, membuat zaki mengulas senyum, ditariknya tangan zivana kedalam pinggangnya supaya berpegangan, zii seperti biasa dia tak banyak protes. zaki melajukan motornya menuju pasar.


Hanya beberapa menit mereka sudah sampai dipasar tradisional, zivana perbah melihat pasar tradisional tapi hanya dari depan taknpernah masuk sanpai kedalam, karena zivana tak suka berdesakan apalagi bau yang menyengat dari sana sini, dan itu membuat perut zivana merasa mual. zaki yang melihat zivana yang masih tampak bengong dan tak ada sedikitpun untuk bergerak, menyadari bahwa gadis didepanya tak biasa masuk kedalam pasar seperti ini.


"Ayo zii?? dia kenapa bengong?? " tanya zaki


"eh iya mas, tapi...?? " ucapnya..


"tapi kenapa?? " tanya zaki


"aku belum pernah sekalipun masuk ke dalam pasar seperti ini?? " ucap zivana

__ADS_1


"sudah kamu tidak perlu khawatir, ada aku, aku akan bantu kamu beli kebutuhan kamu, apa kamu mencatatnya zi?? " tanya zaki, zivana menggelengkan kepalanya, dia benar2 lupa tak mencatat kebutuhan apa saja yang harus dia beli, karena dulu nia yang menyiapkan catatan zivana tinggal beli.


"ya sudah gak papa, kita beli yang pokok2 dulu saja, seprti sayur, ikan daging sama buah" saran zaki


"wahhh mas zaki hebat yaa?? padahal cowok hehehe" ucap zivana cekikikan


"terus kenapa kalau cowok?? apa tidak boleh cowok berbelanja?? " tanya zaki.


"boleh kok, wahh berarti mas zaki ini tipe suami idaman nih hehehe" jawab zivana yang masih cekikikan.


iya suatu hari kamu yang akan menjadi istriku zivana.. ingsya allah jika allah meridhoi batin zaki


"kamu bisa aja zii, udah ayo kita masuk" ucap zaki sambil menggandeng tangan zivana masuk kedalam pasar. pertama zaki mengajak zivana membeli sayur2an, zivana yang memperhatikan laki2 disampingnya menawar sayur hanya tersenyum sesekali. setelah membeli sayur zaki mengajak zivana untuk membeli ikan.


"mau ikan apa zii?? " tanya zaki sambil terus menggandeng tangan zivana tangan yang satunya membawa tas belanjaan.


"gak tau" jawab zii singkat


zaki menghela nafasnya, ucap zaki harus mengajari zivana, biar mengerti sedikit tentang belanjaan yang harus dibelinya


"kita beli ikan gurami dan ikan nila aja ya?? " ucap zaki, zii hanya mengangguk, mereka sekarang berada didepan penjual ikan.


ibu2 penjual ikan tersebut tampak tersenyum pada zaki dan zivana, karena zaki tak melepaskan tangannya dari zivana.


"mas ini pengantin baru ya?? " tanya penjual ikan sambil menimbang ikan yang akan dibeli zaki. zaki tersenyum mendapat pertayaan seperti itu


"bu...."


"iya bu" sela zaki sebelum zivana menjawab, zivana mendelik kearah zaki meminta penjelasan maksud dari jawabanya barusan.


"wahh pantesan masih lengket, dan sangat serasi, saya doakan langgeng dan segera punya momongan ya mbak mas?? " ucap nya lagi


momongan dari manaaa ibuuu kitaa bukan pasutriiii, ini lagi ngapain coba bilang kita pengantin baru!! pikir zivana


"aminn buu, terima kasih, berapa semua bu?? " tanya zaki


"100 Ribu mas? " jawab ibu2 penjual ikan


zivana langsung membayar ikan nya, dan langsung pergi meninggalkan zaki


"mari buu, sepertinya istri saya pengen pipis" bohong zaki dia tau mungkin zivana marah karena sudah bohong pada penjual ikann

__ADS_1


"iya mas hati2 jalannya licin" ucap penjual ikan


Zaki mengejar zivana yang tampak berjalan begitu cepat, unrungnya zaki dapat mengejar langkah zivana,


"zii tunggu" ucap zaki sambil mencekal tangan zivana, zivana yang tampak sedikit cemberut membuat zaki menjadi gemas


"mau kemana?? " tanya zaki


"pulang! " jawab zii cuek


"maaf zii, aku tadi bilang gitu biar ibu2 tadi gak banyak tanya, maaf yaa, kita belum beli daging sama buah zii?? " ucapnyaa


"ya udah ayoo, aku udah laper" rengeknya. cepat sekali dia berubah batin zaki


"ya udah ayo, nanti kita mampir beli nasi aja," ucap zaki, zivana mengangguk setuju. akhirnya mereka membeli daging dan buah, zivana banyak membeli buah agar nanti sewaktu-waktu nia pingin rujak manis sudah ada buah dikulkas. Akhirnya acara berbelanja selesai berkat bantuan zaki.


Zaki memacu motornya meninggalkan pasar tradisional itu, sepanjang jalan zivana melihat banyak penjual nasi tapi hanya satu yang menarik rasa penasaran zivana dan membuat zaki menghentikan motornya.


"mas.. mas zaki nasi jagung itu apa?? " tanya zivana


"ya nasi sama jagung zii?? " jawab zaki


yaelahhh kalau itu siihh aku jugaaa ngerti bammmbanggggg.


" kamu mau?? ucap enak kok coba aja" imbuhnya lagi, zaki tau melihat wajah kesal bercampur penasaran dai zivana


"iya ayoo aku laper? tapi dibungkus aja ntar tante nyariin aku" jawab zivana., akhirnya zaki memesan 3 bungkus nasi jangung. dan membawanya pulang.


.


.


.


.


.


Haiii readerssss jangan lupa like, coment and vote yaaaaa yang buanyakk πŸ˜‚


maaf kalau ada typo

__ADS_1


__ADS_2