
Tak terasa matahari sudah tinggi, namun semangat untuk jalan2 tetap lanjut, ketika zii membersohkan karton2 pembungkus kado, ternyata nia sudah pulang, nia kaget melihat dua gadis remaja itu masih dirumah, karena tadi pagi mereka berpamitan untuk berjalan2.
" tante udah pulang??" tanya zii
"iya, kalian kok masih dirumah???" jawab nia
" ini nih si kunyuk ngerengek minta buka2 kado dulu!" ucap zii, sedangkan aura menyengir kuda.
"terus sekarang kalian mau kemana? panas2 gini?" tanya nia
" mau jelong2 donk tant??" jawab aura
"makan siang dulu! tante udah beli lauk nih?" ucapnya sambil menunjukan kantong kresek yang dibawanya.
"gak deh tant, aura penasaran sama bakso setan, zii tadi malam crita, aura penasaran banget!" jawab aura
"oke, zii kamu mampir kekantor om dulu yaa, bawain makanan om, tadi tante udah chat om?" ucap nia
"siap tante!" jawab zii, Nia menyiapkan makanan arya dikotak bekal, dan menyerahkan pada zivana, zivana dan aura menuju kantor arya terlebih dahulu sebelum memulai jelong2 mereka.
Zii memacu mobilnya, membelah jalanan yang cukup panas siang itu, untungnya, mereka menggunakan mobil jadi bisa dikatakan dingin dalam mobil, zii sudah sampai di area parkir, aura yang melihat banyak bintara yang tengah berlatih fisik ditengah lapanganga berseruu senang melihat pemandangan langka, melihay bentuk tubuh sispek para tentara muda.
Zii hanya menggelengkan kepalanya, zii sudah terbiasa dengan pemandangan tersebut, zii mengambil kotak bekal yang tadi nia kasih, kemudian melangkah keluar dari mobil diikuti aura. zii melihat arya tengah berada ditengah lapangan dengan topi hitam yang menutupi mukanya. zii dan aura melangkah menuju tengah lapangan tersebut.
"Gilaaaa,, lihat tuh ziii kotak2 nya wesssshh sexyy boy!!" seru aura
"diem gak loe!! malu2in gue tau gak!!" dengus zivana, aura langsung cemberut,
Semya bintara melihat zii dan aura, semua terpesona, bak melihat bidadari yang baru turun dari mobil😂, zii biasa aja tak menghiraukan tatapan mereka.
"om nih bekalnya dari tante!" ucap zii sambil menyerahkan kotak bekal di tangannya, arya mengambil kotak bekal tersebut, sambil mengerutkan kening,
"lho bukanya tadi mau ketaman hiburan?? kok bisa antar bekal om??" tanya arya
" tadi pagi nih bocah minta buka kado, ya udah jadi jalanya siang!" jawab zii yang melihat para bintara bermandikan peluh pada tubuh mereka
benar2 neraka, panas gini masih aja dijemurr pikir zii
"kenapa?? mau ikutan??" goda arya
"waiit ogah!! mau nikmati me time dulu ya gak ra!" ucap zii, aura yang tak melepaskan pandanganya dari pemandangan penggoda iman didepanya tak mendengarkan ucapan zivana.
"wooiiiii!!!" teriak zii ditelinga auraa
"SETAN LOE ZIII!!? sakit tau telinga gue!!" dengus aura
"makanya kalau ada orang ngomong dengerin!! lihat apaan loe barusan!!" tanya zii
"lihat bidadara syurga zii!!" jawabnya poloss, zii yang celingukan mencari dimana bidadara yang dimaksud oleh sahabat sengkleknya.
"mana ada bidadara disini kunyuk!! yang ada para malaikat penjaga neraka!!" terang zii
__ADS_1
"hah!! nah itu kan para barisan bidadara zii kok loe bilang malaikat penjaga neraka sih!" ucap aura, zii menepok jidatnya, bagaimana bisa tempat kayak gini disebut surga, yang ada neraka menurut zivana.
"udah ah, lama2 loe disini bisaa sakit jiiwa gue!" kata zivana
"om zii pamit yaa, takut aura kesambet lama2 disini!" ucapnya
"kesambet??" bingung arya. zii menunjuk kearah junior arya, arya hanya menggelengkan kepalanya melihat aura yang terkagum2 pada para bintara tersebut.
Disisi lain zaki tersenyum senang melihat zivana memakai sneakers yang dibelikanya sebagai kado ultahnya. dari jauh dirga melihat gadis toa, sebutan untuk aura, mengulum senyum, dia terus memperhatikan aura
ternyata manis juga lama2 nih gadis toa, meskipun lebih parah dikit dari zii pikir dirga.
Zaki yang melihat dirga tersenyum, penasaran apa yang lucu??
"liatin siapa sih loe dir, dari tadi gue perhatiin loe senyum2, jangan2 loe naksir juga ya sama zii??" tanya zaki
"wehhh santai broo, sory, gue bukan tipe tukang tikung milik teman, model kayak gue lebih seneng yang singgel broo!!" jawab dirga
"awas aja loe deketin zivana, loe berurusan sama gue!" ucap zaki
"yaelah nih bocah, zii aja belum loe dapetin!! tapi kalau dipikir2 gak papa kuga sih selama zii mau sama gue!" goda dirga
"awas aja loe kalau berani!!" ancam zaki, dirga tertawa melihat tingkah cemburu zaki, dirga akan mendoakan zaki agar bisa mendapatkan hati zivana.
.
.
.
"Raa ayoo, pulang!! loe mau sampai kapan disana!! loe mau gosong kulit loe!!" ucap zivana dari pinggir lapangan
Aura berlari kearah zivana, " gue rela kulit gue gosong, asal bisa lihat pemandangan langka kek gini zii, loe mah beruntung, bisa lihat tiap hari!" ucap aura
"loe mau?? kalau loe mau gantiin gue aja!" jawab zii enteng
" haaahhhh kalau aja gue tinggal disini zii, gue mau gantiin loe, demi liat pemandangn kek gini" ucap aura
bener2 geser otak nih anak, disiksa kok rela, gue mah ogah, meskipun disuguhi pemandangan surgawi menurut aura, tapi no buat zivana yang tak tergoda dengan pemandangan itu.
Tiba2 seseorang mendatangi aura dan zivana yang tengah berbincang dipinggir lapangan.
"Naa" sapanya
"Hai kak Zain??" jawab zii
"ngapain??? kok gak ikut....??"
" zi libur kak, mau ajak nih temen sengklek jalan2" jawab zii
"hmmmz mau ditemenin??" tanya zain
__ADS_1
"gak perlu kak, kak zain pasti sibuk kan??" tolak zii
"gak kok, saya lagi senggang siang ini" jawab zain
" bolehh banget kak!!" celetuk aura, aura tau bahwa laki2 didepanga adalah salah satu kandidat yang ingin menjadi pacar zivana, Zivana langsung melotot kearah aura, aura tak menghiraukan pelototan mata zivana yang seperti elang yang siap menerkamnya.
"oke, kalau gitu nanti mampir kerumah dulu, saya mau ganti pakaian dulu!" ucap zain, dan langsung diangguki oleh aura.
"zii pamit dulu sama om ar dulu kak!" pamit zii, zain mengangguk, tampak zain tengah mengirim pesan kepada seseorang, entah zivana juga tak tahu.
"om!! zii pamit mau jalan2 dulu yaa sama aura?" pamit zii
"iya hati2 jangan ngebut2" jawab arya
"ommm??" ucap zii sambil menyodorkan tanganya pada arya
"apaa??" tanya arya yang sok polos
"kartuuu om???? kartu zii yang kemaren tinggal dikit isinya?? dusta zivana, padahal baru diisi oleh anggara tadi pagi
arya mengeluarkan dompetnya, menyerahkan sebuah kartu dari salah satu bank,
"ini,..jangan boros2" perintahnya
"iyaaa, zii tau, kartu ini tuh ada limitnya om!!" dengus zii, arya terkekeh melihat wajah cemberut zivana.
"ya udah asalamualaikum" pamit zii
"waalikum salam" jawab semua
Zivana kembali kearea parkir, disana zain menunggunya, zain mengajak zii memakai mobilnya, dan untuk sementara mobil zivana akan tetap dikantor mabes. zii dan aura menurut saja.....
.
.
.
.
Kira2 babang zaki tau gak yaaa zivana keluar sama bang zain?? gimana kira2 reaksi babang zaki??? 😂 tunggu kelanjutanya yaaa
.
..
jangan lupa like, coment and vote yaaa😉
.
.
__ADS_1
maaf kalau masih ada typo