Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
84


__ADS_3

Zaki memacu mobil nya menuju rumah sakit terdekat, banyak drama dan jeritan kesakitan yang terjadi didalam mobil, dari nia mau pun zivana yang menerima cakaran bahkan pukulan, bahkan dirga juga terkena imbas dari ibu2 yang mau melahirkan itu.


"Ziii sakiit zziiiii" teriak nia sambil mencengkram lengan zivana dan dirgaa


"iyaaaaa tantee sakitt, aku jugaa sakitt kuku tante nancep di lengan aku" jawab zivana bahkan dirga hanya diam sekarang menikmati sensasi perih bercampur panas yang dirasakan dilenganya


"hikss.. hiksss sakit mas aryaa" ucap nia lagi


"tante jangan nangiss donk, masak buatnya aja gak nangis masak mau lahiran nangisss, buatnyaa kan enak! " ucap zivana poloss sedangkan 3 perjaka yang mendengarnya ingin tertawa kerasa tapi mereka tahan.


kini dirga yangbtaknkuat menahan sakit dilenganya karena nia yang menekan kuat kukunya kedalam daging kengan dirga.


"ki loe bisaa cepetan dikit gak bawa mobil, tangan gue bentar lagi patah nii woooiii ya allahh..... gue gak bisa bayangin kalau ntar punya bini, terus lahiran kayak apa! " ucap dirga


"sabar dir, bentar lagi sampek! " ucap zaki


"bentar2 mulu loe dari tadi! coba koe yang ada disini, habiss lengan loe dicakar wanita hamil" dengus dirgaa


nia sudah tak menghiraukan ucapan dirga, yang ia rasakan saat ini ganya sakit yang terus menerus karena kontraksii, nia terus menangis dan saat rasa sakitnya teramat mungkin akan menekan tanganya pada lengan tak berdosa milik zivana dan dirga.


"Ya allah tantee sakit, jangan kenceng2 donk! ucap om aryaaa tunggu pembalasan guee yang lebih kejam dari ini" ucap zivana


"lhaa ngapain kamu mau balas dendam sama bang arya zii, kan gak nyambung! " ucap aziz,.


"eh bengek ya adalah, orang yang nyakitin lengan aku bininya, yang seharusnya nanggung ini tuh dia! " dengus zivana


"giliran ena ena aja gak ada yang tau! ehh mau lahiran nangis nieh tante, mana lakinya tugas lagi?? " imbuhnya lagi


"sabar zii" ucap zaki


"enak mas zaki bilang sabarr, sini gantiin aku buat nerima siksaan kuku tante nia! " jawab zivana, zaki hanya terkekeh melihat wajah panik, khawatir bahkan kesal jadi satu membuat zivana semakin lucu.


Zaki sudah sampai disalah satu rumah sakit dimalang, zaki segera keluar dan memanggil perawat yang sedang berjaga di UGD, sedangkan aziz, zivana dan dirga membantu nia keluar dari mobil. beberapa perawat keluar membawa brankar pasien dan membantu nia untuk berbaring di atasnya, zaki memarkirkan mobilnya terlebih dahulu sebelum mengikuti zivana dan yang lainya. seorang perawat melarang mereka masuk, setelah mengurus pendaftaran zivana kembali ke depan ruangan UGD tersebut dengan ekspresi panik, khawatir yang campur aduk.


Zaki berusaha menenangkan gadisnya itu, agar lebih tenang.


"zii duduk lah dulu, jangan mondar-mandir gitu nanti capek" ucap zaki


"gak bisa mas zaki, aku gak bisa tenang kalau belum lihat tante nia" jawabnya.


"kamu tenang aja, bu nia kuat kok! jadi seorang persit harus kuat dan tangguh dalam menghadapi situasi apapun! kita doakan saja agar proses lahiranya lancar dan selamat untuk ibu dan bayinya" ucap zaki, apa yang diucapkan zaki ada benarnya, tak akan berguna kalau kita panik lebih baik berdoa demi keselamatan ibu dan bayinya.

__ADS_1


Seorang perawat keluar dari ruang UGD, zivana, zaki dirga dan aziz segera menghampiri perawat tersebut.


"yang bernama zivana siapa ya?? " tanya perawat tersebut


"saya sus, saya zivana" jawab zivana


"mbak ikut saya, pasien ingin mbak menemani nya saat proses melahirkan! "


"haah tapi sus! " ucap zii


"udah zii, bu nia butuh dukunganmu, kita bantu doa dari sini" ucap zaki meyakinkan yang dianguki oleh dirga dan aziz.


zivana segera mengikuti langkah perawat tersebut memasuki ruangan bersalin, zii di beri pakaian steril dan juga masker, dan segera menuju nia yang sedang berjuang mempertaruhakan nyawanya demi melahirkan buah cintanya dengan arya.


"tente, tante pasti bisaa! zii yakin! " ucap zivana


"teima kasih zii, udah mau nemenin tante hiks" jawab nia sambil menangis


"tante harus kuat, gak boleh nangis ini demi anak tante dan om ar, tante dan om ar sama2 berjuang ya tant, zii akan slalu ada disamping tante" ucap zivana sambil menggenggam tanngan nia, melupakan rasa perih dan panas dilenganya.


seorang dokter kandungan ditemani seorang bidan dan beberapa perawat menemui nia dan zivana.


"hufft siap dok" jawab niaa


Zivana terus menggenggam tangan nia, mulutnya yak berhenti merapalkan doa agar tantenya selamat dan bayinya.


"baik buu tarik nafas panjang dan mengejan bu" ucap dokter tersebut


"nggggggggghhhhhhhhhh huff.... hufft"


"sekali lagi buu ayooo dikit lagi kepalanya sudah hampir keluar"


nia kembali mengejan mengeluarkan seluruh tenaganya" nnngggghhhhhhhhhhh huft huft... "


"ayoo buu dikit lagii"


"ayoo tant, tante bisaa" ucap zivana yang tak bisa membendung air matanya melihat betapa besarbya pengorbanan seorang ibu


"NNNNNNNGGGHHHHHHHHHHHH"


suara tangis bayi terdengar dari ruangan bersalin tersebut, semua yang ada disana mengucap syukur atas kelahiran yang diberi kelancaran oleh sang maha kuasa

__ADS_1


ooooeekkk.... oeeekkk.... oekkkkk


"alhamdulilllahhh ya allah, tantee, udah lahirr tante hebat" seru zivana senang, nia yang sudah tak bertenaga hanya menimpali dengan senyuman dan menhucap syukur dalam hatinya. mas aryaa malaikat kecil kita telah lahir mass tanpa sadar bulir bening membasahi pipi nia.


"selamat ibu putri ibu sangat cantik sepeti ibunya" ucap dokter


"terima kasih dokter" jawab nia. kemudian dokter tersebut meletakan bayi didada nia agar memulai rangsangan pertama untuk mencari pu*ing sang ibu sebelum diibersihkan dari darah yang menempel di badanya. zivana masih terkagum melihat malaikat kecil yang ada didada nia.


.


.


.


.


diluar ruangan nampak 3 perjaka yang masih setia menunggu dengan ekspresi yabg berbeda-beda, cukup lama untuk mereka yang menunggu dengan perasaan khawatir, mereka nampak kompak berdiri tatkala mendengar tangis bayi yang terdengar dari ruang bersalin dan mengucap syukur berkali-kali.


"alhamdulillahh... ya allah akhirnyaa lahir juga! " ucap mereka bertiga.


.


.


.


.


.


Haiiiiii readerssss author belain up niieehh meskipun rasa kepala dan hidung mau copot dari tempatnyaa, demii kaliaaan 😭, author mintaa jangan lupa like coment and vote nyaaaa yaaa guyyyyssss πŸ˜‰.


.


.


.


.


Maaf kalau masih ada typo

__ADS_1


__ADS_2