Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
41


__ADS_3

Zii sudah berada di kantor The Rahardianz hotel, zii memeriksa beberapa dokumen, sesekali dia menggrutu karena banyaknya dokumen yang harus dia kerjakan, zii baru mengerti kenapa al dan papa nya ingin zii segera membantunya untuk mengurus salah satu usaha milik keluarganya.


Zii terdiam sejenak, menyandarkan badanya di kursi yang sangat nyaman itu, dia memejamkan matanya, kenangan tentangnya berputar jelas di pikiranya, zii teringat ketika dia ikut tawuran, saat balapan liar, saat mengabaikan perkataan papa dan kakaknya, tak terasa cairan bening lolos begitu saja, zii menyesal kenapa dia melakukan kenakalan saat itu, karena dengan itu zii melampiaskan kesepianya dalam hidup semenjak ditinggal oleh mamanya.


Zii berniat untuk berubah, menjadi Zivana yang lebih baik, dia akan bersikap baik pada semua orang, terutama sama papa dan kakaknya. Selama zii tinggal bersama arya dan nia, zii bisa merasakan kehangatan dalam keluarga, kasih sayang seorang ibu pada anaknya, zii merasakan itu semua dari arya dan nia, zii juga tidak akan menyalahkan papa nya, karena tidak ada waktu untuknya, karena harus mengurus usaha miliknya, itu semua demi masa depan zii dan Al.


Zii baru menyadari saat ini, saat dia menjalani dengan mengurus usaha yang dirintis papanya. zii akan menikmati hari2 yang dikasih al untuk mengurus the rahardianz hotel dengan baik. Zii tersentak dari pikiranya saat pintu ruangan nya diketuk oleh rikza.


tok...tok...tok...


" Masuk" ucap zii


Rikza memasuki ruangan zivana, " maaf mbak zii, kita akan menghadiri rapat staf 15 menit lagi" kata rikza


"tapi mas rikza, zii elum berpengalaman untuk hal ini!" ucap zii


"mbak zii tenang saja, mbak zii tinggal duduk saja dan perhatikan, biar saya yang tangani, mbak zivana juga bisa belajar sedikit demi sedikit?" jawab rikza


Zii mengangguk, karena zivana belum ada pengalaman kerja, dia pernah magang dulu, itupun juga di garment milik papanya, zii berjalan mengikuti rikza keruangan rapat, semua karyawan menunduk hormat ketika pemilik the rahardianz hotel memasuki ruangan tersebut. rikza mempersilahkan zii untuk menempati kursi utama, tapi zii menolak, karena zivana belum pantas untuk memimpin rapat.


Tapi rikza memaksa, demi formalitas saja, zii akan duduk manis dan memperhatikan, semua akan dihendel oleh rikza, tak salah alfian mempercayainya untuk mengurus hotel milik papanya. Setelah rapat selesai zii menuju ruanganya diikuti oleh rikza.


"mbak zivana bagaimana?? apa ada kesulitan mengikuti jalanya rapat tadi??" tanya rikza


"yaa, awalnya sedikit bingung sih mas rikza, maklum zii belum ada pengalaman, tapi zii akan berusaha kok!" jawab zii


Rikza tersenyum, dia akan melaporkanya pada alfian tentang perkembangan zivana dan pekerjaan yang dikerjakan zii.


"iya gak apa2 mbak, itu tugas saya, apabila mbak zii masih ada yang belum mengerti bisa tanyakan pada saya" ucap rikza


"terima kasih mas rikza, oh ya saya tidak bisa makan siang di hotel, saya harus jemput tante saya, dan untuk pekerjaan saya lanjut besok mas" kata zii


"baik mbak zii, kalau gitu saya mohon undur diri" jawab rikza dan berlalu meninggalkan ruangan zivana, zii bergegas membereskan dokumen2 yang ada dimejanya dan mengambil tas miliknya, zii menuju lift yang langsung menuju bastmen hotel, zii melajukan mobilnya menuju salah satu sekolah dasar dikota malang untuk menjemput nia.

__ADS_1


.


.


.


.


Zii dan nia baru sampai dirumah, " Zii tante pingin rujak mangga muda zii??" ucap nia tiba2


astagfirullahh,,, mode ngidam nihhh, batin zivana


"mangga muda tant?? tapikan sekarang bukan musimnya tant??" jawab zii sambil meminum air dari kulkas


"tante tadi ada zii, dipohon milik letjen Ferdi, didepan rumahnya??" rengej nia. Zii membelalakan matanya apaa letjen ferdii?? berarti rumah dokter radit donk!! malu donk gue masak gue minta mangga muda disana?? ya allah cobaanmuu berattttt😭


" ziii??" panggil nia


"eh iya tant! tante zii beliin mangga yang matang yaa, siapa tau di supermarket ada??" rayu zivana


" tant, malu donk masa kita minta tuh mangga, masih ****** lagi??" ucap zii sambil geleng2


"makanya, yang masih ****** itu tante pengen zii, dan kamu sendiri yang metik!" jawab nia


astagaaaaa... ngidam gini amat yaaaakkk...... siksaan ini lebih kejam dari om.arr....


" oke, oke tapi tante temenin zii minta tuh mangga muda ya??" ucap zii mengiyakan permintaan nia, dari pada ngerengek sampek malam, bisa gak kelar2 nih masalah mangga muda.


"oke!! tante ganti baju dulu, kamu juga ya zii??" jawab nia dengan riang, dan langsung meninggalkan zii.


Zivana bejalan gontai ke kamarnya, dia berdoa agar tak ketemu dengan radit, bisa malu dia kalau ketahuan manjat pohon mangga. sebenarnya zii masih kepikiran juga dengan perkataan linda tadi pagi yang ingin menjadikan zivana menantunya. zii mengerang frustasii didalam kamarnya, untung yang ngidam tante nya, dan zii masih teringat pesan arya sebelum tugas.


.

__ADS_1


.


.


.


Zii dan nia turun dari mobil, sebenarya jarak rumdis arya dan ferdi tak terlalu jauh, tapi zii tak mau nia kecapek'an, sebenarnya nia ingin jalan kaki saja tapi zii memaksa dan alasanya zii yang capek, padahal mah capek fikiran hahaha.


Zii berdiri dibelakang nia, nia mengetuk pintu rumah dinas letjen ferdi dengan hati2, sebenarnya nia juga takut tapi demi debay yang kepingin banget mangga muda dirumah ferdi akhirnya nia memberanikan diri mengetuk pintu rumah ferdi, setelah agak lama mengetuk rumah ferdi, ada seseorang yang membukakan pintu rumah ferdi... Zii kaget melihat siapa yang membukakan pintu rumah besar tersebut.


.


.


.


.


.


.


Jeng...jeng.......jeng....... siapa kah ituuu???? hahahaha


hayoo siapa yang buka pintuuu..... penasaaarannnnn ikuti terusss yaaa..penyiksaan zivana ala tante niaaa😂


.


.


.


Jangan lupa like, coment and vote yaaa yang banyakkk😂

__ADS_1


maaf kalau masih ada typo


__ADS_2