
Pagi ini zivana bangun dengan semangat dan perasaan bahagia moodnha benar2 baik pagi ini, nia dan arya yang melihat ada yang berbeda dengan zivana saling pandang.
"mau kemana zii tumben udah rapi? " tanya nia
" mau joging tant" jawab zivana sambil terus tersenyum
"joging?? tumben semangat amat, ada apa nihhh" goda arya
" zii mau joging di taman kota om" jawab zivana
"taman kota?? tumben sama siapa? " tanya arya lagi
" sama mas zaki, tadi malam dia kesini om ngajak zii joging ditaman kota" jawab zii
"ciyeeee ciyeeeee udah gede ternyata keponakan tante" goda nia
"apaan sih tant, zii kan emang udah gede" kesal zivana
"ya sudah hati2, pulangnya jangan siang2" ucap arya
Suara klakson motor terdengar dari luar, dengan segera zivana keluar rumah untuk menemui zaki.
"om tant, zii berangkat dulu yaa, assalamualaikum" pamit zivana
"waalaikum salam" jawab nia dan arya
Zivana keluar mendapati arya yang duduk diatas motornya dengan senyum. yang mengembang dibibirnya.
"lama yaa" ucap zii
"gak kok, nih pakai" jawab zaki sambil menyerahkan helm pada zivana, zivana menerima helm itu dan memakainya dan segera naik ke atas jok motor zaki
"siap! " tanya zaki
"siaaapp" jawab zii semangat, zaki mengambil tangan zivana dan melingkarkanya di pinggang zaki. entah kenapa setiap zivana bersentuhan dengan zaki seperti ada aliran listik yang menyengat tubuhnya. detak jantungnya juga berdebar tak karuan. dia seperti ingin lepas dari tempatnya.
Zaki melajukan motornya menuju taman kota, disana banyak pasangan yang sedang melakukan lari pagi, zaki memarkirkan motoornya di pinggir taman, zivana turun dari motor zaki dan melepas helmnya, dia begitu juga dengan zaki, zaki merapikan rambut zivana yang nampak sedikit berantakan.
"udah cantik" puji zaki, dan blusshh pipi zivana bersemu merah, karena ucapan zaki. zii masih terbengong disamping motor zaki, sampai zaki menarik tanganya untuk memulai joging
"ayoo zii" ucap zaki sambil menarik tangan zivana.
"eh, iya ayoo" jawab zii tersadar dari lamunanya
Mereka berjoging dengan perasaan yang berbunga-bunga terlebih lagi dengan zaki, moment yang slalu dinanti untuk bisa berduaan dengan zivana, mereka sesekali tertawa becanda, zaki merasa bahagia dia bisa begitu dekat dengan zivana, gadia yang dulunya cuek, jutek dan masa bodo ini telah mencuri perhatian dan hatinya.
Beberapa putaran membuat zii merasa lelah, nafasnya hampir habis, zii mendudukan diri disalah satu kursi dan mengusap peluh yang menetes dikeningnya, zaki berjalan mendekati zivana sambil membawa 2 botol air mineral ditanganya, zaki menyerahkannya pada zivana.
"haus?? nih minum. dia dulu" ucap zaki, zii menerima botol air mineral itu dan meneguknya, tenggorokan nya yang awalnya kering sekarang kembali segar,
__ADS_1
"terima kasih" jawabnya sambil tersenyum pada zaki
"habis ini mau kemana? " tanya zivana
"kita sarapan bubur ayam dulu mau?? " tawar zaki.
"boleh?? dimana?? " tanya zii semangat
"disana" tunjuk zaki pada penjual bubur ayam yang lumayan ramai pada pagi hari
"bubur ayam disana sangat enak, aku sering beli disana! " imbuhnya lagi
"sama siapa?? " tanya zivana
"sendirian, kenapa?? "
"gak kenapa2, aku kira sama cewek kamu! " jawab zii
" kamu cemburu ya zii?? " goda zaki
"ihh siapa yang cemburu! " jawab zivana sambil menyembunyikan rasa malunya, apa mungkin aku cemburu batin zivana
"aku gak punya pacar zii, dia mungkin yang aku ajak kesini dirga sama aziz kalau tidak sama bima" ucap zaki
Zivana tampak manggut2 dan sesekali meneguk air dibotolnya.
Zaki memesan dua mangkuk untuknya dan zivana, beberapa pelanggan nampak meninggalkan warung bubur ayam tersebut karena sudah selesai.
Zaki dan zivana duduk saling berhadapan, dan tak lama kemudian penjual bubur ayam tersebut menyerahkan bubur ayamnya didepan mereka.
"eh mas zaki, sama siapa ini?? pacarnya ya? " tanya penjual bubur
"hehehe keliatan ya mang roni" tanya zaki, zivana hanya menunduk malu
" wahh cantik, mas zaki memang pintar milih pacar" puji roni
" hahaha makasih mang" jawab zaki
" ayo zii dimakan dulu, gak usah dengerin bang roni emang gitu suka bercanda orangnya" imbuhnya lagi doain aja mang roni aku bisa mendapatkan hati zivana
"i.. iya mas" jawab zivana, kalaupun itu bukan bercanda aku juga gak keberatan batin zivana
Mereka menikmati semangkuk buburnya masing2, zivana tak mendari bahwa buburnya menempel disalah satu sudut bibirnya.
Zaki mengusap lembut bubur yang menempel disudut bibir zivana.
"makanya jangan belepotan gini, kayak anak kecil saja" ucap zaki sambil mengusap sudut bibir zivana. membuat pipi zivana merona.
"eh.. " ucap zii sambil ikut mengusap sudut bibirnya dengan tisue, dia zaki tersenyum melihat zivana. Mereka hampir selesai menikmati bubur ayam nya, dia suara laki2 membuat zivana dan zaki menoleh kearah samping mereka.
__ADS_1
"Zii" panggil laki2 tersebut
"dokter radit" jawab zaki dan zivana bersamaan
"dokter beli bubur juga?? " tanya zivana
"iya, habis joging tadi, jadi sekalian saja sarapan bubur, kamu sendiri?? " jawab radit sambil melirik kearah zaki
"eh iya kita tadi juga habis joging dan lanjut sarapan sekalian" ucap zivana
"kamu sama dia kesini?? " tanya radit sambil menunjuk zaki. zaki mengepalkan tangannya menahan emosi mendengar nada bicara radit yang sedikit tak menyenangkan
"iya, dia aku sama mas zaki, emang kenapa? " jawab zivana
"gak papa" singkat radit, sebenarnya radit sedikit merasa cemburu pada zaki. zaki yang menyadari bahwa radit tak terlalu menyukainya dengan segera mengjak zivana pulang dan kebetulan bubur mereka juga habis.
"ayo zii kita pulang" ajak zaki, dia setelah membayar bubur mereka.
"iya, dia saya duluan dokter radit" pamit zivana, dia sedangkan zaki sudah menunggu zivana diluar dia tak mau bebasa basi dengan radit
"iya zii hati2" jawab radit sambil tersenyum pada zivana.
Zaki kembali menautkan jemarinya pada zivana, membawa gadisnya menyebrang menuju motornya, dari dalam warung bubur nampak radit yang masih memperhatikan zivana dan zaki, sampai keduanya tak terlihat. melihat kedekatan zivana dan zaki membuat mood radit pagi itu sangat buruk. dia tak menghabiskan buburnya, setelah membayar radit memacu mobil mewahnya pulang kerumah.
.
.
.
.
.
Haiii readerrsssssss....... gimana iniii babang zakinya udah mulai deket nihh sama zivana dann kayaknya zii juga udah ada rasa.. cielaaahh ada rasaa
rasaa apaan yahh durian, melon ato strowwberyy.... π
semoga rasa yang lain yaa hahhaahaha
.
.
jangan lupa like, coment and vote nyaaa guyyssssss yang buuaaanyaaakkk
π
maaf kalau masih ada typo
__ADS_1