
Zii menuju loby hotel the rahardianz, disana zii sudah.disambut oleh rikza, rikza membawa zii menuju ruanganya, zii menaiki lift khusus yang membawangwa keruangan yang ditempati al ketika meninjau hotelnya. zii sudah tiba diruangan tersebut. rikza memberikan beberapa berkas yang akan diperiksa zivana, setelah itu rikza meninggalkan zii diruangan tersebut.
Zii masih berkutat dengan dokumen2 didepannya, tiba2 pikiran zii tertuju pada zaki, bayangan wajah zaki yang tersenyum manis tadi pagi kepadanya muncul dibenak zivana saat ini.
argggghhh kenapa wajah zaki terbayang sihh, sudah gila kayaknya gue, udah sekarang fokuss zii fokusss.....gumam zii sambil mengibas2 tanganya menyingkirkan bayangan wajah zaki dibenaknya. zii kembali fokus pada layar laptop didepanya dan berkas2 yang cukup membuatnya pusing.
Zii terus berkutat didalam ruangan tersebut, hingga suara ketukan pintu darinkuar membuat zii mendongakkan wajahnya.
tok...tok....tok.....
"masuk" ucap zii, dan pintu terbuka menampilakn rikza,
"maaf mbak zivana, ini berkas yang harus anda tanda tangani, dan lagi sebentar lagi memasuki jam makan siang, apa mbak zivana mau ke resto hotel??" tanya rikza
"oh iya mas, saya mau pulang saja mas rikza, mas rikza pesanain saja, saya mau bawa pulang, dan lagi saya mau bawa mobil yang disiapin buat saya dari kak al, saya mau tukar dengan motor saya, tolong mas rikza siapin juga!" jawab zivana
"baik mbak zii, menunya apa saja yang mau mbak pesan" tanya rikza
"emmz telur puyuh balado, ikan gurami bakar dan ayam pedas mas, saya gak balik lagi ke hotel mas, saya akan lanjutkan besok, bisa kan??" tanya zivana
"baik mbak, biar saya yang hendel setelah ini" jawab rikza, kemudian undur diri dari hadapan zivana.
Zivana lanjut mengerjakan berkas2 dihadapanya dan menandatangi berkas yang diminta rikza, zii mengerjakan dengan serius dan cepat agar dapat segera pulang sebelum makan siang, kasihan nia yang menunggunya dirumah untuk makan siang.
Rikza menghubungi zii lewat sambungan telfon bahwa keperluan hang dibhtuhkan zivana sudah siap, zii membereskan berkas2 dimejanya dan membawa untuk dikasihkan sama rikza. zii memeasuki lift yang terhubung langsung ke besmen hotel, disana sudah ada rikza yang menunggu zivana.
"silahkan mbak zivana" ucap rikza
"terima kasih mas rikza, oh ya ini berkas yang sudah saya tanda tangani dan berkas2 yang saya periksa, saya tinggal dulu ya mas rikza" jawab zivana, dan kemudian masuk kedalam mobil.
Zivana melajukan mobil Honda Jazz putih dari hotel menuju rumah arya, jalanan yang masih terpantau ramai lancar siang itu karena belum memasuki jam makan siang. tak butuh waktu lama zii sudah sampai dikediaman arya, zii mengambil paperbag berisi makanan yang sudah disiapkan rikza taddi ke dalam rumah.
"assalamualaikum tantee??" ucap zii
__ADS_1
"waalaikum salam" jawab nia
"udah pulang zii?? tante kira kamu makan siang dihotel, makanya tante tidak masak, hanya ada nasi aja!" imbuhnya lagi.
"udah tente gak perlu pusing, zii bawa makanan dari hotel, yuk makan tant zii udah laper nih, tadi dihotel kerjaan banyak menguras tenaga dan fikiran" ucap zii lemas
"ya sudah, sini biar tante yang siapin, kamu duduk aja dimeja makan sana" titah nia, zii menuruti ucapan nia, karena dia sudah tak ada tenaga,
Nia menyiapkan lauk diatas meja, zii yang sudah kellaparan tanpa ada aba2 langsung tancap gass polll. nia yang melihat zii makan dengan lahap hanya bisa geleng2.
"kok bawa lauk banyak banget zii?? emang akan habis??" tanya nia
"ya dihimpan haja thanthe, bhhuwat mahkan mahlam!" jawab zii yang mulutnya penuh dengan makanan.
"telen dulu itu makanan mu, baru ngomong!" ucap nia
Zii menelan makanannya dan mengambil air dan langsubg dutegug hingga setengahanya.
"tante sih, zii kan lagi makan malah diajak ngomong, ya disimpan aja, ntr tinggal panasin untuk makan malam tant, zii sengaja bawa banyak biar gak masak ntar malem!" jawab zii
"oh ya zii, nanti jam 3 sore temenin tante untuk pertemuan ibu2 persit ya, diaula depan sana" imbuhnya lagi
"hemmz oke, zii mau istirahat, ntar tante bangunin zii aja!" ucap zii, yang sudah selesai makan, dan membersihkan piringanya, dan lanjut kekamarnya untuk merebahkan tubuhnya.
Zii terlelap begitu lama, nia mengetuk pintu kamar zivana, membangunkan keponakanya untuk segera bersiap-siap. zii bangun dari tidurnya dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. setelah bersiap-siap zii menemui nia yang berada diruang tamu.
"ayo tant??" ajak zii
"zii kamu yakin naik motor pakai dress gitu??" tanya nia heran melihat keponakan mengenakan dress putih selutut.
"zii bawa mobil dari hotel tant, motor zii ditukar dengan mobil" jelas zii.
"ohh pantesan tante gak dengar suara motor kamu, ya sudah ayo" ucap nia
__ADS_1
Mereka berdua menuju aula pertemuan mengendarai mobil, sebenarnya
jaraknya tak terlalu jauh, tapi zii tak mau ambil resiko dengan kehamilan nia, tak mau terjadi apa2 sama calon sepupu kecilnya itu. zii dan nia sudah sampai diaula yang dituju, zii memakirkan mobilnya,
"zii ayo, ikut masuk??" ajak nia
"gak deh tant, zii tunggu diluar aja, lagian zii gak ngerti yang dibahas kan, ntar kalau sudah selesai tante telfon zii aja!" ucap zii
"ya sudah kalau gitu, tante tinggal dulu ya, kamu jangan jauh2 kalau main!" titah nia
"Siap bu komandan!" jawab zii
Nia meninggalkan zivana yang masih ada didalam mobilnya, zii memilih mendengarkan musik di mobilnya dari pada ikut kedalam pertemuan ibu2 persit itu, zii tak mengerti apa yang akan dibahas.. tiba2 ada mobil mersedes bends terparkir disebelah mobil zivana, zii memperhatikan mobil disebelahnya, dia tampak berfikir kayaknya gue pernah lihat nih mobil dimana yah??? eh mobil kayak gini kan banyaak bejibun malah,, hadehhh zivana kamu ini gimanna sihh...gumam zii
Zii kembali menikmati musik dimobilnya, dia tak melihat siapa yang turun dari mobil sebelah zivana,
.
.
.
.
Haiii readersss kira2 siapaaa hayoooo yang parkir disebelah mobil ziii??
Haiiii readerrrsssss authorr udah up banyakk lhooooo π
vote, like and coment nyaa yang banyak jugaa yaaaaaa........
.
.
__ADS_1
.
maaf kalau masih ada typo