Cewek Bar-Bar Ku

Cewek Bar-Bar Ku
53


__ADS_3

Zaki menatap gadis didepanya, dengan sikap sempurna tegas, berwibawa.


"push up 50 kali" tegas zaki


"Siap!" jawab zii


Zivana melakukan yang diperintahkan zaki, dibawah teriknya matahari siang itu, membuat peluh bercucuran di muka zivana, tapi zivana tak menghiraukanya.


"kamu push upnya sambil nyanyi!" ucap zaki


kesabaean zivana sudah habis, ia tak tahan lagi, ingin mengeluarkan semua kekesalanya pada zaki. zii berdiri dihadapan zaki


"Apa kamu bilang nyanyi! udah cukup yaa kamu hukum push up 50 kali di siang yang panas banget! ditambah lagi nyanyi, kamu gila!!" ucap zii didepan zaki, zaki mennyeringai sinis


"Cepat laksanakan!! tegas zaki, zii dengan kesal melakukan push up kembali dan menyanyikan sebuah lagu


"karena kamu tadi berdiri, hitunganya diulang!" ucap zaki, membuat zii ingin sekali menghujani zaki dengan kata2 manis milik zivana


Zii melakukan push upnya dan menyanyi sekaligus..


*berakhirlah sudah cerita kita/ setelah sekian lama bersama


kau hadirkan dia dalam cerita/ yang hanya menyisakan luka


ku coba menahan perih yang kurasa walau ini menyakitkan


JIKA MENYAKITI BISA MEMBUATMU BAHAGIA /MAKA LAKUKANLAH ITU TANPA MU KU YAKIN BISA


ikhlas ku mencintaimu / ikhlas ku kehilanganmu


semoga kau bahagia dengan pilihanmu itu /kau bersama dia aku bersama doa


ku coba menahan perih yang kurasa walau ini menyakitkan


jika menyakiti aku bisa membuatmu bahagia/ maka lakukanlah itu tanpamu ku yakin bisa/ ikhlas ku mencintaimu ikhlas ku kehilanganmu dengan pilihanmu itu.......kau bersama dia aku bersama doaa*...


Mendengar lagu yang dinyanyikan oleh zivana membuat hati zaki terasa tercubit, apakah terlalu keterlauan dia menghukum zivana, perasan bersalah pada zivana semakin besar yang dirasakan oleh zaki. Setelah menyelesaikan hukumanya zivana bangkit dari posisi push upnya dan kembali lagi kebarisannya, tanpa melihat zaki.

__ADS_1


"Oke latihan, sesi pertama sudah selesai, silahkan kalian beristirahat dulu!" ucap zaki,


"siap laksanakan!!" ucap semua, semua prajurit membubarkan diri termasuk zivana, zivana menuju toilet untuk membersihkan diri. setelah itu zii menuju rooftop gedung tersebut, tanpa sepengetahuan siapa pun termasuk arya.


Arya yang tengah mencari keberadaan zivana untuk membawanya pergi makan siang saat itu tak menemukan nya, arya menanyakan keberadaan zivana pada zaki yang saat itu tengah makan siang bersama dirga dan aziz


"zaki!" panggil arya


"siap ndan!! ada yang bisa saya bantu??" tanya zaki


"kamu tau dimana zivana?? saya mencarinya dari tadi tapi tidak menemukanya??" ucap arya


"saya tak melihat zii komandan!" jawab zaki


" saya tadi bertemu dengan zivana dia sedang masuk ke toilet" imbuh aziz


"apa dia masih disana??" gumam arya


" apa perlu kami bantu mencarinya komandan??" tanya dirga


"ah iya, kalian tolong bantu saya cari dia, soalnya saya khawatir kalau dia melewatkan makan siangnya takutnya magg nya kambuh lagi seperti kemarin" jawab arya. zaki kaget mendengar zii sakit kemaren


"udah gak papa dia kuat kok! maka dari itu saya mencarinya untuk memastikan dia tak melupakan makan nya kali ini!" jawab arya


"kalau begitu kita berpencar saja mencarinya!" usul dirga yang langsung disetujui oleh arya.


mereka berempat berpencar mencari zivana, memastikan keadaanya baik2 saja, zaki yang tampak paling khawatir pada keadaan gadisnya. zaki sudah mencari kesemua tempat bahkan toilet wanita. dia tak peduli dengan omongan rekan zaki yang menggodanya saat memasuki toilet wanita, yang ada difikiran zaki hanya zivana.


tempat terakhir yang zaki periksa adalah rofftop gedung paling tinggi dari beberapa gedung di mabes tni. zaki sudah berada digedung paling atas, senyum mengembang dibibir zaki ketika melihat zivana tengah duduk di rofftop tersebut sambil melihat kearah bawah, menikmati pemandangan dari atas sana.


"zii" panggil zaki, zivana menoleh kearah asal suara yang memanggilnya, zii tak bergeming, dia kembali memalingkan wajahnya, menatap jauh kearah depan yang nampak rumah2 kecil, zaki mendekati zivana dia ikut duduk disamping gadisnya, zaki tau mungkin zii kesal padanya saat ini.


"zii, kamu ngapain disini??" tanya zaki


"mau ngapain aja, bukan urusan kamu" jawab zii datar


"kamu tau, bang arya menghawatirkanmu, kamu belum makan siang, ntar magg kamu kambuh lagi??" ucap zaki

__ADS_1


"bukan urusan kamu!" jawab zii yang masih tak melihat zaki, zaki meghela nafasnya, dia tau zii marah padanya


"tentu saja itu urusan ku zii, kalau kamu sakit bagaimana?? ayo sekarang kamu ikut turun dan makan siang!" tegas zaki sambil menarik tangan zivana. zivana menghempaskan tangan zaki


"Lepas!!" teriak zii


zaki tak bergeming digendongnya zivana ala bridal style menuruni rofftop tersebut.


hupp


" kyaaa!!!! turunin gue!!!" teriak zivana


"kalau kamu masih berontak dan gak mau makan aku akan menggendongmu sampai kantin!" ucap zaki sambil terus menggendong zivana, zivana yang takut jatuh reflek meggulungkan tanganya dileher zaki, zaki mengulum senyum melihat zivana menggulungkan tanganya dileher zaki.


"kamu cukup berat juga ya zii??" goda zaki


"makannya turunin gue! oke gue mau makan! cepet turunin, malu tau kalau sampai ada yang tau!!" dengus zivana


" bener ya kamu makan??" ucap zaki


"iya bawellll" teriak zii, akhirnya zaki menurunkan zivana dari gendonganya, zii yang terbebas dari gendongan zaki langsung melarikan diri, menahan malu, pipinya sudah bersemu merah, jantungnya yang ingin lari dari tempatnya membuat zii salting. membuat zaki tertawa melihat sikap gadisnya yang malu malu meong.


Tanpa sadar ada sepasang mata yang melihat adegan zaki menggendong zivana, yang membuatnya meradang cemburu, dia akan memberi pelajaran pada zivana jika ada kesempatan..


.


.


.


.


Haiii readerrssssss on the way ultah ziii iniii..... kadoo mana kadoo buat zii. zivana gak minta muluk2 kok readers cuma minta votee, and like yang buaaaanyaaakkk😂


.


.

__ADS_1


.


maaf kalau masih ada typo😊


__ADS_2