
Pagi ini aura akan kembali ke surabaya, anggara dan alfian sudah berada dirumah arya untuk menjemput aura. aura sudah mengepak barangnya, jawab yang masayaa allah banyak, dari bajunya sendiri dan oleh2 yang aura bawa, jawab membuat alfian mengomel dari pagi.
"Zii gue pamit yaa jaga diri loe baik2, gue bakal kangen sama loe zii?? " ucap auraa
" ihh lebay deh loe raa, gue masih bisa pulang" jawab zii
" udah2 peluk2 kan nya ayo ra, jawab kalau kamu gak cepat gue tinggal" ucap alfian
"iya iyaa kak al bawel" dengus aura, jawab aura berpamitan pada arya dan nia dan kembali memeluk sahabatnya.
"ayoo raa" teriak alfian
" cerewet banget kakak loe zii" bisik aura
"hahahaha kak al loe dikatai cerewet sama aura! " adu zii
"sialan loe kampret!! " dengus aura, jawab semua yang ada disitu tertawa melihat wajah sebal aura
"biarin ntar kalau dia tidur, biar gue buang ke lumpur lapindo, biar ilang sekalian! " jawab al
"terus!! terus aja gitu, seneng emang loe zii, sahabat loe teraniaya gini" jawab aura
"hahahaha bodo!! udah sana loe pulang, kasian bokap sama kakak gue" ucap zii
"sayang, papa pulang dulu yaa, jangan bikin repot om sama tante kamu" pesan anggara
yaelah paa yang ada anak gadismu ini yang mereka siksa batin zivana
Zii hanya tersenyum menanggapi perkataan papanya.
"iya papaku sayang?? papa jaga kesehatan yaa, kak al jagain papanya zii yaa?? " teriak zivana
"iyaa adek, jawab gak perlu teriak! terima kasih udah bantu kakak dihotel" ucap alfian.
"iya sama sama jangan lupa gajinya ya kak! " goda zii
" arya maaf saya ngerepotin kamu, jawab untuk jagain zivana, jawab dan juga kamu nia maafin mas udah ngrepotin" ucap anggara
"mas, jawab gak perlu minta maaf, jawab arya dengan senang hati bisa ngebimbing anak nakal ini" jawab arya
__ADS_1
"kalau gitu kami pamit assalamualaikum" ucap anggara
"waalaikum salam" jawab semua
mobil alfian melaju meninggalkan rumah dinas arya, jawab arya dan yang sudah tak terlihat lagi. zaki dan junior nya sedang melakukan joging, zaki yang menghampiri zivana yang masih berdiri sidepan rumah arya.
"zii" panggil zaki
zii yang kaget mendengar suara zaki dari belakang, langsung membalikan badan mendapati zaki dengan peluh yang mengalir dari dahinya, jawab membuat yang melihat waauuuwwhh
"eh,, mas zaki?? " jawab zivana
"ngapain zii, kok berdiri disini sendiran?? " tanya zaki
"oh, tadi papa jemput aura buat bakik ke surabaya, jadi masih mager kedalam hehehe" jawab zii sambil cengengesan
"kemaren pulang jam berapa dari jalan2nya?? "tanya zaki
" sore, setelah beli oleh2 langsung balik kok! " jawab zii
kok berasa diintrogasi pacar siiehhh, apa perasan gue aja
"mungkin ke kantor mau ambil mobil" jawab zii
"kalau gitu aku jemput ya zii?? " pinta zaki
"emmz gimana yaa?? " ucap zii tampak mikir
"ayo lah zii?? nanti mungkin gak latihan fisik kok, mungkin semacam test tulis gitu! " ucap zaki
"oke deh! " jawab zivana
"ya udah, aku balik dulu yaa bye zii" pamit zaki
"bye" jawab zivana melangkahkan sambil melambaikan tanganya
zivana melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah, zii mau membersihkan dulu sebelum pergi mengambil mobilnya, setelah selesai mandi zivana menuju meja makan yang disana sudah ada arya dan nia, mereka menikmati sarapanya dengan khidmat.
"zii kamu pesan taxi online aja ya, om harua antar tantemu dulu" ucap arya
__ADS_1
" zii dijemput zaki om! " jawab zivana
"cieeeee sekarang zaki kemaren zain besok dokter radit! " goda nia
"apaan sih tant, zii gak enak aja mau nolak dan lagian sekarang dari pada pakai ojol kalau ada yang ngasih tumpangan lebih baik kan ikut aja tant, uangnya bisa hemat hehehe" jawab zii
"tente kira kamu suka sama zaki?? " godanya lagi
" tant zii itu masih belum bisa ngebahagiain papa, jadi zii belum mau pacaran dulu! " terang zivana
"bagus itu baru keponakan om! " jawab arya.
Setelah itu tak ada obrolan lagi dari mereka, arya dan nia sudah berangkat terlebih dahulu, zivana tengah menungggu zaki diteras sambil mengikat tali sepatunya, suara klakson dari motor zaki menbuat zii mendongakkan wajahnya, zivana melihat zaki yang sudah siap dengan seragam lorengnya lengkap, zii mengulas senyum manisnya mendapati zakinsudah datang menjemputnya.
"maaf lama" ucap zaki
"gak papa lagian, aku juga baru selesai ngiket tali sepatu" jawab zii
"ya udah ayo, keburu siang! " ajak zaki sambil memakaikan helm untuk zivana, jawab zivana menerima dengan senang hati dan naik diatas jok motor zaki.
"pegangan! " jelas zaki, zivana langsung melingkarkan tanganya dipinggang zaki, meskipun ini bukan pertama kalinya zaki memboncengi zivana tali detak jantung zaki tidak bisa dikontrol lagi, begitu juga zivana yang dulunya tak ada persaan apa2 sekarang muncul perasaan aneh yang zii rasakan.
Zaki memacu motornya menuju kantor mabes tni, zaki menbelah jalanan pagi kota malang yang sepeti baisa sudah ramai disaat jam sibuk. tak butuh waktu lama zaki dan zivana sudah berada diarea parkir, zii melepaskan helm yang dipakainya dan mengembalikan ke zaki. mereka berjalan berdua menuju sebuah ruangan dimana tempat test tulis akan diadakan. zii sempat ragu karena dia bukan salah satu prajurit disana.
zii duduk diluar ruangan, dengan memainkan hp sebagai penghilang jenuh. jawab tiba2 suara langkah kaki mendekat kearah zivana, zii mendongakkan waajahnya mendapati seseorang tengah berdiri didepanya sambil melipat kedeua tanganya.
.
.
.
jengg jengg... siapa kah ituuuuuu???? jawab penasaran ikuti kelanjutanyaaa yaaa π
.
.
jangan lupa like, jawab coment and votee yang buaaanyaak yaaa π
__ADS_1
maaf kalau ada typo