
Melenggang manja di jalanan yang lumayan padat sama si cantik bikin Ella gak bisa memaksimalkan kecepatannya. Tapi gak masalah, jarak rumah sama bimbelnya gak jauh-jauh amat juga. Lagi enak-enakan nikmati suasana tiba-tiba aja nyalip mobil dan berhenti mendadak bikin Ella kontan ngerem motornya. Hampir aja terjadi tabrakan karena tingkah ugal-ugalan yang punya tu mobil.
Ella masih ngatur nafasnya yang tadi hampir berhenti karena kaget, nasib baik masih hidup dan cantik gak lecet sedikit pun. Dua orang berpakaian hitam dari ujung kaki sampek ujung kepala plus aksesoris kaca mata hitam turun dari mobil mewah itu yang juga hitam warnanya. Kompakan banget semua hitam-hitam, kayak habis kesamber petir terus gosong. Ella tergidik membayangkan bak film action, kalo gak salah penjahat yang penampilannya kayak gitu, sejenis mafia atau sindikat-sindikat.
"Maaf Nona, Tuan memerintahkan untuk membawa Nona dalam keadaan sehat tanpa cela." Menunduk memberi hormat dan menyampaikan perintah tuannya sebelum menggiringnya.
"Gue gak kenal sama kalian atau Tuan kalian." Katanya melihat dengan tatapan waspada tingkat tinggi, siapa aja bakal ngeri kalo dalam posisi kayak gini.
Seseorang yang bertubuh lebih tinggi mengunci kedua tangan gadis bertubuh mungil itu. Berbedaan tinggi badan mereka membuatnya lebih mudah menjalankan aksinya dan dengan cekatan mengikatnya untuk berjaga-jaga kalau ada hal yang tak bisa mereka prediksikan. Sebelumnya, Tuan mereka telah mengatakan jangan sampai terkecoh dengan postur tubuhnya yang mungil tapi memiliki tubuh dan skill bela diri yang hebat.
__ADS_1
"Maaf Nona, kami harus membawa anda atas perintah Tuan muda." Membimbingnya kedalam mobil dengan tali (bayangin aja kayak bawa sapi ke padang rumput di giring pakek tali).
Bukan Ella namanya kalau cuma diam dan pasrah, semua gaya udah di coba. Dari nendang, jambak, cakar atau apa lah itu dan gak ada satu pun yang berhasil karena tangannya udah di ikat di belakang dan mereka membuat jarak dengannya. Terakhir ngeluarin jurus andalan buat bikin mereka luluh dan ngelepasin, memasang mode wajah malaikat tanpa dosanya.
Dua orang berwajah tembok itu gak bergeming, bahkan mereka sama sekali tak memalingkan wajahnya. Saking kesalnya Ella menginjak kaki salah satunya sekuat tenaga. Sungguh ajaib ekspresi wajahnya gak berubah sama sekali, tetap datar kayak tembok! Apa tu orang udah mati rasa jadi gak bisa ngerasain sakit atau sejenisnya.
"Tolong.... Gue di rampok...!!!" Sadar salah ngomong, "Gue di culik! tolong.... Gue mau di jual ke luar negeri buat jadi wanita penghibur..!" Teriak sekencang-kencangnya sampek rasanya suara mau putus. Apa lah daya tak ada satu pun orang yang menolongnya.
"Sialan ya kalian, gue sumpahin kalo mati ngambang biar gentayangan!" Gak ada reaksi apa pun dari dua algojo itu, mereka udah kayak robot. "Kalian tu ya, masak culik anak di bawah umur kayak gue? Dada sama pantat gue aja masih rata alias belum tumbuh. Siapa yang mau beli gue kalo kalian jual nanti?" Cerocosnya.
__ADS_1
"Mohon kerja samanya Nona agar pekerjaan kami bisa cepat selesai."
Wajahnya melongo saat pintu mobil mereka tutup dan hanya membiarkannya dengan seoramg supir yang tak kalah dengan mereka.
Berpakaian hitam dengan aura mistis yang kental. Ella menelan ludah, bener-bener gak bisa ngelakuin apa pun Tasnya juga di ambil paksa, padahal hpnya ada di dalam sana.
Tamat riwayat kali ini.
**********************
__ADS_1
Jangan lupa kasih jempol kalian ya buat Authornya tambah semangat lagi.
Makasih udah mampir dan baca 😘😘😘😘😘😘😘😘😘