Cinderella Jaman NOW

Cinderella Jaman NOW
Malaikat Maut Berwajah Tembok ????


__ADS_3

Sepanjang jalan Ella memperhatikan rute yang mereka lalui, mengingat apa pun di jalan. Sampai berapa tiang listrik di hitung biar entar kalo mau lari ingat jalan pulang alias gak nyasar. Malaikat maut berwajah tembok masih anteng nyetir, gak terpengaruh sama ancaman ocehan atau apa pun yang Ella lakukan. Capek bikin drama sama sumpah serapah akhirnya Ella memutuskan untuk diam, gak ada hasilnya malah buang-buang tenaga.


Mobil yang membawa Ella akhirnya berhenti di sebuah rumah rumah kayu klasik yang tak seberapa besar berada di pinggiran kota. Suasana sangat asri, kalo gak dalam keadaan kayak gini Ella bakal girang bukan kepalang. Matanya tak luput dari sawah yang berada di samping rumah tersebut, pengen banget nyebur kesana buat cari ikan. Jiwa petualangnya udah berontak pengen beraksi.


"Mari Nona?" Membukakan pintu menyuruh tawanannya turun.


"Ogah." Bersikukuh tetap di dalam mobil, mungkin lebih aman disini di bandingkan masuk ke dalam rumah yang gak tau apa yang menunggunya.


"Apa harus saya gendong?" Mengulurkan tangan untuk menggendong.


"Oke, gue turun!" Sewot sambil ngomel gak karuan.


Tio hanya tersenyum dan menggelengkan kepala.


"Eh mas? Kalau entar gue mati jangan lupa buat kasih kabar sama Papa." Mengurungkan niatnya buat turun, kakinya menggantung.


"Baik Nona, Nona ingin di makamkan dimana?"

__ADS_1


Ella melotot kesal, ni orang emang bener ngejengkelin. Gak bisa apa sedikit menghibur berkata-kata manis.


"Gak perlu, gue bisa ngubur diri gue sendiri."


"Iya, ternyata Nona memiliki bakat yang luar biasa." Katanya dengan tersenyum, ngerasa lucu.


"Lo tu ya makin lama makin nyebelin! Gue las mulut lo entar!" Katanya frustasi.


"Silahkan." Memberikan kode untuk segera turun. "Gak ada yang berubah selama Nona mengulur waktu disini. Apa perlu kita berbincang sampai malam hari? Atau Nona ingin disini sendiri? Mungkin akan sangat gelap saat malam dan tentu saja saya akan mengunci anda di dalam sendirian. Kata orang saat malam disini banyak hewan liar yang berkeliaran. Saya akan merasa terhormat kalau Nona meminta tolong saat bertemu nanti." Melakukan sedikit ancaman melihat tak ada reaksi dari cewek itu.


Ella yang emang dari sononya takut gelap segera turun mendengar ancaman malaikat maut tersebut, apa lagi di tambah hewan liar yang gak bisa ia bayangkan. "Gue sumpahin lo jomblo sampek jadi aki-aki." Memasang wajah jutek dan sorot mata yang tajam.


Baru kali ini Ella ketemu sama orang yang luar biasa ngeselin. Di lihat dari wajah emang ganteng, apa gunanya wajah ganteng kalo ngeselin kayak gitu.


Ella mengedarkan pandangannya kesekitar, rumah itu di kelilingi oleh sawah yang siap tanam. Pagar alami yang ia yakini itu adalah kolam ikan mengelilingi area itu, satu-satunya akses keluar masuk adalah jalan yang ia lalui tadi. Itu pun di jaga oleh dua orang berbadan kekar yang wajahnya nyeremin banget, gak ada ramah-ramahnya.Emang gak ada jalan buat melarikan diri selain nyemplung ke dalam kolam. Sialnya lagi Ella gak bisa berenang! Ya udah deh terima nasib sekaligus banyak-banyak berdoa.


"Silahkan Nona ...."

__ADS_1


Ella mencibir ke arah laki-laki tegap yang membukakan pintu untuknya. Sejauh mata memandang yang terlihat orang-orang berwajah tembok.


"Saya akan melepaskan ikatan tangan Nona, tapi jangan membuat keributan."


Rasanya lega banget ikatan tangannya di lepas, walau tali yang di gunakan tak menyakiti tangannya sama sekali karena berbahan sangat lembut.


"Saya ingatkan untuk tidak berbuat gegabah yang akan merugikan anda sendiri." Katanya melihat gelagat cewek mungil itu ingin melancarkan aksinya. "Silahkan, Tuan sudah menunggu anda di dalam." Mempersilahkan.


Ella menerka-nerka sosok bos yang menculiknya. Bayangan imajinasinya sosok Bapak-bapak berperawakan gendut, berewokan dan tentu aja udah tua. Bayangin aja bikin ketawa, gimana pas ketemu entar?


"Apa yang lo ketawain?"


Ella menoleh ke arah suara yang ia yakini dalang dari semua ini.


***************


jangan lupa like sama vote nya biar bikin Author tembah semangat.

__ADS_1


😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2