
"Rega?" Katanya dengan senyum sumringah.
Ella memalingkan wajah saat melihat siapa yang menyapa mereka, agak syok bisa ketemu disini.
# flash back #
Rega melihat jam tangannya, kali ini ia akan menumui klien di luar kantor. Klien yang satu ini agak berbeda, investasi besar menantinya saat kesepakatan terbentuk yang akan menguatkan pondasi perusahaannya.
Sekertarisnya telah memilihkan tempat yang menurutnya sangat cocok. Rega menurut karena semua persiapan telah sekertarisnya lakukan. Saat memasuki halaman kedai yang di maksud ia melihat sosok Willy sahabatnya yang udah lama banget gak ketemu turun dari mobil dengan menggendong seorang wanita.
Bukan hal yang tabu melihatnya bersama wanita karena Willy terkenal playboy di masa mereka SMA dulu dan sampai sekarang, udah banyak koleksi pacarnya dari bermacam-macam profesi yang tentunya memiliki standar cantik dan seksi. Karena kekayaan dan wajahnya bikin Willy gampang banget dapetin cewek. Wanita yang ada di punggungnya itu terkesan jauh dari kata seksi dengan badan kecil, rata kayak triplek dengan pakaian sederhana banget.
Rega mengernyitkan alisnya, mirip banget sama style Ella mana mungkin Willy bisa bawa tu cewek apa lagi sampek nemplok kayak gitu? Ella bukan tipe wanita yang bakalan mau bermanja ria sama cowok apa lagi di tempat umum yang bakal di lihat semua orang. Baru beberapa hari gak ketemu pikirannya langsung tertuju sama cewek tengil sekaligus cerewet itu. Bahkan cewek lain di lihatnya sama ma tu anak.
Gak lama sekertaris Yun datang, melihat bosnya datang lebih cepat ia setengah berlari menghampiri. Klien yang mereka tunggu tak berapa lama datang, setelah menyambut dan berbasa basi akhirnya mereka masuk ke dalam kedai. Yun menunjukkan kartu VIP keanggotaan pada penjaga sehingga mereka semua dapat masuk.
Mata Rega lagi-lagi tertuju pada sosok Willy yang bercengkrama dengan wanita. Entah kenapa rasa penasarannya menjadi sangat besar hingga memutuskan untuk menyapa sahabat lamanya itu.
__ADS_1
# flash on #
Ternyata mata Rega masih normal alias gak rabun jauh maupun dekat. Cewek yang di gendong Willy memang benar Ella. Cewek tengil itu emang super ajaib, muncul dengan keajaiban-keajaiban yang gak pernah Rega bayangkan sebelumnya.
Kalo dulu ketemu sama sugar dady nya, kali ini entah siapa lagi. Yang hebatnya lagi, ia bisa menggaet cowok-cowok dengan materi bejibun dan yang pasti mereka bukan orang biasa dengan tubuh ratanya.
"Lama gak ketemu, apa kabar bro?" Katanya senatural mungkin mengulurkan tangan, memendam perasaannya dan rasa ingin taunya yang begitu besar.
Willy menyambut uluran tangan Rega, "Oke, lo sendiri gimana? Gak nyangka bakal bisa ketemu lo disini."
"Yang kayak lo liat, gue baik," Sesekali melirik ke arah Ella yang menyembunyikan wajahnya di balik bahu kekar Willy. Ada perasaan tak suka saat melihatnya, bahkan bisa di bilang cemburu. Pengennya dia yang gendong cewek tengil itu bukannya Willy sang playboy.
"Ada urusan bisnis sama klien. Sekertaris gue udah duluan nemenin mereka." Katanya lagi, masih menatap ke arah Ella yang sembunyi kayak siput dalam cangkang.
"Kalo lo?" Ini pertanyaan inti yang menentukan hidup dan matinya, pengen sih langsung tanya mereka ada hubungan apa tapi kan gak banget langsung gitu.
"Cuma mampir buat makan siang."
__ADS_1
Willy menyadari tingkah Rega yang sesekali mencuri pandang ke arah Ella bahkan tatapan matanya penuh arti, sikap Ella yang dari aktif menjadi pasif semakin membuat Willy curiga.
"Gue duluan, gak enak kelamaan disini." Pamitnya karena sekertarisnya memberikan kode untuk segera melakukan pertemuan.
"Oke, kalau udah selesai gue tunggu lo. Minta antar pelayan ketempat gue." Memberikan kode keras untuk makan bersama.
Bukan cuma Rega yang punya pertanyaan besar tapi Willy juga. Walau Rega menutupinya dengan baik, Willy dapat melihat perubahan sikap Rega saat melihat Ella. Bahkan Ella tak kalah mengejutkan, dia jadi pasif dari yang aktif.
********************
Klik jempol nya buat Like Like Like ....
Jangan lupa vote nya juga yah ....
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Biar Authornya tambah semangat lagi
__ADS_1
Terimakasih buat dukungan dari kalian semua
😘😘😘😘😘😘😘😘