Cinta dari Korea

Cinta dari Korea
Episode 102 "Tak Terduga"


__ADS_3

* 2 Minggu telah berlalu *


Tidak terasa Indah telah ditinggal oleh Adit sudah 2 Minggu dan hari cepat berlalu dengan segudang kesibukan yang Indah miliki, membuatnya mampu menghilangkan rasa sedihnya lantaran di tinggal oleh Adit.


Indah sudah mampu menguasai emosi dan perasaannya, setiap hari Adit selalu bertelepon atau video call dengan Indah dan itu yang membuat Indah dan Adit menjalin hubungan jarak jauh menjadi kuat satu sama lain.


*********


"Ayo gaes semangat!! Kurang 10 menit lagi pulang, ayo yang cepat kerjanya!" Ucap Indah berteriak, menyemangati para bawahannya sembari dia berjalan menuju meja leadernya.


Suara Indah yang keras itu sontak membuat bawahannya menoleh ke arah Indah, "Semangat!" Ucap serentak bawahannya Indah dengan wajah mereka yang bersemangat.


Indah tersenyum melihat bawahannya yang begitu bersemangat, lalu dia melanjutkan langkahnya menuju meja leadernya, sembari dia memainkan ponselnya.


Ada pesan masuk dari Ajeng adiknya, "Mbak, nanti jadi pulangkan? Pulang jam berapa mbak?" Pesan masuk dari Ajeng dan langsung Indah balas.


"Ndah, nanti jadi ikut makan-makan nggak sama anggota leader?" Ucap Ria Leader Quality yang merupakan rekan kerja Indah yang 1 departemen dengannya.


"Nggak mbak, aku nggak ikut. Aku langsung pulang soalnya, maaf ya?" Jawab Indah sembari dia membalas pesan masuk dari Ajeng adiknya tadi.


"Ayo lah Ndah ikut, nanti pulangnya habis makan kan enak? Lagian rumah kamu juga jauh loh Ndah, makan dulu, biar ada tenaga!" Sahut Ria yang memaksa Indah untuk ikut acara makan bersama anggota leader lainnya itu.


"Nggak deh mbak Ria, lain kali aja, soalnya aku disuruh ibuku biar cepet pulang. Maaf ya!" Timpa Indah kepada Ria, sembari dia menulis hasil produksi departemennya selama 8 jam berkerja ini.

__ADS_1


"Sayang banget nggak ada kamu, jelas nanti nggak serame biasanya, ya udah deh ... Hati-hati ya Ndah!" Sahut Ria dengan wajah kecewanya, sembari dia juga menulis hasil produksi di areanya hari ini.


Setelah beberapa menit Indah dan Ria menulis di meja leadernya, tidak disangka bel pulang kerja sudah berbunyi, menandakan sudah waktunya berhenti dari aktivitas kerjanya, sontak Indah dan Ria menyudahi pekerjaan mereka.


Indah lantas bergegas keluar dari area produksi dan tak lupa dia checklock dahulu sebelum pulang, lalu dia berjalan menuju area parkir mobilnya sembari dia memainkan ponselnya.


"Iya buk, ini Indah sekarang sudah pulang kerja, Indah otw pulang" Pesan terkirim ke Ratna ibunya Indah, yang menanyakan kabar anaknya itu.


Indahpun masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya menuju rumahnya yang terletak di Kota A, wajah Indah tampak gelisah saat ini, lantaran sedari tadi ponselnya Adit tidak bisa dihubungi.


"Kemana dia? Tumben banget dia nggak ngabarin aku, bahkan nomornya juga nggak aktif lagi" Gumam Indah yang masih memikirkan Adit, karena sudah dari pagi pesan Indah tidak dibalas oleh Adit.


Dari tadi pagi Indah sudah mengirim pesan untuk Adit, namun sayang pesannya tidak terkirim, lalu Indah mencoba menghubungi Adit berkali-kali, sayangnya nomornya pun juga tidak aktif, hal ini membuat Indah khawatir akan terjadi apa-apa dengan calon suaminya tersebut.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam, akhirnya Indah sudah sampai di rumahnya, saat mobilnya akan masuk ke halaman rumahnya, Indah melihat sebuah mobil hitam terparkir di depan gerbangnya.


Indah berjalan masuk ke rumahnya dengan wajahnya yang kesal, kini Indah sudah berada tepat di depan pintu rumahnya, dia melihat ada 2 pasang sepatu laki-laki dan sepasang sepatu hak tinggi yang tergeletak di depannya saat ini.


"Sepatunya siapa ini? Oh ... Pasti tamunya ayah dan ibu, pantesan parkir mobil sembarangan" Ucap Indah, sembari dia melepas sepatunya itu dan berjalan masuk ke dalam rumahnya.


"Assalamualaikum ..." Ucap Indah dengan keras, tapi tidak ada yang menjawabnya, wajah Indah tampak bingung dan dia melihat ke ruang tamunya tampak kosong tidak ada seorang pun di dalamnya.


"Loh, kok nggak ada orang? Terus ini sepatunya siapa dong?" Gumam Indah kebingungan, sembari dia melanjutkan langkahnya berjalan ke ruang keluarga yang juga sama tidak ada orang di dalamnya.

__ADS_1


"Kamu sudah pulang nak?" Ucap Ratna ibunya Indah, sontak Indah terkejut lalu menoleh ke arah dapur dan melihat calon mertuanya sudah duduk di meja makan bersama ayah dan adiknya tersebut.


"Loh ayah, bunda, kok ada disini? Sejak kapan?" Ucap Indah dengan senang sembari berjalan menghampiri kedua calon mertuanya itu.


Ratna pun menceritakan kalau kedua calon mertuanya sudah disini dari sore hari tadi, wajah Indah tampak senang melihat Hermawan calon mertuanya itu yang ternyata sudah pulih dari sakitnya dan dia juga sudah bisa berjalan, walaupun harus di bantu.


Merekapun berbincang sebentar di meja makan, "Bun, Adit tidak ikut kesini ya?" Ucap Indah kepada Dian ibundanya Adit dengan wajahnya yang penasaran.


"Ah iya, maaf sayang ... Adit sedang sibuk bekerja di luar kota, jadi dia tidak bisa ikut, kamu pasti kecewa, maaf ya sayang!" Sahut Dian.


"Iya tidak apa-apa kok Bun" Timpa Indah sembari tersenyum mencoba menutupi kekecewaannya itu.


"Ya sudah sayang, kamu ganti pakaian dulu, habis itu ayo kita makan bersama" Sahut Hermawan calon mertuanya Indah.


"Ya sudah, Indah pamit dulu ya" Timpa Indah kepada semua orang yang berada di meja makannya saat ini dan dia langsung bergegas pergi menuju kamarnya, yang terletak di depan ruang keluarganya itu.


Indah berjalan menuju kamarnya dengan perasaannya yang kecewa, lantaran dia berharap Adit bisa kesini bersama kedua orang tuanya saat ini.


"Kapan kamu ada waktu dit?" Ucap Indah dalam hatinya, yang sekarang sudah hampir sampai di depan kamarnya yang masih terkunci itu.


Indahpun membuka kamarnya, lalu dia masuk ke dalam kamarnya, tampak gelap lantaran lampu kamarnya yang belum dia nyalakan, lalu Indah menutup pintunya dan menekan saklar lampu kamarnya itu.


Betapa terkejutnya Indah saat ini melihat seseorang yang berada tepat di depannya saat ini, "Adit ...?" Ucap Indah dengan senang saat melihat Adit yang berada di kamarnya saat ini.

__ADS_1


Bersambung ...


Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊


__ADS_2