Cinta dari Korea

Cinta dari Korea
Episode 67 "Senyuman yang Indah"


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 11.30, Indah sudah sarapan dan sudah berpakaian rapi, Indah sudah membawa tas yang isinya bekal makanan.


Indah keluar kamar dan menguncinya kamar kostnya, sembari berjalan menuju ke parkiran sepeda motornya yang berada didepan kostnya, Indah mengirim pesan untuk Dimas.


Indah keluar dan mengendarai sepeda motornya menuju rumah sakit tempat Dimas bekerja saat ini.


Kurang lebih 30 menit Indah sudah sampai di rumah sakit tempat Dimas bekerja, Indah menunggu Dimas di sebuah taman rumah sakit sembari dia memainkan ponselnya.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



Ada pesan masuk dan panggilan tak terjawab dari Bunga Soba untuknya, wajah Indah berubah kesal saat membaca pesan masuk dari Adit.


"Indah, kamu dimana? Aku sudah di depan kamar kamu" Pesan masuk dari Adit yang berkali-kali menanyakan keberadaannya.


"Kemana aja dari tadi kok baru hubungi aku sekarang?" Gumam Indah dan tak membalas pesan dari Adit, sembari tangannya melihat jam tangan yang berada di pergelangan tangannya itu.


Dimas baru saja istirahat dan berjalan keluar menemui Indah yang sudah menunggunya di taman rumah sakit.


Dari jauh, Dimas melihat Indah yang tengah duduk santai memainkan ponselnya dengan wajahnya yang cantik terpancar hingga kejauhan.

__ADS_1


Membuat Dimas terpesona dan tersenyum melihat Indah, Dimas mengeluarkan ponselnya dari saku jasnya, lalu memotret Indah dari kejauhan.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



"Cantik" Ucap Dimas dalam hatinya yang melihat foto Indah dari ponselnya itu, lalu Dimas berjalan menuju Indah.


"Hai Ndah!" Ucap Dimas yang berjalan menuju Indah dengan senyumannya yang mengembang.


"Hai pak dokter Dimas, hehe" Sahut Indah tersenyum dan masih duduk di bangku yang berada di taman tersebut.


"Ohh iya.. pak Dimas belum makan siang kan? Ini aku udah bawain makanan pak, hehe" Ucap Indah dan membuka isi kotak tersebut.


" Wah... Alhamdulillah rejeki. Kamu yang masak sendiri Ndah?" Sahut Dimas dengan antusias.


Indah tertawa "Hehe, Iya dong. Ini khusus buat dokter Dimas yang sudah baik hati kepadaku, Seonmul (hadiah)" Ucap Indah kepada Dimas.


"Seonmul? (hadiah), wahh gomawoyo Indah ssi" Sahut Dimas dengan senang hati menerima bekal makanan dari Indah tersebut.


Indah melihat Dimas memakan makanannya "Otokkae? (Bagaimana)" Ucap Indah kepada Dimas.

__ADS_1


"Enak banget, serius ini kamu yang masak Ndah?" Sahut Dimas yang memuji masakannya tersebut.


Indah tersenyum dan mengangguk, Dimaspun menghabiskan semua makananya, tak terkecuali dengan buah yang Indah berikan tersebut.


Dimas mengambil 1 potong buah apel yang sudah ditusuk dan diberikan kepada Indah "Ini, kamu juga makan" Ucap Dimas sembari tangannya memberikan buah tersebut kepada Indah.


Indahpun mengambilnya "Makasih Dim" Ucap Indah dan langsung memakannya.


Mereka masih duduk di taman tersebut sembari berbincang satu sama lain, Indah yang mempunyai masalah hubungannya dengan Adit seolah bahagia tidak nampak kesedihan pun di wajahnya.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



"Nah, senyum itu yang bisa menghapus lukamu Ndah!" Ucap Dimas dalam hatinya yang melihat Indah tersenyum manis dan menambah kecantikannya saat ini.


"Adit bodoh banget, wanita secantik dan semanis Indah dia sia-siakan begitu saja, Sudah jelas Indah tunangannya" Ucap Dimas dalam hatinya dan masih melihat Indah yang tersenyum saat ini.


Bersambung ...


Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊

__ADS_1


__ADS_2