Cinta dari Korea

Cinta dari Korea
Episode 74 "Menganggap Rendah"


__ADS_3

Indah terbangun dari tidurnya, tubuhnya yang berbalut piyama ungu muda masih terbaring diatas kasur kostnya yang empuk tersebut.


Indah melihat ponselnya ada beberapa pesan masuk dari Bunga Soba yaitu Adit yang memintanya untuk membalas pesannya.


Indah memang sedang marah dan kesal dengan Adit, beberapa hari ini pesan Adit tidak pernah dia balas hanya dia baca saja, membacanya saja membuat mood Indah menjadi jelek saja.


Setelah membaca pesan dari Adit, Indah beranjak pergi ke kamar mandi yang berada di dalam kamar kostnya, setelah itu dia menunaikan kewajibannya sebagai umat muslim yakni menunaikan sholat ashar.


"Makan apa ya enaknya ini?" Ucap Indah yang sedang menguncir rambutnya sembari dia melihat penampilannya di kaca yang berada di depannya tersebut.


Dengan memakai celana jeans dan jaket hitam, serta riasan wajah yang natural dengan lipstik bewarna merah muda, Indah pergi keluar kostnya untuk membeli makan malamnya.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



Indah singgah dahulu di sebuah minimarket untuk membeli beberapa kebutuhannya di kost, sembari dia tersenyum membaca pesan dari Dimas temannya yang seorang Dokter Spesialis Jantung tersebut.


"Dimas baik banget sih... Makasih ya atas perhatiannya, berkat kamu yang terus menyemangatiku, aku jadi kuat menghadapi semua cobaan hidup ini" Ucap Indah dalam hatinya, sembari dia mengetik pesan balasan untuk Dimas.


Kantung belanjaannya pun sudah penuh dengan berbagai macam barang yang Indah butuhkan, Indah keluar dari minimarket dengan menenteng tas belanjaannya, dengan senyumannya yang terus mengembang di bibirnya saat ini, membuat siapapun pasti iri akan kecantikannya Indah.


Saat Indah hendak mengendarai sepeda motornya, Indah terkejut melihat sosok perempuan berbaju biru tua dengan kaca mata hitam serta penampilannya yang fashionable membuat Indah terkagum dengan perempuan tersebut.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



Perempuan tersebut turun dari mobil sedannya yang mewah dan berjalan menuju dirinya, sembari tangannya membuka kaca mata hitamnya yang terpakai di matanya tersebut dan terlihat jelas tatapan tajam matanya.

__ADS_1


"Nanda!!!" Ucap Indah terkejut dalam hatinya saat melihat perempuan yang di depannya adalah Nanda.


Nanda menatap Indah dengan tatapan khasnya yang memperlihatkan matanya yang bulat dan tatapannya yang sinis kepadanya.


"Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan sekarang kepadamu" Ucap Nanda kepada Indah, sembari dia menoleh ke kanan dan ke kiri seraya ingin menemukan sebuah tempat yang nyaman untuk membicarakan sesuatu kepada Indah saat ini.


"Kalau kamu ada waktu sekarang, ayo ikut denganku!" Timpa Nanda kepada Indah dengan serius.


"Mau ngomong apa sih Nanda, kok kayaknya serius banget?" Ucap Indah dalam hatinya, sembari dia memikirkan apakah dia harus mengiyakan permintaan Nanda.


Indahpun pergi mengendarai sepeda motornya itu dan disusul dengan Nanda yang mengikutinya dari belakang.


Indah dan Nanda sudah sampai di sebuah cafe yang tak jauh dari lokasi minimarket tempat mereka bertemu tadi, Indah memarkiran motornya dan segera masuk ke dalam cafe tersebut.


Tidak berselang lama, Nandapun datang dan segera masuk ke dalam cafe tersebut dan mendapati Indah yang sudah duduk di meja sembari memainkan ponselnya.


Indah melihat penampilan Nanda yang begitu fashionable, ada rasa kurang percaya diri dibenak Indah saat dirinya melihat semua yang dipakai Nanda begitu mewah dan mahal.


Nanda tersenyum licik "Baru juga karyawan pabrik, sudah sombong seperti ini" Ucap Nanda dalam hatinya sembari dia melihat-lihat buku menu yang ada di cafe ini.


"Mbak, saya pesan Hot Capuccino 1" Ucap Nanda kepada pelayan cafe tersebut.


Indahpun sudah memesan makanan dan minumannya, kini mereka duduk berdua berhadapan tanpa sepatah katapun mereka terdiam membisu.


Hingga beberapa menit kemudian pesanan mereka sudah datang, dan disajikan diatas meja mereka, Indahpun menyantap makanannya lantaran perutnya sudah tidak bisa dikondisikan lagi.


Nanda melihat Indah yang sedang menyantap makanannya "Sebegitu laparkah kamu?" Ucap Nanda sembari tersenyum tipis melihat Indah.


"Ya..." Sahut Indah dengan singkat, lantaran dia tidak ingin Nanda mengganggu dia makan saat ini.

__ADS_1


Indah sudah selesai makan "Kamu mau ngomong apa?" Ucap Indah sembari dia mengusap bibirnya dengan tisu tersebut.


"Ok, aku langsung saja. Apa kamu benar-benar mencintai Adit saat ini? Atau kamu terpaksa mencintai Adit lantaran perjodohan kalian berdua?" Ucap Nanda dengan lirikan matanya yang khas tersebut.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



Indah membalas dengan tersenyum sinis kepada Nanda "Apa aku harus jujur tentang perasaanku ke Adit? Kenapa kamu tanya tentang hal sensitif ini kepadaku?" Sahut Indah.


"Kamu jawab saja kalau kamu memang tidak mencintai Adit, aku sudah tahu kamu dan Dimas saling mencintai satu sama lain. Kenapa kamu nggak putuskan saja pertunanganmu supaya kamu dan Dimas bisa bersatu?" Timpa Nanda secara frontal kepada Indah.


"Apa..? Aku dan Dimas saling mencintai? Kamu peramal ya? Haha..." Sahut Indah sambil tertawa meledek Nanda.


"Aku tanya serius! Kalau kamu benar-benar mencintai Dimas, aku bisa berikan apapun yang kamu inginkan di dunia ini" Ucap Nanda dan menatap Indah.


Indah memasang wajah serius "Mungkin bagi kamu aku hanya seorang buruh pabrik yang tidak mempunyai harga diri ya Nda? Sehingga kamu menganggap aku rendah, Maaf... tanpa aku meminta apapun kepadamu, aku sudah bisa mencapainya! Jangan pernah kamu muncul dihadapan ku lagi dan jangan pernah kamu mencoba untuk menghancurkan hubunganku dan Adit!!" Sahut Indah secara tegas sembari dia berdiri seraya ingin keluar dari dalam cafe tersebut.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



"Tapi Adit masih mencintai aku Ndah..." Ucap Nanda yang berhasil membuat langkah Indah terhenti saat mendengar apa yang baru saja Nanda ucapkan kepadanya.


Tangan Indah mengepal, Indah menarik nafas dalam "Tapi Adit Jauh lebih mencintai aku Nda!" Timpa Indah tersenyum, sembari dia meninggalkan Nanda dan berjalan menuju meja kasir untuk membayar makanan yang mereka makan tadi.


Bersambung.....


Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊

__ADS_1


Mulai hari ini tanggal 14 April 2020, Author hanya Update 1 episode saja per hari 🙏


Sebelumnya Author minta maaf, dikarenakan kesibukan Author hanya mengupdate 1 episode saja per hari... Mianhae 😊🙏


__ADS_2