
* Pagi hari *
Adit terbangun dari tidurnya, setelah hingga tengah malam dia mencari Indah.
Bahkan nomor ponselnya pun tidak aktif, Adit sudah menanyakan kepada kedua orang tua Indah namun Indah tidak pulang ke rumahnya.
Adit masih terdiam sembari dia memikirkan Indah "Apa Indah liat aku dan Nanda ya kemarin?" Gumam Adit yang tengah duduk di sofa sembari memasang wajah khawatir.
Cukup lama Adit terdiam memikirkan Indah, sembari mencari solusi bagaimana dia harus menemukan Indah.
Kini Adit sudah bersiap untuk keluar mencari Indah lagi, dia sudah di dalam mobilnya dan akan melajukan mobilnya.
Sepanjang perjalanan Adit terus memikirkan Indah, dan bagaimana dia harus menemukannya "Aku harus cari kemana lagi Ndah?" Ucap Adit sembari dia fokus menyetir mobilnya.
Sementara itu, Indah dan Lilik sudah sampai di sebuah hotel untuk menghadiri meeting leadership bersama para leader di perusahaannya.
(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)
Indah memasang wajah cerianya tak lupa senyuman yang manis yang biasanya dia perlihatkan, seolah tidak ada masalah apapun yang dia hadapi saat ini.
__ADS_1
"Bener ndah kamu harus tersenyum, kamu nggak boleh terlihat lemah!" Ucap Lilik berbisik kepada Indah.
Indah membalas ucapan Lilik dengan menganggukkan kepalanya dan tersenyum bahagia.
Acara leadership pun dimulai, kali ini hanya dihadiri oleh para leader, ketua leader, supervisor dan senior supervisor saja.
Cukup lama acara mereka, Indah terlihat pandai sekali menutupi masalah hidupnya, hingga teman-temannya mengira dia baik-baik saja.
Acarapun selesai, semua anggota leadership sudah pulang meninggalkan ballroom hotel tersebut.
"Lik, kamu pulang duluan ya. Gomawoyo (terima kasih) udah ngizinin aku tidur di rumah kamu" Ucap Indah kepada Lilik.
Indah tertawa "Pulang dong, nanti aku pulang. Ya udah kamu pulang duluan gih!" Sahut Indah.
Setelah Lilik berpamitan dengan Indah, akhirnya Lilik pergi meninggalkannya.
Indahpun berjalan keluar hotel, saat ini dia tidak tahu harus kemana, hatinya yang masih sakit membuat Indah tidak ingin balik ke kostnya.
Indah memutuskan untuk pergi ke sebuah taman yang tak jauh dari lokasi hotelnya berada, dengan wajahnya yang kusut karena terus memikirkan Adit dan Nanda kemarin, Indah berjalan menuju taman tersebut.
Sementara itu saat Indah hampir sampai di taman tersebut, Dimas yang sedang mengendarai mobilnya yang ada di seberang jalan melihat Indah yang sedang berjalan memasuki taman tersebut.
__ADS_1
"Loh, itu kan Indah? Kenapa dia jalan kaki?" Gumam Dimas sembari dia memutar arah untuk menyusul Indah ke taman tersebut.
Dimas sudah sampai di taman tersebut, dia berjalan menuju dalam taman sembari dia mencari keberadaan Indah.
Dimas menelepon Indah sembari dia berjalan di sekitar taman tersebut, tampak seorang wanita dengan baju warna coklat sedang berdiri menghadap danau kecil yang berada di taman tersebut.
Dimas pun masih menelepon Indah dan berjalan mendekati Indah "Halo, ada apa Dimas?" Ucap Indah di dalam panggilan teleponnya.
Dimas yang berjalan sudah semakin dekat dengan Indah "Kamu kenapa melamun?" Jawab Dimas.
Indah terdiam beberapa detik, setelah itu... "Emang kamu tahu aku ngelamun dari mana?" Ucap Indah penarasan.
"Coba deh kamu menoleh kebelakang" Timpa Dimas.
Indahpun menoleh kebelakang, dan melihat Dimas sudah ada dibelakangnya sembari dia masih meneleponnya.
(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)
Bersambung...
__ADS_1