Cinta dari Korea

Cinta dari Korea
Episode 54 "Kabut Asmara"


__ADS_3

(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)



Indah dan Dimas sedang menikmati semangkuk bakso langganannya, mereka menikmatinya sembari berbincang.


Dimas melihat Indah "Indah, emang benar ya kamu dan Adit akan menikah? Kalian sudah tunangan?" Ucap Dimas sembari dia menyantap bakso yang hangat nan lezat itu.


Indah menoleh "Iya, aku sudah tunangan sama dia. Doakan saja ya" Sahut Indah tersenyum.


"Amin, doa ku selalu menyertaimu hehe..." Sahut Dimas.


"Kamu sendiri kok masih ada disini? Bukannya kamu bekerja di rumah sakit di kota S?" Ucap Indah sembari dia mengecek ponselnya.


"Iya, aku sekarang sudah pindah di rumah sakit umum daerah sini" Timpa Dimas.


"Ohh, gitu" Sahut Indah sembari tangannya masih terus memainkan ponselnya, dia melihat tidak ada pesan masuk dari Bunga Soba.


"Iya, Indah aku boleh minta nomor kamu?" Ucap Dimas dan menoleh ke Indah.


Indah menoleh dan melotot seraya terkejut "Nomor? Hehe, buat apa?" Sahut Indah tersenyum tipis.


Akhirnya Indah memberikan nomornya kepada Dimas, meskipun Indah sebenarnya tidak ingin memberikan nomornya. Lantaran dia tidak ingin ada kesalahpahaman lagi dengan calon suaminya itu.


Indah balik ke kostnya setelah selesai memakan semangkuk bakso yang dibelikan oleh Dimas kepadanya.


Di dalam kamar kostnya Indah duduk di kasur kostnya, sembari dia memikirkan Adit.


(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)

__ADS_1



"Kok tumben sih dia nggak balas pesanku?" Ucap Indah sembari termenung.


Hingga pukul 19.30 saat Indah akan berangkat kerja, Adit tidak membalas pesan darinya.


Indah nampak gelisah, pikiran Indah tidak karuan, Indah sudah mencoba menghubungi Adit, namun tidak ada jawaban darinya.


Indah memarkiran motornya, berjalan menuju parkiran mobil, namun tidak nampak mobilnya Adit.


Indah menoleh ke kanan dan ke kiri melihat deretan mobil yang terparkir "Apa dia belum berangkat ya?" Gumam Indah sembari dia memainkan ponselnya.


"Adit, kamu kemana? Kok belum berangkat?" Pesan terkirim kepada Bunga Soba.


Indah berjalan menuju rest area setelah checklock, Indah duduk disebelah teman-teman Leadernya.


"Ny. Adit sudah datang" Ucap Lilik.


"Cieyee...." Ucap mereka


Indah tersipu malu "Ssssttt... Jangan keras-keras!" Sahut Indah


"Mbak Indah, di tunggu undangannya ya" Ucap Tika salah 1 anaknya.


Indah hanya tersenyum lalu berdiri, karena waktu breefing bersama para leader sudah tiba.


Indah dan para leader lainnya sudah berkumpul menunggu waktu breefing dimulai, tampak seseorang berjalan cepat dan menuju area breefing tersebut.


Indah melihat Adit, "Adit?" Ucap Indah dalam hatinya.

__ADS_1


Breefingpun dimulai, Adit memimpin breefing tersebut, breefing saat ini singkat sekali dari pada biasanya.


Adit melihat Indah diantara leader yang berada disitu, Indah menatap mata Adit.


"Kenapa dia? Kenapa tatapan dia seperti itu" Ucap Indah dalam hatinya.


Setelah breefing usai, Indah masih terdiam dan melihat Adit dengan wajahnya yang bertanya-tanya.


Adit melihat Indah berdiri seorang diri, lalu Adit tersenyum kepada Indah.


Indah yang menyadari senyuman Adit tidak seperti biasanya, lantas Indah pergi meninggalkan Adit.


"Ada apa dengan senyum dia?" Indah terus bertanya-tanya dengan dirinya sembari dia mengawasi anak-anaknya bekerja.


Tiba-tiba ponsel Indah berbunyi, ada pesan masuk dari Bunga Soba "Maaf ya ndah, hari ini aku sibuk. Aku tidak sempat mengabari kamu 😊" Indah membaca pesan masuk dari Adit.


"Iya gpp, emangnya oppa sibuk apa?" Pesan terkirim untuk Bunga Soba.


Cukup lama mereka bertukar pesan, Adit menjelaskan kesibukannya hari ini, bahwa ada teman lamanya yang berkunjung di rumahnya dan baru pulang siang tadi, sehingga Adit ketiduran saking lelahnya.


Penjelasan dari Adit membuat Indah sedikit tenang akan rasa khawatir yang menyeruak di hatinya.


Indah sempat berfikir ada yang tidak beres dengan Adit, pasalnya Adit tidak pernah tidak membalas pesannya.


Namun semua penjelasan Adit telah cukup untuk membuat hatinya Indah tenang.


Wajah Indah kembali ceria lagi, setelah kabut asmara lenyap ditelan mentari pagi yang menyinari Indahnya bumi ini.


Indah melihat anak-anaknya sedang keteter saat ini, Indah mendekati mereka "Ayo gaes semangat, bentar lagi istirahat!" Ucap Indah menyemangati bawahannya itu.

__ADS_1


Bersambung.....


Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE, COMENT dan SHARE ya. Kamsahabnida 😊


__ADS_2