
"Selamat pagi sayang? Ayo bangun!" Ucap Adit kepada Indah yang saat ini sedang duduk di samping tempat tidurnya, Indah menggeliat dan menguap sembari matanya terpejam.
"Ayo bangun! Masak anak gadis jam segini belum bangun sih?" Timpa Adit sembari dia menyibakkan rambut Indah yang menutupi wajahnya itu.
Indah yang memang benar-benar mengantuk dan capek itu, tidak merespon apa yang Adit katakan untuknya, dia malah menutupi wajahnya dengan selimut tebal yang menutupi tubuhnya.
Adit tertawa melihat tingkah lucu Indah saat ini, "Kok malah ditutup si sayang? Ayo bangun, kita harus kerja!" Ucap Adit kepada Indah, sembari dia menarik selimut yang menutupi wajah Indah tersebut.
"Hemmm ... 5 menit aja! Aku ngantuk banget" Sahut Indah dengan mata terpejamnya itu dan malah membalikan badannya.
"Wah, bandel ya ini anak?" Ucap Adit kepada Indah, lalu dia berdiri dan berjalan menuju jendela kamarnya dan membuka gorden kamarnya agar sinar matahari masuk dan bisa membangunkan Indah saat ini.
Adit yang melihat Indah tidak meresponnya itu membuat jiwa Adit yang jail pun muncul untuk mengerjai Indah agar bangun dari tidurnya, dikarenakan waktu sudah menunjukkan pukul 05.30 tersebut.
Adit berjalan mendekati Indah yang saat ini masih tertidur, tampak wajah Adit tersenyum licik, dia membalikkan tubuh Indah yang membelakanginya itu.
Lalu tiba-tiba Indah merasakan ada yang aneh dengan pipi sebelah kanannya, dada Indah terasa sesak dan akhirnya Indah terbangun .
"Adit ...?" Ucap Indah dengan keras saat dirinya terkejut melihat Adit yang kini tengah mencium pipinya itu, Indah benar-benar dibuat kalah oleh Adit, pasalnya posisi Adit sekarang berada di atasnya.
Indah berusaha melepaskan dari Adit, Adit malah menjadi dan terus mencium pipinya yang kini berganti di pipi kirinya tersebut.
Jantung Indah berdegup kencang menerima ciuman yang tak terduga saat ini, ada perasaan senang yang muncul di benak Indah saat merasakan ciuman yang begitu dahsyat yang pernah Adit lakukan kepadanya saat ini.
__ADS_1
"Adit, lepasin!!" Pinta Indah kepada Adit, lalu Adit melepaskan ciuman di pipinya tersebut, tampak wajah Adit tersenyum senang melihatnya saat ini.
Adit terus menatap wajah Indah dengan rona wajahnya yang terlihat bahagia itu, Indah tersipu malu lantaran kejadian yang menimpanya saat ini.
"Makanya, kalau disuruh bangun ya langsung bangun! Malah di enak-enakin tidurnya, ayo bangun!" Ucap Adit tersenyum kepada Indah, sembari dia merapikan poni Indah tersebut.
Indahpun bangun, tampak pipinya merah merona, entah karena dia tersipu malu atau bekas ciuman dari Adit di kedua pipinya itu.
"Kenapa malah diam? Ini sudah jam setengah 6 loh sayang. Ayo mandi!" Ucap Adit yang melihat Indah terdiam tanpa kata, yang sebenarnya Indah menahan malu saat ini.
Tiba-tiba Adit menggendong tubuh Indah dan membawanya ke kamar mandi yang berada di dalam kamarnya tersebut, Indah benar-benar dibuat terkejut untuk yang kedua kalinya oleh Adit.
"Adit" Teriak Indah yang kaget saat dirinya tiba-tiba digendong oleh Adit, "Udah siang, ayo mandi! Apa perlu aku yang mandiin?" Timpa Adit kepada Indah yang saat ini sudah berada di dalam kamar mandinya dan menurunkan Indah dari gendongannya tersebut.
Adit tertawa cikikan atas kejadian saat ini, dia melihat wajah Indah yang tersipu malu, membuatnya tidak berhenti ketawa, ada rasa senang dibenaknya saat ini, lantaran dia berhasil mencium pipi Indah yang mulus itu tadi.
"Gila dia, aku nggak nyangka dia begitu mesum! Jadi takut aku kalau kayak gini" Gumam Indah yang saat ini masih berdiri di belakang pintu kamar mandi.
Sementara itu, Adit yang tadi sudah memasak nasi goreng dengan telur mata sapi untuk sarapan mereka berdua, kini dia menatanya di piring dan dia letakkan di atas meja makannya tersebut.
Tak lupa dia menyiapkan 2 gelas susu untuknya dan juga Indah, melihat jam sudah menunjukkan pukul 06.00 dia bergegas menghampiri Indah di kamarnya.
Adit membuka pintu kamarnya, tampak dari kejauhan Indah yang sudah rapi memakai seragam kerja yang bewarna coklat muda itu tengah duduk di ranjangnya sembari Indah merias dirinya.
__ADS_1
Adit tersenyum melihat Indah saat ini, lalu dia mendekatinya. "Udah jam 6 sayang, belum selesai apa? Sini aku bantuin" Ucap Adit yang saat ini sudah duduk di samping Indah.
Indah tersenyum, "Iya sebentar lagi, ini mau menyisir rambut dulu" Sahut Indah kepada Adit, yang saat ini dirinya tengah memakai lipstik bewarna oranye dari brand MAMONDE Korea tersebut.
Lalu Adit mengambil sisir yang berada di tas kosmetik Indah, Indah terkejut saat Adit tiba-tiba menyisir rambut panjangnya itu, Indah hanya terdiam merasakan perlakuan manis Adit saat ini.
Adit menyisir rambut Indah dengan telaten sembari bibirnya terus tersenyum, lalu Adit menguncir rambut Indah dengan karet rambut Indah yang bewarna hitam tersebut.
"Udah selesai" Ucap Adit kepada Indah yang saat ini sudah selesai menguncir rambutnya Indah. "Gomawoyo" Sahut Indah kepada Adit sembari dia tersenyum bahagia atas apa yang Adit lakukan kepadanya saat ini.
Setelah adegan romantis di kamar Adit, Indah yang sudah memakai jilbab kerjanya yang bewarna putih itu, lalu mereka sarapan bersama dengan nasi goreng buatan Adit itu.
"Eottokkae? (Bagaimana)" Adit bertanya kepada Indah perihal nasi goreng buatannya yang sekarang sudah dimakan oleh Indah.
"Wah, jeongmal mas issda (beneran enak), kok bisa buat nasi goreng enak kayak gini?" Sahut indah penasaran dengan nasi goreng buatan Adit yang begitu lezat, sembari dia masih terus memakan nasi goreng tersebut.
Adit menjelaskan bahwa dia membuat nasi goreng ini melihat resepnya di YouTube, kini mereka berdua sarapan bersama dengan nasi goreng lezat buatan Adit yang mampu membuat kagum Indah.
Setelah sarapan pagi, Indah dan Adit lantas segera berangkat bekeja, lantaran jam sudah menunjukkan pukul 06.45 itu, mereka berdua pergi bersama dengan mengendari mobilnya Adit itu.
Bersambung ...
Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊
__ADS_1