
Pukul 19.00 Indah baru saja sampai di kostnya, Indah baru saja pulang dari kostnya Silvy lantaran dia menghindari Adit yang tengah menunggunya dari tadi.
"Ndah... Kemana aja Ndah? Tadi tunangan kamu kesini loh nungguin kamu dari tadi nggak pulang-pulang" Ucap Ririn yang melihat Indah turun dari motornya tersebut.
"Iya Ndah, kasihan pak Adit. Dia dari sebelum magrib sampai jam setengah 7 nungguin kamu. Aku suruh masuk tapi dia nggak mau" Timpa Iim kepada Indah.
Indah berjalan menuju kamarnya yang berada di depan kamar Ririn tersebut "Hehe.. maaf mbk, tadi ada acara sama temen-temen dari departemen line 5C, aku lupa nggak bilang ke Adit" Sahut Indah tersenyum untuk menutupi kebohongannya saat ini, sembari dia membuka pintu kamarnya yang masih terkunci tersebut.
"Ndah... Indah, lain kali tuh kamu bilang dulu ke kita kalau mau keluar. Paling nggak kita bisa tahu kamu kemana" Ucap Iim kepada Indah yang tengah duduk di depan pintu kamar kostnya.
"Hehe, maaf mbak. Ya udah ya aku mau ganti baju dulu... Udah mepet jam nya ini" Sahut Indah sembari dia masuk ke kamarnya.
"Ya Ndah, cepet!! Udah jam 7 loh" Timpa Ririn berteriak kepada Indah, sembari dia makan nasi goreng buatannya.
Indah segera menuju kamar mandinya untuk mandi dan wudhu, cukup singkat Indah mandinya saat ini, waktunya yang mepet membuat Indah harus extra cepat mengatur waktunya saat ini.
Setelah sholat, Indah langsung memakai skincare yaitu toner dan serum lalu memakai cream pelembab saja tanpa adanya bedak yang menempel di wajahnya.
Indah melihat ponselnya yang berdering, ada 2 pesan masuk dari Bunga Soba, Indah tidak sempat membaca isi pesan tersebut, Indah hanya melihat jam sudah menunjukkan pukul 19.33.
"Ya ampun... Udah jam segini, aku belum selesai lagi" Gumam Indah yang sedang memakai seragam kerjanya yang bewarna coklat muda itu.
"Ndah ... Kita duluan ya, cepet udah jam segini!" Teriak Ririn kepada Indah sembari dia mengetuk pintu kamarnya Indah.
"Iya mbk... Duluan saja!" sahut Indah berteriak sembari dia memakai jilbab kerjanya yang bewarna putih dan memakai Id Cardnya yang dikalungkan di lehernya itu.
Indah mengambil topi leadernya bewarna kuning yang terletak diatas mejanya, tak lupa Indah juga membawa tas kecil yang berisi perelengkapan kerjanya, Indah segera mematikan lampu kostnya setelah itu menutup pintu kamarnya dan langsung menguncinya.
Indah memakai sepatu kerjanya yang bewarna merah dengan motif bunga-bunga yang terletak di rak sepatu di depan kamarnha itu, setelah itu Indah berlari menuju motornya yang terparkir di depan kostnya tersebut, pukul 19.38 Indah berangkat menggunakan sepeda motornya.
"Aduh... Jam segini lagi, semoga nggak telat nanti breefingnya" Ucap Indah sembari dia melajukan sepeda motornya dengan cepat.
Indah sudah sampai di parkiran, Indah berjalan cepat menuju tempat checklock yang lumayan jauh dari lokasinya berada saat ini.
__ADS_1
"Mbak Indah, tumben jam segini baru berangkat" Sapa Tika dengan tersenyum kepada Leadernya tersebut.
"Iya tik, aku duluan ya" Sahut Indah menjawab pertanyaan Tika, sembari dia berjalan cepat menuju tempat checklock itu.
Pukul 19.44 Indah checklock dengan terburu-buru " Ya Allah, udah jam segini" Ucap Indah berlari menuju area breefing leader yang terletak di tengah area produksi.
Tampak dari kejauhan para leader, ketua leader dan para atasan yang lain sudah berkumpul, Indah terus berlari sembari dia menenteng tas kecilnya itu.
Suara sepatu Indah yang tengah berlari terdengar cukup keras, sehingga membuat para leader yang menghadiri breefing tersebut sontak menoleh melihat Indah yang tengah berlari saat ini.
Indah sudah sampai dan berdiri di belakang para leader yang tengah mendengarkan breefing yang sudah dimulai tersebut, Adit yang menyampaikan breefing malam ini melihat Indah yang baru saja datang dengan nafasnya yang tersengal karena berlari.
Sontak semua orang melihat Indah saat ini "Kemana saja Ndah? Kok baru datang?" Ucap Fitriana kepada Indah yang membuat Indah menjadi pusat perhatian semua orang saat ini.
Adit tersenyum melihat Indah "Maaf bu Indah, bisa anda jelaskan apa yang membuat bu Indah datang terlambat malam ini?" Ucap Adit melihat Indah.
"Glek..." Indah menulan ludahnya, jantung Indah seperti berhenti berdetak, lantaran ini pertama kalinya Indah menjadi pusat perhatian semua orang dan harus menjelaskan alasannya kenapa dia telat hari ini.
"Silahkan jelaskan kenapa bu Indah telat malam ini! Dan silahkan maju ke depan" Ucap Adit yang menyuruh Indah dengan senyuman licik tersebut.
"Kurang ajar Adit, berani-beraninya dia mempermalukan aku dihadapan semua orang!" Ucap Indah dalam hatinya.
Indah tersenyum dan maju ke depan dengan wajahnya yang tersipu malu serta jantungnya yang berdetak dengan kencang "Tenang Ndah!!" Ucap Indah dalam hatinya itu.
"Selamat malam semuanya, saya meminta maaf atas keterlambatan saya malam hari ini, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan lebih disiplin lagi untuk mengatur waktu. Terima kasih atas perhatiannya, saya ucapkan selamat malam" Ucap Indah dihadapan peserta breefing saat ini dan setelah itu Indah kembali ke barisan breefingnya.
Adit tersenyum dan tertawa kecil mendengar alasan Indah "Pintar sekali kamu menutupinya Ndah" Ucap Adit dalam hatinya sembari dia melihat Indah berjalan menuju barisan breefing tersebut.
Foto hanya sebagai pemanis ya 😁
"Terima kasih untuk penjelasan dari bu Indah tadi, tapi maaf saya masih belum tahu alasan pasti kenapa bu Indah telat breefing malam ini, saya tunggu penjelasannya ya" Ucap Adit dan menatap mata Indah yang sedang kesal melihatnya saat ini.
__ADS_1
"Cieyee...." Ucap serentak rekan leader Indah yang sudah tahu bahwa Adit dan Indah sudah bertunangan tersebut.
Para peserta breefing tertawa mendengar apa yang baru saja mereka dengar, sontak pipi Indah menjadi merah menahan rasa malunya itu.
Breefingpun sudah selesai, semua peserta breefing bubar meninggalkan area breefing dan berjalan menuju areanya masing-masing dan begitupun dengan Indah.
"Cieye... Telat, cieyee..." Ucap Shiela meledek Indah tersebut. "Makanya Ndah, jangan pacaran aja! Kalau waktunya kerja ya kerja!" Sahut Lilik.
Foto hanya sebagai pemanis ya 😁
"Tau ah..." Jawab Indah kesal dan berjalan cepat menuju departemennya dan meninggalkan Shiela, Lilik dan Silvy yang berjalan di belakangnya itu.
"Kalian ini nggak tahu apa-apa ya, tadi Indah main ke kost ku sampai jam 7 dia baru pulang, makanya dia telat malam ini" Ucap Silvy menjelaskan alasan Indah telat kepada 2 orang temannya itu.
Pukul 19.55 Indah breefing bersama para bawahannya, dengan perasaannya sekarang yang sedang kesal, Indah mencoba untuk profesional menutupi kekesalannya dengan terus memasang wajah ceria sembari dia menyampaikan breefing kepada anak-anaknya itu.
Breefingpun sudah selesai, semua karyawan PT. X sudah berada di bagiannya masing-masing menunggu bel berbunyi.
Hingga akhirnya pukul 20.05 belpun berbunyi dengan keras, semua karyawan PT.X menunduk seraya berdoa menurut keyakinannya masing-masing, hingga bel yang berbunyi dengan keras itu selesai.
Indah langsung mengaktifkan mesin produksi yaitu mesin conveyor, semua bawahannya Indahpun memulai berkutat dengan pekerjaan dibagiannya masing-masing.
Tugas Indah hanya mengawasi anak-anaknya dari meja leader sembari tangannya memegang ponsel pintarnya itu.
Ponsel Indah bergetar, menandakan ada pesan masuk dari Bunga Soba "Selamat malam bu Indah, semoga hari ini lebih baik dari pada kemarin. Tetap fokus mengawasi bawahannya dan kurangi main hpnya ya! Fighting!" Indah membaca pesan masuk dari Adit sembari dia tertawa sendiri.
Indahpun tidak membalas pesan dari Adit, dia hanya membacanya dan langsung berjalan berkeliling untuk mengawasi anak-anaknya itu.
Bersambung....
Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊
__ADS_1