
Indah dan Adit masih bergandengan tangan sembari terus berjalan memasuki pusat perbelanjaan berlantai 10 dan merupakan pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia.
Senyuman dan candaan terus mengembang di bibir mereka berdua, Adit mengajak Indah ke salah 1 butik baju dari disaigner ternama di Indonesia, "Kita ngapain kesini? Ini mahal dit." Ucap Indah saat mereka sudah masuk di butik tersebut.
"Terus kenapa kalau mahal? Kan aku yang beliin." Sahut Adit kepada Indah sembari dia tertawa kecil melihat tingkah Indah yang polos dan lucu ini.
"Iya tapi ..." Ucap Indah yang belum sempat dia lanjutkan, tapi tangan telunjuk Adit sudah berada di bibirnya dan Adit langsung menggandeng Indah untuk masuk ke dalam butik tersebut.
Tampak begitu banyak pakaian yang cantik, paling banyak di dominasi dengan gaun-gaun yang indah dengan harganya selangit.
"Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?" Ucap salah 1 karyawan butik tersebut kepada Adit dan Indah yang kini mereka sudah masuk di dalam butik tersebut.
Adit tersenyum, "Tolong bantu istri saya untuk mencari pakaian yang cocok untuk dia!" Ucap Adit kepada karyawan tersebut.
Mendengar kata "Istri" sontak membuat Indah langsung melirik Adit dan memasang wajah terkejut. "Baik, mari bu saya akan bantu ibu" Sahut karyawan tersebut, sembari dia mengarahkan Indah untuk mengikutinya.
Adit yang melihat expresi Indah seperti itu membuatnya tertawa dan Adit langsung duduk di kursi yang telah disediakan, sembari dia membaca majalah untuk menunggu Indah yang tengah memilih pakaiannya tersebut.
Indah sudah mencoba beberapa pakaian yang cocok untuknya, namun Adit lah yang memilih pakaian yang cocok atau tidak untuk di pakai Indah.
Kini Adit sudah membayar pakaian Indah yang sudah dia pilih dan mereka berjalan keluar dari butik tersebut, sembari Adit masih menggandeng tangan Indah dengan erat.
"Adit, apa nggak kebanyakan kamu belikan aku pakaian sebanyak ini? Ini tadi harganya mahal banget loh dit" Ucap Indah yang khawatir dengan harga pakaian yang mereka beli tersebut.
__ADS_1
Adit hanya tertawa dan tidak membalas pertanyaan Indah, lalu mereka melanjutkan langkahnya menyusuri pusat perbelanjaan tersebut, sembari tangan Adit menggandeng Indah dan tangan satunya membawa tas belanjaan tadi.
Perasaan Indah saat ini benar-benar senang, namun disisi lain dia menahan tawa melihat Adit yang dengan senang hati membawa tas belanjaan yang berjumlah 3 tas di tangan kirinya tersebut.
"Ehh, kita mau kemana?" Ucap Indah yang saat ini Adit membawanya ke sebuah toko pakaian dalam wanita, "Kesini lah sayang" Sahut Adit sembari dia melanjutkan langkahnya, yang akan memasuki toko pakaian dalam tersebut.
"Ngapain? Nggak usah ahh ..." Timpa Indah menahan malu tersebut. "Kenapa? Kamu malu?" Ucap Adit tersenyum kepada Indah, "Kamu lupa dulu aku pernah belikan kamu apa?" Timpa Adit sembari dia mengelus rambut Indah tersebut.
"Iya, tapi kan waktu itu agak kekecilan" Sahut Indah dengan jujur perihal Adit yang dulu pernah membelikannya pakaian dalam, tapi sayang Bra yang dibelikan oleh Adit sedikit kekecilan.
Mendengar kata itu, sontak Adit ketawa terbahak-bahak, apa lagi dengan cara Indah menyampaikannya dengan expresi wajah yang lucu dan menahan malu itu.
Setelah perdebatan yang panjang di depan toko pakaian dalam, akhirnya Adit menuruti keinginan Indah untuk tidak membeli pakaian dalam tersebut, kini mereka berada di lantai 3 dimana pusat skincare dan kosmetik dari luar negeri berada.
Tampak wajah Indah begitu senang dan antusias melihat toko kosmetik Korea dari naungan perusahaan AMORE PACIFIK itu, salah 1 perusahaan kosmetik raksasa dengan banyak brand dan terbesar di Korea.
Foto hanya sebagai pemanis ya
"Mau beli yang mana dulu? Innisfree? LANEIGE? Sulwhasoo? Atau Mamonde?" Ucap Adit kepada Indah, yang melihat Indah dengan wajahnya yang senang tersebut.
Foto hanya sebagai pemanis ya
__ADS_1
"Mau semuanya ... Tapi eottokkae? Ini tanggal tua, kita juga belum gajian heemm ..." Sahut Indah yang tiba-tiba wajahnya berubah menjadi sedih, lantaran dia belum gajian dan sebenarnya dia sangat ingin membeli kosmetik tersebut.
Foto hanya sebagai pemanis ya
"Ayo ...!" Ucap Adit sembari dia melanjutkan langkahnya dan berjalan menuju toko kosmetik Korea tersebut.
Awalnya Indah menolak ajakan Adit untuk memasuki toko kosmetik tersebut, lantaran Indah tidak ingin merepotkan Adit, karena Indah tahu harga kosmetiknya benar-benar mahal.
Foto hanya sebagai pemanis ya
Setelah Adit memaksa, akhirnya Indah menuruti kemauan Adit dan kini mereka sudah masuk ke dalam toko kosmetik Korea dari brand Innisfree, yang merupakan salah 1 brand Korea yang Indah sukai.
Indah juga singgah ke toko kosmetik LANEIGE, Sulwhasoo dan juga MAMONDE, dia membeli berbagai jenis skincare dan make up yang dia butuhkan.
Wajah Indah benar-benar bahagia dan senyuman manis dari bibirnya terus terpancar sepanjang mereka berbelanja kosmetik tersebut.
Bersambung ...
__ADS_1
Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊