
Adit tertawa melihat Indah yang kaget karena milihatnya "Sudah selesai nyanyi nya?" Sahut Adit mendekat.
Indah ketawa dan malu akan aksinya yang bernyanyi sambil memasak yang telah diketahui oleh calon suaminya.
Pipi Indah memerah "Kamu sejak kapan ada disitu pak Adit?" Ucap Indah sambil meledek dan terus ketawa.
"Hahahaha... Sejak Ost nya drama Goblin Aille I Will Go To You tadi" Sahut Adit menjelaskan, lalu Adit mendekat kepada Indah.
"Ya ampun... Artinya udah 5 menitan dong?" Sahut Indah terkaget.
Adit tersenyum lebar memperlihatkan lesung pipinya yang menambah ketampanannya "Heemmm.... Kamu masak apa?" Ucap Adit mencium masakannya Indah.
"Aku masak Capcay, Ayam Goreng, Tempe Goreng dan Sambal. Kamu mandi dulu gih, setelah itu ayo sarapan bareng" Ucap Indah.
* Pukul 06.00 *
Setelah Adit mandi, dia menuju meja makan duduk sembari dia meminum teh ginseng yang Indah buat untuknya. Aroma teh yang khas ditambah rasa manis yang pas menjadikan pagi hari menjadi lebih hangat.
(Foto cuma sebagai pemanis saja ya 😁)
Indah yang sudah selesai masak, menyajikan makananya di depan Adit dengan tertawa mengingat kejadian barusan, dengan rambut diikat ke atas dan poni yang panjang terurai.
__ADS_1
Indah yang sudah selesai masak, menyajikan makananya di depan Adit dengan masih memakai celemek ditubuhnya.
Indah tengah mengambil piring dan sendok untuk ditata di meja makan, tiba-tiba tangan Adit sudah berada di pinggangnya yang akan melepaskan tali celemeknya.
Indah hanya terdiam merasakan tangan Adit yang melepaskan tali celemeknya, pipi Indah memerah, jantung Indah berdegup sangat kencang.
"Di lepas dulu celemeknya, kan kamu udah selesai masak" Suara Adit yang berkata kepada Indah disebelah telinganya.
"Heemmm... Harumnya" Ucap Adit yang tak sengaja mencium rambut Indah.
Indah tersipu malu "Iya, Makasih.." Sahut Indah sembari tanganya membawa piring lalu dia pergi meninggalkan Adit yang masih berada di posisinya.
"Gila Adit, pagi-pagi udah bikin jantung aku copot" Ucap Indah dalam hatinya sembari dia duduk dan melirik ke belakang.
Mereka duduk berhadapan dan sarapan bersama, suasananya sedikit canggung karena kejadian tadi.
Adit hanya tersenyum sembari dia menikmati makanan yang telah dibuat oleh calon istrinya tersebut "Ternyata dia pintar masak juga, masakannya hampir sama dengan masakan bunda" Ucap Adit dalam hatinya.
"Aduh... Kenapa suasananya jadi canggung begini sih?" Ucap Indah dalam hatinya sembari dia makan dan melihat makananya.
"Indah, Sabtu besok pulang nggak?" Ucap Adit dan melihat Indah yang berada di depannya saat ini.
Indah menoleh ke Adit "Kalau masuk malam aku nggak pulang, jadi Sabtu besok aku nggak pulang, kenapa?" Sahut Indah.
__ADS_1
"Gpp" Sahut Adit dan tersenyum penuh arti "Ok, kita jalan" Ucap Adit dalam hatinya.
Setelah mereka sarapan, Adit membantu Indah untuk mencuci piring sedangkan Indah membersihkan dapur.
"Udah Adit, biar aku aja yang nyuci piringnya, Kamu tidur di kamar aja" Ucap Indah lalu mendekati Adit yang tengah cuci piring di wastafel.
Adit menoleh ke Indah dan menatap mata Indah, lalu dia berjalan mendekati Indah hingga Indah mundur kebelakang karena sikap Adit saat ini.
Deg... Hati Indah seperti berhenti berdetak "Adit ngapain sih...?" Ucap Indah yang tengah mundur kebelakang dan tak terasa tubuh Indah sudah bersentuhan dengan meja karena Adit terus mendekat.
Adit melihat Indah terus mundur ke belakang hingga tubuh Indah jaraknya sangat dekat dengannya, lalu wajah Adit mendekat hingga sangat dekat dengan wajahnya Indah.
Pipi Indah memerah, Indah menatap mata Adit yang semakin dekat saat ini, hingga mata Indah terpejam dibuatnya "Astaga.. Adit mau apa?" Ucap Indah dalam hatinya, jantungnya sudah tidak bisa dikondisikan lagi.
Adit melihat mata Indah yang terpejam lalu dia tertawa melihat Indah saat ini "Kamu minta aku tidur di kamar sama kamu? Indah... Kita masih belum sah ya, jadi kamu harus sabar!!" Ucap Adit pelan dan melihat wajah Indah yang cantik tanpa polesan Make up.
Indah membuka matanya saat dia mendengar apa yang baru saja dia dengar dari Adit, lalu Indah mendorongnya "Kamu gila ya? Bukan itu maksud aku, kamu kan capek habis kerja. Jadi kamu tidur di kamar aja, aku yang tidur di ruang TV" Ucap Indah dan pergi meninggalkan Adit.
Indah berjalan menuju kamar dan menutup pintunya "Sumpah, dia mulai gila..." Gumam Indah yang duduk di atas ranjang.
Bersambung....
Episode selanjutnya akan di Up besok ya, buat yang sudah baca jangan lupa LIKE, LOVE, COMENT, VOTE dan SHARE. Kamsahabnida 😊
__ADS_1