Cinta dari Korea

Cinta dari Korea
Episode 87 "OPPA dan DONSAENG"


__ADS_3

Adit yang berjalan mengikuti Indah dari belakang lantas dia meraih tangan Indah dan menggenggamnya kembali, Indahpun terkejut dan menoleh ke arah Adit.


Indah menghentikan langkahnya dan melihat ke Adit, "Coba kamu jelaskan, kamu dan dia ada hubungan apa? Kenapa dia manggil kamu dengan sebutan oppa?" Ucap Indah ketua kepada Adit.


Aditpun tersenyum mendengar apa yang dikatakan oleh Indah barusan, "Oppa? Ahh ... Masak kamu lupa, kamu kalau panggil bias kamu Lee Min Ho kan juga dengan sebutan oppa? Masak dia nggak boleh manggil aku oppa? Dia itu masih berumur 22 tahun sayang ..." Sahut Adit sembari dia mengelus poni Indah dan mengacak-acaknya lantaran dia gemas dengan Indah saat ini.


Indahpun merapikan poninya, "Kamu pikir aku nggak tahu, oppa itu kalau yang manggil perempuan ke laki-laki yang lebih tua dan dianggap mempunyai hubungan khusus" Timpa Indah kesal yang masih tidak terima dengan alasan Adit tersebut.


"Sayang ... Ya ampun, ok deh aku jelaskan. Aku dan dia sebatas oppa dan donsaeng (adik) saja, dia memang menyukai aku sudah dari aku SMP dan dia masih SD. Nggak tahu kenapa dia masih suka sama aku sampai sekarang" Ucap Adit menjelaskan dengan ditail kepada Indah yang saat ini pandanganya ke Adit semakin tidak mengenakan.


Indahpun tertawa, "Jeongmalo (serius)...? Terus kenapa dia bisa bahasa Korea?" Sahut Indah yang masih tidak percaya dengan apa yang Adit katakan kepadanya saat ini.


Aditpun mejelaskan, bahwa Hanny pernah bersekolah di Seoul University dan mereka berdua tidak sengaja bertemu dan akhirnya mereka juga sering bertemu, tapi hanya sebatas adik dan kakak saja.


Adit menjelaskan dengan ditail ke Indah, Indah yang cemburu pelan-pelan mengerti dan mau menerima penjelasan dari Adit, meskipun dia masih kesal dengan apa yang Hanny lakukan kepada Adit, yaitu memeluknya di depan dirinya tadi.


Hati Indah kembali luluh dan Adit menggandeng tangan Indah, Adit ingin mengajak Indah ke suatu tempat, Adit sudah berencana membawa Indah ke tempat yang pasti membuat Indah senang.

__ADS_1


Indah dan Adit sudah berada di parkiran mobil yang berada di rumah sakit ini, Aditpun membukakan pintu mobilnya untuk Indah dan Indah masuk ke dalam mobil tersebut dengan senyuman yang mengembang manis di bibirnya tersebut.


Di dalam mobil, Indah terus berpikir mengenai Adit yang akan menggantikan ayahnya dalam mengelola bisnis property yang dimiliki oleh keluarga Adit.


Indah melihat Adit yang sekarang duduk di sampingnya sedang mengendarai mobil tersebut, "Adit ...?" Ucap Indah kepada Adit dan sontak Adit menoleh ke arah Indah yang duduk di sampingnya tersebut.


"Iya sayang, ada apa?" Sahut Adit tersenyum dan melihat Indah tersebut. "Hmmm ... Kamu kapan jadi pindah kesini?" Ucap Indah yang penasaran dan berusaha menutupi perasaannya dengan cara memalingkan pandangannya tersebut.


"Aku juga masih belum tahu kapan, soalnya buat pengajuan resign kan minimal 1 bulan, tapi 1 bulan itu terlalu lama dan kondisi perusahaan ayah juga tidak ada yang memimpin menjadi Direktur Utamanya" Ucap Adit menjelaskan kepada Indah dan melihat wajah Indah dari samping yang terlihat sangat cantik.


"Kenapa? Kamu nggak rela ya aku harus pindah kesini sayang?" Timpa Adit sembari dia memegang dagu Indah dan mengarahkannya ke dirinya, lalu Indah menatap mata Adit dan Aditpun juga menatap mata Indah.


"Nggak gitu, ehh ... Awas!!" Ucap Indah secara spontan saat mobil Adit hampir saja menabrak mobil yang berhenti di depannya yang sedang berada di lampu merah tersebut.


Sontak Adit langsung menoleh ke depan dan menginjak remnya, "Kamu ini bikin kaget sayang!!" Ucap Adit sembari tertawa dan melihat Indah tersebut.


Indahpun tertawa, "Kamu itu yang nggak fokus nyetir mobilnya, yang fokus dong! Biasanya aja ngasih semangat biar kerjanya fokus, ehh ... dia malah nggak fokus sendiri!" Sahut Indah meledek Adit.

__ADS_1


Sepanjang perjalan mereka dihiasi dengan candaan dan obrolan satu sama lain, hingga tidak terasa mereka sudah sampai di suatu tempat yang sudah dituju oleh Adit.


"Kita ngapain ke mall?" Ucap Indah penasaran yang melihat Adit membawanya ke pusat perbelanjaan terbesar di Ibu Kota, Mall ini terkenal dengan harga barang yang mahal dan terdapat berbagai barang dari luar negeri.


Aditpun membukakan pintu mobilnya untuk Indah, lalu Indah turun dari mobil Adit, Indah berusaha merapikan rambutnya dan dia mengambil 1 Cushion yang berada di tasnya.


Dia membuka Cushion dari brand terkenal Korea yang dia beli sewaktu dia jalan-jalan di Korea beberapa waktu itu, "Bentar-bentar ...!" Ucap Indah kepada Adit.


Indah tidak percaya diri dengan penampilannya saat ini, sehingga dia melihat riasan wajahnya ke kaca yang menempel di Cushion tersebut, lalu Indah mencoba memperbaiki riasannya dengan cara mengaplikasikan Cushion tersebut di wajahnya dan tak lupa dia menambahkan Lipstik di bibirnya.


Adit tersenyum sendiri melihat kelakuan Indah yang sangat lucu saat ini menurutnya, "Ayo, aku udah siap!" Ucap Indah bersemangat sembari dia memasukan Cushion dan Lipstik tersebut di dalam tasnya.


Adit menggandeng tangan Indah sembari senyuman mereka terus mengembang di bibirnya, mereka berjalan memasuki pusat perbelanjaan itu dengan wajah yang tampak begitu antusias dan senang.


Bersambung ...


Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊

__ADS_1


__ADS_2