
🥰🥰🥰
Adit mengendari mobilnya menuju KOTA M yang tak jauh dari rumahnya, sepanjang perjalanan Adit dan Indah tampak tersenyum bahagia.
Kini mereka berdua sudah sampai di sebuah Cafe, dikelilingi pemandangan perbukitan tampak lampu disekelilingnya menyala menambah suasana romantis saat ini.
Adit tersenyum membukakan pintu mobilnya untuk Indah, Indah turun dari mobil "Gomawo (Terima kasih)" Ucap Indah sembari tersenyum.
Adit mengulurkan tangannya "Ayo!" Ucap Adit sembari tersenyum, kini mereka masuk ke dalam Cafe dengan bergandengan tangan dan tersenyum bahagia.
"Selamat Malam, saya Aditya Putra Hermawan sudah memesan tempat di lantai atas" Ucap Adit kepada karyawan Cafe tersebut.
"Oh iya.. silahkan, mari saya antarkan!" Sahut karyawan tersebut kepada Adit.
Kini Indah dan Adit sudah sampai di meja yang telah Adit pesan sebelumnya, terletak di lantai paling atas dari Cafe ini dengan atap terbuka dan dihiasi beberapa pohon kecil.
Dengan disuguhkan pemandangan malam Kota M, ditambah dekorasi bunga di sekilingnya dan cahaya lilin di meja mereka menambah suasana sangat romantis saat ini.
Adit sudah memesan makanan sebelumnya, kini makanan tersebut sudah tersaji di atas meja mereka.
Mereka menikmati makanannya yang tersaji dari mulai Salad, Steak, Pasta dan tak lupa makanan penutup dari negara Perancis, yaitu Creme Brule yang diatasnya terdapat toping buah kiwi dan strawberry.
Adit melihat Indah sembari tersenyum "Kamu suka makannya?" Ucap Adit.
__ADS_1
Indah menoleh ke Adit "Suka.." Ucap Indah tersipu malu.
"Sekarang waktunya" Ucap Adit dalam hatinya, sembari tangan Adit mengambil sesuatu dari kantongnya.
Adit melihat Indah yang sedang minum, lalu Adit berdiri dan berjalan menuju Indah.
Indah melihat Adit "Ada apa dit?"Ucap Indah penasaran.
Adit mengeluarkan dan membuka sebuah kotak bewarna hitam yang didalamnya ada sebuah benda berbentuk bulat dengan dihiasi batu permata di tengahnya.
"Kata orang, cinta adalah sebuah penyakit yang bisa disembuhkan dengan pernikahan. Maukah Kamu jadi penyembuh sakitku?" Ucap Adit kepada Indah sembari dia tersenyum.
Indah terkejut melihat apa yang dilakukan oleh Adit untuknya, hingga mata Indah berbinar sembari tangan Indah menutup bibirnya karena tidak tahu apa yang harus dia ucapkan.
Adit tersenyum dan memasangkan sebuah cincin di jari manis Indah sembari dia menatap mata Indah "Terima Kasih" lalu Adit memeluk Indah. Indah membalas pelukan Adit dan tangan Indah melingkar di punggung Adit.
Indah tersenyum dipelukan Adit "Apa aku sedang mimpi?" Ucap Indah dalam hatinya.
Tiba-tiba ponsel Adit berbunyi menandakan ada panggilan masuk untuknya, Indah melepaskan pelukan Adit.
Indah tersipu malu karena Adit masih menatap matanya sembari dia melihat siapa yang meneleponnya, ada nomor baru yang tak dikenalnya.
"Sebentar ya ndah, aku angkat dulu teleponnya" Ucap Adit kepada Indah.
__ADS_1
"Iya" Sahut Indah kepada Adit, lalu Adit meninggalkan Indah.
"Hmm dasar... Ganggu orang aja, siapa sih yang telepon?" Gumam Indah yang melihat Adit sedang menjawab panggilan teleponnya.
* Adit *
"Ini siapa?" Ucap Adit kepada orang yang meneleponnya.
"Kamu sudah lupa sama aku dit?" Jawab seseorang yang menelepon Adit.
Terdengar suara wanita. Adit terdiam, mencoba untuk memikirkan suara siapa yang sedang menelepon dengannya.
"Aku kangen sama kamu dit" Ucap seorang wanita kepada Adit di panggilan teleponnya.
"Suara ini... Kenapa mengingatkanku dengan seseorang?" Ucap Adit dalam hatinya.
"Siapa kamu berhak kangen dengan aku?" Jawab Adit.
"Mungkin kamu sudah lupa dengan aku, atau mungkin kamu sudah menghapus semua kenangan tentang kita berdua. Tapi apakah kamu juga lupa dengan suara ini?" Jawab seorang wanita tersebut.
Deg...! Jantung Adit seperti berhenti berdetak mendengar apa yang telah wanita itu ucapkan kepadanya.
Bersambung.....
__ADS_1