Cinta dari Korea

Cinta dari Korea
Episode 42 "Bertemu Lagi"


__ADS_3

* Malam Hari di pabrik *


Indah dan rekan-rekan leadernya sedang berjalan ke area breefing leader "Kamu masih seperti dulu ya ndah, kalau datang bulan sampai pingsan saking parahnya" Ucap Shiela


"Iyah nih mbak, tapi ya nggak setiap bulan sakitnya parah kayak kemarin, biasanya kalau aku bener-bener capek ajah" Sahut Indah menjawab pertanyaan temannya itu.


Kini Indah dan rekan leader lainnya sudah berkumpul untuk breefing pagi bersama para atasannya, kali ini Adit sang Manager Produksi juga ikut.


Adit tersenyum melihat Indah diantara leader-leader lainnya, begitupun dengan Indah dia juga membalas senyuman dari Managernya tersebut.


Breefing pagi kali ini dipimpin oleh Adit sang Manager Produksi, para leader dan Supervisor terpesona melihat ketampanan sang manager.


"Selamat malam... Terima kasih saya ucapkan untuk semua rekan-rekan yang berada disini, berkat kerja keras, kerja ikhlas dan kerja cerdas kalian semua dalam mengontrol para karyawan, bulan ini PT. X menjadi lebih unggul dari pada PT.S yang merupakan salah 1 cabang dari Y GROUP dalam hal penanganan Quality Produk dan Lost Time.


Saya sangat berharap semoga kedepannya PT. X menjadi perusahaan No 1 dari anggota Y GROUP JAPAN untuk semua aspek. Jaga kesehatan kalian semua, bila anda memang benar-benar sakit usahakan untuk beristirahat di rumah selama 1 hari dan mengajukan permohonan tidak masuk kerja, terutama karyawan wanita yang mempunyai kebutuhan khusus. Di perusahaan ini sudah ada cuti haid dan cuti hamil untuk karyawan wanita, jadi silahkan dimanfaatkan dengan baik! Informasi ini harap diberitahukan kepada seluruh karyawan di PT. X ini. Demikian breefing pagi hari ini, jaga kesehatan dan keselamatan kerja kalian. Breefing saya akhiri, selamat malam..."


"Selamat Pagi...." Ucap seluruh peserta breefing, mereka tersenyum bahagia karena mendengar apa yang baru saja mereka dengar dari Managernya, terutama para wanita yang mengikuti breefing tersebut.


Lilik yang berjalan di depan menoleh ke belakang, saat ini dibelakangnya ada Indah, Silvy, Shiela dan Pingkan.


" Ehh gaes, pak Adit breefing tadi kayak ditunjukkan buat seseorang deh" Ucap Lilik tiba-tiba dan melirik kepada Indah.


Teman-teman Indah yang mengerti maksud dari Lilik tersebut tersenyum dan melihat Indah saat ini.


Sontak Indah jadi tersudut dan pipinya menjadi merah "Buat siapa Lik?" Sahut Indah yang pura-pura tidak tahu apa yang Lilik maksud.


"Mungkin buat orang yang dia kenal di pabrik ini, tapi sayangnya kita nggak tahu kan siapa dia? Hehe... Ya udah aku duluan ya gaes" Timpa Lilik tersenyum licik sembari dia pergi menuju departemennya.


* Pulang Kerja *


Indah membaca pesan masuk dari Bunga Soba "Aku tunggu kamu di parkiran ya" Indah membaca sambil tersenyum.

__ADS_1


"Maaf pak Adit, bapak pulang duluan... Saya ada meeting leader pagi ini" Indah membalas pesan masuk dari Bunga Soba.


"Ya sudah saya pulang dulu, nanti saya jemput Bu Indah kalau sudah selesai meeting" Indah tertawa membaca pesan masuk dari calon suaminya itu.


Setelah memastikan semua mesin produksi mati, Indah keluar dari area produksi pada pukul 05.10 menuju ruang meeting.


Meeting berlangsung selama 1 jam membahas tentang acara Leadership para Leader, Supervisor dan Manager akan dilakukan 3 minggu yang akan datang, pukul 06.30 Indah sudah selesai meeting.


Indah berjalan keluar gerbang pabrik dan dia membeli Cilok dari langganannya, Indah memakan Cilok yang sudah dia beli sembari dia masih duduk di pinggiran trotoar.


Saat Indah makan Cilok, ada mobil bewarna merah menghampirinya, namun bukan mobilnya Adit ternyata.


(Gambar cuma sebagai pemanis ya 😁)



"Selamat pagi Indah..." Ucap seorang yang turun dari mobil tersebut, mengenakan kemeja warna putih dan kaca mata hitam.


Dimas tersenyum "Iya, aku kangen sama bakso langganan kamu itu, tapi nggak enak kalau dimakan sendiri. Sayangnya ini masih pagi dan belum buka juga, ya sudah aku lewat depan pabrik kamu, siapa tahu ketemu kamu lagi...dan ternyata ketemu" Sahut Dimas.


Indah tertawa mendengar perkataan Dimas "Hehe.. Iya ini masih pagi, kedai bakso bukanya siang. Kamu ini ada-ada saja. Ohh iya, kamu mau cilok?" Ucap Indah sembari dia menawarkan makanan berbentuk bulat yang terbuat dari tepung tapioka dan tepung terigu itu.


"Hmm... Boleh, kelihatanya enak" Sahut Dimas dan mengambil 1 buah cilok yang diberikan Indah untuknya.


Mereka masih duduk di pinggir trotoar sembari menikmati cilok dengan bumbu gurih dan pedas itu.


Dimas: "Aku kira kamu sudah lupa ndah sama aku? Soalnya kita sudah lama tidak bertemu"


Indah: "Hehe Iyah. Alhamdulillah aku tidak lupa dengan seseorang yang pernah menolongku saat aku tersandung di kursi pesawat. Ohh iya kamu juga kok bisa masih ingat dengan aku?" Ucap Indah sambil tertawa


Dimas: "Haha.. Ternyata kamu masih ingat semuanya. Wajah kamu yang cantik dan manis tidak bisa terlupakan" Sahut Dimas

__ADS_1


Indah tertawa mendengar pujian yang Dimas lontarkan kepadanya "Pagi-pagi sudah gombal pak dokter Dimas, anda membuat jantung saya jadi copot ini" Ucap Indah meledek.


(Gambar cuma sebagai pemanis ya 😁)



Disaat mereka tengah asyik berbicara dan bercanda dan duduk di trotoar dekat pabrik, tiba-tiba ada mobil lain yang bewarna merah datang.


Seorang laki-laki turun dan menghampiri Indah yang tengah asyik tertawa, laki-laki tersebut ternyata Adit.


"Indah...?" Ucap Adit dengan nada tinggi menghampiri Indah.


Indah kaget, sontak dia berdiri dan melihat Adit, wajah Indah berubah menjadi tegang.


"Adit??" Ucap Indah terkaget.


"Siapa Ndah?" Sahut Dimas dan melihat Indah yang tengah melihat Adit.


Adit meraih tangan Indah "Aku calon suaminya Indah, kamu siapa?" Ucap Adit dengan nada tinggi dan menatap dalam mata Dimas saat ini.


Dimas melihat Adit yang menggandeng tangannya Indah "Oh.. Anda Calon suaminya Indah yang sering Indah ceritakan ke saya ya? Senang bertemu dengan anda" Dimas mengulurkan tangannya untuk bersalaman.


Adit meraih tangan Dimas untuk bersalaman "Iya. Ayo Ndah kita pulang!! Saya permisi dulu" Sahut Adit.


(Gambar cuma sebagai pemanis ya 😁)



Lalu Adit menggandeng Indah dan membukakan pintu mobilnya untuk Indah, setelah itu Adit masuk ke dalam mobil sembari dia terus melihat Dimas dengan tatapan yang tidak senang.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2