
"Hati-hati ya nak, kalau sudah sampai kost kabari ibu dan ayah" Ucap Ratna ibunya Indah yang saat ini tengah berdiri di halaman rumahnya bersama dengan suaminya, sembari berpamitan dengan Indah anaknya yang akan kembali ke kostnya.
Indah mencium pipi ibu dan ayahnya, tak lupa dia juga bersalaman dengan kedua orang tuanya tersebut.
"Iya yah, bu ... Ya sudah Indah pamit dulu, assalamualaikum" Sahut Indah berpamitan dengan kedua orang tuanya dan langsung melajukan sepeda motornya itu.
Perjalanan menuju Kota C tempat kerja sekaligus kostnya itu, Indah tempuh kurang lebih 2 jam dengan menggunakan sepeda motornya, sepanjang perjalanan Indah terus memikirkan hubungannya dengan Adit.
* Flashback *
Setelah makan malam bersama dengan keluarganya, Adit dan Indah kini tengah duduk di halaman depan rumahnya, yang terdapat gazebo kecil dengan lampu taman rumahnya yang redup itu, membuat suasana menjadi tenang.
Indah dan Adit duduk di gazebo itu sembari ditemani brownies kukus buatan Indah yang Indah buat dengan sepenuh hati untuk calon suaminya tersebut.
__ADS_1
Indah duduk diam dan termenung, dia mengingat perkataan Adit, yang dalam waktu 1 Minggu sudah tidak bekerja lagi di perusahaan yang sama dengannya.
Adit melihat wajah Indah tampak begitu sedih, lalu Adit meraih tangan Indah dan menatap wajahnya.
"Indah? Maaf ya kalau ini berita ini mendadak, aku janji aku akan sering mengunjungi kamu. Jadi aku harap kamu jangan sedih seperti ini" Ucap Adit kepada Indah.
Indah menoleh ke samping dimana Adit yang duduk di sampingnya itu, "Aku nggak sedih kok, kamu jangan mikirin aku. Kamu harus fokus dengan pekerjaan kamu yang baru kali ini, fighting!" Sahut Indah berbohong kepada Adit, untuk menutupi perasaannya saat ini.
Kembali lagi ke Indah yang saat ini tengah mengendari sepeda motornya menuju kostnya tersebut, lantaran dia masih kepikiran dengan Adit, membuatnya tidak konsen mengendarai motornya, akhirnya Indah singgah ke sebuah minimarket yang dekat dengan lokasinya saat ini.
"Sayang, hati-hati ya kalau naik sepeda. Maaf aku nggak bisa jemput kamu, karena meeting terakhir ku dengan Managemen pabrik ini tidak bisa di tunda" Indah membaca pesan masuk dari Adit, sembari tersenyum manis dan membuat tambahan energi bagi perasaan Indah saat ini.
Indahpun membalas pesan masuk dari Adit, sembari dia mencari makanan ringan dan minumannya tersebut.
__ADS_1
Setelah membayar di kasir, kini Indah keluar dari minimarket dan duduk di kursi depan minimarket yang telah disediakan itu.
"Indah?" Ucap seorang laki-laki yang memakai jas bewarna putih yang memanggilnya saat ini.
Indahpun menoleh ke arah sumber suara tersebut, "Loh ... Dimas?" Sahut Indah terkejut bertemu dengan Dimas saat ini.
"Kamu apa kabar? Sudah lama ya kita tidak bertemu, bagaiman hubungan kamu dan Adit? Sudah baikan kan?" Timpa Dimas tersenyum manis dan mempersilahkan Indah untuk duduk di kursi yang berada di sampingnya tersebut.
Indahpun duduk di kursi itu dengan senyuman yang mengembang di bibirnya, "Hehe, iya lama banget nggak bertemu dengan Dokter Dimas Spesialis Jantung. Alhamdulillah hubungan aku dan Adit sudah membaik, itu juga berkat kamu" Ucap Indah dengan jujur perihal hubungannya dengan Adit.
Dimas pun tersenyum saat mendengar apa yang Indah katakan kepadanya, mereka berbincang dan bercanda melepas rindu sebagai teman yang sudah lama tidak bertemu.
Bersambung ...
__ADS_1
Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊