
Sore hari Adit sudah bangun dan bersiap-siap untuk bertemu dengan Nanda, Adit ingin mengungkapkan perasaannya kepada Nanda, bahwa dia sudah tidak mampu lagi melihat Indah sakit hati, sehingga dia memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Nanda.
Sembari berjalan menuju mobilnya yang terparkir di garasi rumahnya, Adit mengirim pesan untuk Indah "Indah, tolong balas pesanku... Aku mohon!" Pesan terkirim kepada Indah.
Adit sudah sampai di sebuah cafe yang sudah dia rencanakan untuk bertemu dengan Nanda, Adit sudah duduk menunggu Nanda yang belum juga sampai di cafe tersebut.
Sembari menunggu, Adit masih terus menghubungi Indah, namun sayang panggilannya tidak diangkat oleh Indah dan Aditpun lagi-lagi mengirim pesan kepadanya.
Setelah 5 menit Adit menunggu Nanda, akhirnya Nanda datang dengan menggunakan gaun yang bewarna putih serta tak lupa dilengkapi dengan tas bewarna hitam mewah nan elegan menambah kecantikannya saat ini.
(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)
"Adit...!!" Ucap Nanda tersenyum senang dan berjalan menuju Adit.
Adit tersenyum dan mempersilahkan Nanda untuk duduk di kursi yang berada di depannya tersebut.
(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)
"Maaf ya aku lama" Ucap Nanda dengan senang kepada Adit sembari dia duduk dan meletakkan tas mewahnya itu di atas meja.
__ADS_1
"Iya gpp nda, kita pesan makanan dulu ya! Kamu mau pesan apa?" Sahut Adit kepada Nanda.
"Terserah kamu saja" Timpa Nanda dengan wajahnya yang masih tersenyum bahagia.
"Adit mau ngomong apa ya? Kok sepertinya serius? Apa jangan-jangan dia ingin melamar ku?" Ucap Nanda kegirangan dalam hatinya.
Setelah mereka memesan makanan dan makanan sudah tersaji di meja, merekapun memakannya sembari berbincang dan bercanda untuk mencairkan suasana.
Makananpun sudah hampir habis, kini mereka sedang menikmati makanan penutup, yaitu ice cream yang diberikan topping buah-buahan, ice cream merupakan kesukaan Nanda.
"Nda... Ada hal penting yang harus aku bicarakan kepadamu, tapi maaf kalau nanti menyinggung perasaan kamu!" Ucap Adit dan melihat Nanda.
Mendengar perkataan Adit tersebut, sontak Nanda menjadi serius menatap mata Adit "Ada apa dit?" Sahut Nanda sontak menghentikan kegiatannya yang sedang memakan ice cream tersebut.
"Aku benar-benar minta maaf kepada kamu! Maaf aku tidak bisa bersamamu lagi" Ucap Adit dengan serius kepada Nanda.
(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)
Dengan matanya yang melirik tajam kepada Adit "Apa maksud kamu dit?" Sahut Nanda dengan wajah kesalnya tersebut.
"Aku minta maaf Nda, aku dan Indah akan segera menikah. Hubungan kami sudah sejauh itu, aku tidak ingin menyakiti siapapun termasuk kamu. Jadi sebelum perasaan kamu sudah semakin dalam terhadapku, aku mohon kamu bisa melupakan aku" Ucap Adit menjelaskan sembari dia memegang tangan Nanda untuk menenangkan perasaannya Nanda.
__ADS_1
Mendengar perkataan Adit tersebut, sontak Nanda melepaskan tangannya dari genggamannya Adit, wajah Nanda seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja Adit katakan terhadapnya.
"Kamu bercanda kan dit? Aku lebih tahu perasaan kamu dari pada orang lain, tolong jangan bodohi aku dit!" Timpa Nanda yang masih tidak percaya dengan perkataan Adit tersebut.
(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)
"Aku serius Nda, aku mohon lupakan aku!!" Sahut Adit dan memasang wajah yang lebih serius dari pada tadi.
"Jahat kamu dit, aku datang jauh-jauh dari Amerika hanya untuk bertemu denganmu, tapi kamu menyia-nyiakan perasaanku dan memilih Indah dari pada aku!!!" Ucap Nanda marah dengan matanya yang berkaca-kaca.
"Aku benar-benar minta maaf Nda!" Sahut Adit.
Tanpa berkata apapun Nanda pergi meninggalkan Adit yang masih duduk di kursi cafe tersebut, air matanya jatuh membasahi pipinya, dengan tangannya yang mengusap air matanya yang jatuh, Nanda berjalan menuju mobilnya yang terparkir di depan cafe tersebut.
Nanda segera masuk ke dalam mobilnya yang bewarna hitam, dengan wajahnya yang sedih serta air matanya yang terus menetes keluar dari matanya yang bulat itu.
"Tega kamu dit, benar-benar tega! Aku mencintai kamu dengan tulus dan perasaanku masih sama seperti dulu, tapi kamu lebih memilih Indah yang tidak mencintai kamu lebih besar dari pada aku!" Ucap Nanda yang sedang mengendarai mobilnya dengan air matanya yang masih keluar membanjiri wajah cantiknya tersebut.
Sementara Adit masih duduk di cafe tersebut, dengan wajahnya yang sedih dan bersalah atas perlakuannya terhadap Nanda saat ini.
Adit menghela nafas panjang seraya menenangkan perasaanya "Maafkan aku Nda, semoga kamu mendapatkan laki-laki yang lebih baik dari pada aku!" Ucap Adit dalam hatinya, sembari dia berdiri untuk pergi dari cafe tersebut.
__ADS_1
Bersambung.....
Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊