
Cukup lama Adit dan Nanda berbincang, melepas rindu karena 7 tahun mereka terpisah oleh jarak dan restu orang tua Nanda.
Hingga siang pukul 12.30 Nanda berpamitan untuk pulang, dengan wajah sendu penuh arti. Begitupun dengan Adit, wajahnya yang gelisah sekaligus dilema akan hal yang dia alami saat ini.
Adit mengantarkan Nanda hingga ke bandara, lantaran rumah Nanda berada di ibu kota dan jauh dari lokasi saat ini.
Sedikit pelukan dari Adit untuk Cinta Pertamanya tersebut, membuat Nanda bahagia dan mengembangkan senyuman di bibirnya.
* Nanda *
Saat ini Nanda sudah sampai di dalam bandara, Nanda duduk terdiam di ruang tunggu bandara sembari dia berfikir apa yang harus dia lakukan saat ini?
(Foto hanya sebagai pemanis ya 😁)
Nanda memainkan ponselnya dan teringat perkataan Adit tadi saat dirumah Adit.
*** Flashback ***
"Maaf Nanda, bukannya aku tidak mau menerima kamu lagi. Hanya saja aku sudah bertunangan saat ini" Ucap Adit dengan serius dan menatap dalam mata Nanda.
Nanda terdiam "....." Dia lalu melihat Adit, namun tatapannya kosong.
"Kalau seandainya kamu datang sebelum aku bertunangan, mungkin aku dengan senang hati kembali ke kamu" Ucap Adit dengan jujur.
__ADS_1
Nanda kembali fokus dan melihat Adit "Apa kamu masih punya rasa cinta ke aku?" Sahut Nanda.
Adit kaget mendengar ucapan Nanda barusan, serasa ada petir di siang hari.
Hati Adit benar-benar dilema saat ini, perasaan cinta dengan Nanda masih ada, sedangkan dia saat ini sudah memiliki Indah.
"....." Adit terdiam cukup lama, dia memikirkan perasaan kedua orang yang dia cintai saat ini.
Adit menghela nafas seraya ingin menjelaskan "Perasaanku kepada kamu masih ada hingga saat ini. Tapi aku sudah mempunyai wanita lain, dan aku juga mencintainya" Ucap Adit menjelaskan.
***********
Ucapan Adit yang terakhir membuat Nanda menentukan keputusannya.
* Indah *
Bunyi alarm yang berisik membuat Indah terbangun dari tidurnya, dia melihat jam yang masih menunjukkan pukul 15.45.
Indah mengecek ponselnya dan melihat ada 1 pesan masuk dari Bunga Soba.
"Maaf Ndah aku tidak tahu ada pesan masuk dari kamu, ya sudah kamu tidur ya! Sweet Dream" Indah membaca pesan masuk dari Adit sambil tersenyum.
"Tumben dia nggak ngasih emoticon? Biasanya dia paling banyak kalau kasih emoticon, mungkin dia lelah. Haha..." Ucap Indah sambil tertawa.
Setelah Indah membalas pesan masuk dari Adit, Indah bergegas untuk mandi setelah itu sholat ashar.
__ADS_1
Perut Indah berbunyi "Iya...iya, ayo kita keluar cari makanan" Gumam Indah sembari dia berbicara sendiri dengan perutnya.
Indah sudah keluar dari kostnya, mengendarai sepeda motornya, dan menuju kedai bakso langganannya.
Indah sudah sampai di depan kedai bakso langganannya, suasana ramai dan aroma bakso yang lezat menjadi ciri khas kedai bakso ini.
"Indah...?" Ucap seorang lelaki yang mengagetkannya
(Foto hanya sebagai pemanis saja 😁)
Indah menoleh ke arah mobil bewarna merah, tampak Dimas dengan wajahnya yang tampan dan senyumnya yang khas turun dari mobilnya dan mendekati Indah.
"Loh... Dimas?" Sahut Indah sembari dia tersenyum manis.
Dimas tersenyum "Wah.. nggak nyangka kita bisa bertemu lagi ya?" Ucap Dimas.
Dimas sudah memesan 2 mangkuk bakso dan es jeruk untuknya dan Indah.
Mereka duduk di salah 1 meja di sebelah jendela dari kedai bakso tersebut.
Bersambung...
Episode selanjutnya akan di Up besok ya 😊 Setelah membaca jangan lupa untuk LIKE, LOVE, COMENT, VOTE dan SHARE. Kamsahabnida 😘
__ADS_1