Cinta dari Korea

Cinta dari Korea
Episode 93 "Kembali Lagi"


__ADS_3

"Hei Ndah, ya Allah ... Kemana aja kamu? Kenapa kamu kemarin nggak masuk? Sepabrik pada nanyain keberadaanmu, katanya kamu sama pak Adit liburan ya?" Sapa Lilik kepada Indah yang saat ini mereka berdua tengah berjalan menuju area checklock.


Indah tertawa mendengar apa yang baru saja Lilik katakan kepadanya, "Siapa yang bilang liburan? Pasti kamu yang ngarang cerita ini kan?" Sahut Indah kepada Lilik, yang saat ini mereka berdua sudah sampai di area checklock dan tengah mengantri untuk checklock tersebut.


Indah dan Lilik tengah antri checklock, lantaran banyaknya karyawan PT. X ini yang jumlahnya ribuan, sedangkan mesin checklocknya hanya ada 6 mesin saja, sehingga Indah dan Lilik harus antri terlebih dahulu.


"Siapa yang ngarang woy? Banyak kok yang bilang gitu, apa lagi berita kamu pacaran sama pak Adit mereka semua udah tau dan ditambah lagi surat pengajuan izin tidak masuk kerjamu malah langsung di tanda tangani sama pak Adit kan?" Ucap Lilik menjelaskan dengan detail, yang sekarang Indah dan Lilik berjalan menuju rest area.


"Aku awalnya juga tidak tahu Adit tiba-tiba jemput aku di kost, eh nggak tahunya dia ngajak ke rumahnya yang di Kota J. Soalnya ayahnya Adit habis kecelakaan dan harus dirawat di rumah sakit, makanya Adit mau tidak mau harus pulang" Ucap Indah kepada Lilik yang saat ini sudah duduk di rest area, sembari Indah memakan lumpia kesukaannya itu.


"Haaa? Kecelakaan?" Sahut Lilik yang terkejut dengan apa yang Indah ceritakan kepadanya saat ini.


"Siapa yang kecelakaan Lik?" Timpa Shiela yang tiba-tiba datang bersama Silvy, Ria dan Ajeng yang sama terkejutnya dengan Lilik saat mendengar kata kecelakaan tersebut.


"Kalian jangan keras-keras dong" Sahut Indah melotot ke arah teman-temannya itu.


"Hehe, maaf-maaf kita terkejut" Ucap Shiela kepada Indah sembari dia ketawa.


Indah akhirnya menceritakan perihal calon mertuanya yang kecelakaan dan harus di rawat sampai 3 bulan itu kepada teman-temannya.

__ADS_1


Mereka awalnya tidak percaya dengan apa yang Indah ceritakan kepada mereka, mereka masih beranggapan bahwa Indah tidak masuk kerja kemarin karena liburan berdua dengan Adit.


"Ya udah kalau nggak percaya. Ayo kita breefing!" Ucap Indah yang memotong pembicaraan teman-temannya itu dan dia langsung berdiri untuk segera melaksanakan breefing tersebut.


Kini Indah dan teman-teman leader lainnya berjalan menuju area breefing secara bersamaan, tampak begitu akrab disertai candaan disetiap langkah mereka.


Indah memang tergolong karyawan yang gampang sekali bergaul, apalagi semua teman-temanya ini pernah menjadi karyawan biasa sama seperti Indah dulu, mereka juga dulunya 1 departemen dengan Indah.


Hingga tidak terasa mereka sudah sampai ditempat breefing para Leader, banyak leader dan ketua leader yang sudah berkumpul menunggu waktu breefing yang dimulai tepat pukul 07.15 tersebut.


Tampak di tengah-tengah para anggota breefing terlihat dengan jelas tubuh Adit yang tinggi itu, serta wajah Adit yang tampan yang membuat semua orang melihatnya saat ini.


Tidak sengaja Adit melihat Indah yang berdiri di tengah-tengah anggota breefing tersebut, Adit tidak kuasa menahan tawanya saat melihat Indah saat ini.


Pikirannya tiba-tiba buyar saat mengingat kejadian tadi pagi, saat dirinya membangunkan Indah dan mencium pipi dengan penuh nafsu.


Sontak dia berhenti berbicara dan tertawa kecil, kejadian ini membuat anggota breefing tersebut ketawa melihat Adit saat ini.


Pipi Indah merah merona, dia juga mencoba menahan tawa saat Adit terus melihatnya dan menahan tawa tersebut, hingga Adit bisa kembali berkonsentrasi dan melanjutkan breefingnya lagi.

__ADS_1


Breefing pun sudah usai, semua anggota breefing kembali ke tempat bagian mereka masing-masing, begitupun dengan Indah yang juga kembali ke Departemennya untuk melakukan breefing bersama bawahannya.


"Pagi sayang, jangan lupa untuk selalu berdoa disetiap akan melakukan sesuatu dan jangan lupa untuk terus tersenyum, karena senyummu mampu mengalihkan duniaku" Indah membaca pesan masuk dari Adit, sontak membuatnya tertawa saat ini, sembari dia berjalan menuju meja leader setelah dia melakukan brefeeing bersama bahwasanya tersebut.


Indahpun membalas pesan dari Adit dengan perasaannya yang senang itu, dia tidak bisa menyembunyikan rona wajahnya yang bahagia itu.


"Kerja! Bukan saatnya pacaran di pabrik, mentang-mentang pacarnya Manager aja berani banget cengengesan" Ucap Bunga yang tiba-tiba datang dari arah belakangnya dan melihat Indah saat ini.


Mendengar perkataan Bunga, lantas Indah menoleh ke belakang, terlihat wajah Bunga yang kesal melihatnya dengan lirikannya yang tidak mengenakan itu.


Indah tidak ingin terpancing emosinya saat ini, Indah hanya melirik Bunga kembali sama seperti Bunga meliriknya.


"Hey ... Kalian ngapain lirik-lirikan kaya gitu? Serem tau! Huss sana kamu Bunga, jangan buat onar lagi!" Ucap Lilik yang melihat Indah dan Bunga yang saling menatap itu.


Indahpun ketawa melihat Lilik yang mengusir Bunga saat ini, "Emang kamu kira di ayam Lik? Dia itu juga manusia, yang bagus dong kalau kamu ngusir dia" Sahut Indah kepada Lilik.


Bersambung ...


Kamsahabnida sudah baca novel saya, Jangan lupa untuk LIKE, LOVE, VOTE dan tinggalkan masukan atau kritik yang membangun di kolom komentar ya 😊

__ADS_1


__ADS_2