Cinta Gila

Cinta Gila
CG# 49


__ADS_3

"Tidak ada! Tidak ada alasan apa pun. Mami sejak awal lihat dia tidak suka saja!" Rosita menolak menjawab pertanyaan Laras, cukup dirinya sendiri yang tahu jawabannya. Cukup dia sendiri yang merasakan sakit itu.


"Mami, setau Laras seseorang membenci orang lain itu pasti ada alasannya. Tidak mungkin dong ada api gak ada asap. Ayo, Mi! Cerita ke Laras. Laras janji akan menyimpan rahasia ini rapat-rapat," desak sang menantu yang sepertinya sudah tidak sabar lagi menunggu cerita dari sang ibu mertua.


Mata Rosita bergerak-gerak tidak fokus, sebagai tanda sedang gelisah. Melihat hal itu, Laras pun sengaja mengajak sang ibu mertua ke kamar Mahesa yang kini telah menjadi kamarnya.


"Nah, sudah aman. Pintu sudah terkunci rapat dan ruangan ini kedap suara. Sekarang waktunya mami cerita ke Laras." Lagi-lagi anak Sapto Hudoyo itu mendesak ibu mertuanya demi terpenuhinya jawaban atas rasa ingin tahunya itu.


Rosita menarik napas sepenuh dada lalu melepaskannya perlahan. istri Damian itu mencoba menenangkan debar jantungnya yang terus berdetak kencang sejak tadi.

__ADS_1


Akhirnya, mengalirlah cerita masa lalu Rosita dengan Cakrawala. Rosita yang terlebih dahulu jatuh cinta pada pemuda polos anak pembantu di rumahnya itu harus patah hati karena cinta bertepuk sebelah tangan. Cakrawala tidak berani mencintai anak majikan orang tuanya, memilih menjauh, meninggalkan rumah mewah orang tua Rosita.


Pada awalnya, orang tua Rosita tidak tahu jika anak semata wayangnya tela jatuh cinta pada anak pelayan di rumah besar itu. Lambat laun seiring berjalannya waktu, orang tua Rosita mengetahui jika sang anak mencintai Cakrawala. Mereka tahu karena Cakrawala, pemuda yang penurut dan mau bekerja keras itu tiba-tiba saja meninggalkan rumah besar itu.


Sejak saat itu, Rosita dikirim ke kepulauan Riau. Cakrawala dan orang tuanya diusir dari kediaman orang tua Rosita. Di kepulauan itulah akhirnya dia bertemu dengan Damian dan dua tahun kemudian menikah.


Tahun berlalu, anak-anak mereka pun beranjak remaja. Saat Marcelo mulai mendekati Mitha, Rosita telah tahu dan mencari informasi tentang gadis tersebut. Oleh karena itu, dia selalu memaksakan kehendaknya pada Marcelo sampai sekarang. Tujuan utama Rosita mengambil Mitha sebagai menantu hanya untuk membalaskan sakit hatinya pada Cakrawala yanng telah menolak cintanya.


"Hahaha ... Mami lucu. Anak tidak bersalah diseret-seret. Kasihan suami dan kakak maduku," ucap Laras tertawa sambil menangis.

__ADS_1


Tertawa karena mentertawakan sang mertua, menangis karena kasihan dengan nasib sang suami dan kakak madunya.


Dahi Rosita berkerut hingga menyatu karena merasa heran melihat menantu kesayangannya tertawa dan menangis dalam waktu bersamaan.


"Kenapa? Apa mami salah?"


"Jelas salah, dong Mi! Marcelo dan Mitha itu tidak tahu apa-apa dan tidak ada hubungannya dengan masa lalu Mami. Kalau ayah Mitha menolak mami itu karena mami memang bukan jodoh Pak Cakrawala. Yang berjodoh itu anak-anak kalian.


Coba mami perhatikan! Begitu baiknya seorang Nimitha Prameswari, tapi mami tetap tidak suka. Itu menjadi tanda tanya besar bagi sebagian orang yang masih memiliki hati nurani. Terima dia, sayangi dia seperti mami menerima dan menyayangi Laras, Mi." Laras menatap sang mertua dengan tatapan memohon.

__ADS_1


__ADS_2