Cinta Memaksaku Berkorban

Cinta Memaksaku Berkorban
BAB 8


__ADS_3

Salsa pun merebahkan dirinya di samping arini yang tertidur nyenyak, pagi harinya Arini bangun lebih dulu dari salsa, posisi tidur salsa membelakangi Arini sembari menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Arinipun kaget siapa yang tidur semalaman dengannya, Arini membuka selimut yang menutupi dirinya ternyata dia masih berpakaian lengkap arinipun memukuli salsa.


"Aduh aduh apaan si ai aku masih ngantuk tahu tidak." Kata salsa berbalik menghadap Arini


Arini pun terkejut, apakah dia bermimpi melihat salsa ada di sampingnay.


"Kamu beneran salsa, salsa kan apa aku bermimpi." Kata Arini


"Ini beneran aku ai, kamu tidak mimpi." Salsa mencubit pipi Arini dengan keras


"Ya Allah salsa kemana saja kamu, aku bahkan sudah putus asa mencari kamu." Kata Arini sembari memeluk salsa dengan sangat erat


"Aku tidak kemana-mana aku hanya dirumah kamu saja." Jawab salsa


"Apakah kamu marah dengan perkataan ku kemarin?" Tanya Arini


"Sudah dulu ai nanti fotoku tersebar di penjuru kota, di cari orang hilang." Salsa tidak menjawab pertanyaan Arini dan langsung pergi keluar rumah


"Sa tunggu jawab pertanyaan aku dulu." Teriak Arini pada salsa namun salsa tidak mendengar kan sama sekali


Salsa berjalan kerumahnya masih memaki baju tidur Arini dan sandal jepit, salsa heran kenapa di depan rumahnya sepagi ini sudah banyak orang, orang tua salsa menambah lebih banyak bodyguard dirumah tersebut.


"Permisi kenapa rumah ini ramai sekali, apakah ada yang meninggal." Tanya salsa asal, salsa berpikir sepertinya dia bodyguard baru karna tidak mengenalinya, salsa hanya bertanya di luar gerbang rumahnya


"Tidak ada yang meninggal, nona muda rumah ini menghilang." Jawab bodyguard tersebut


Sedangkan salsa hanya tersenyum senyum saja, satpam pun terkejut melihat salsa yang ada di depan gerbang rumahnya.


"Kenapa kalian semua diam saja tidak membukakan gerbang untuknya." Tanya satpam


"Memang dia siapa." Tanya salah satu bodyguard tersebut


"Dia nona muda yang kita cari."


Mereka semua terkejut atas penjelasan satpam, satpam membukakan gerbang untuk salsa, salsa pun masuk kerumahnya.


"Good morning semu, bibi salsa sudah lapar mana sarapan salsa." Salsa berteriak masuk rumah dia tidak memperdulikan banyak orang dan ada juga polisi


Mereka yang ada diruang tamu terkejut dengan teriakan salsa yang lantang, sedangkan orang tua salsa langsung menghampirinya, ibunya ingin memeluk salsa namun salsa menghindari pelukan ibunya.


"Sa kamu dari mana saja mama dan papa khawatir sama kamu." Kata mamanya


"Apa peduli kalian, bibi bibi bawakan sarapan salsa kekamar cepat, nanti salsa telat berangkat sekolahnya." Teriak salsa pada pembantunya dan meninggal kan orang tuanya begitu saja


Salsa pun masuk ke kamarnya dan bersiap-siap untuk berangkat sekolah, sedangkan di bawah ayahnya meminta maaf atas perilaku putrinay merekapun pergi dari kediaman keluarga salsa, sekarang rumah salsa sudah sepi seperti semula.


"Bi itu sarapan buat salsa." Tanya mamanya salsa


"Iya nyonya ini buat nona muda."


"Biar saya yang bawa ke atas bi, kenapa roti sama jus inikan masih pagi, buatkan susu hangat untuk salsa bi." Tanya mamanya salsa


"Maaf nyonya nona muda tidak bisa minum susu saat pagi hari, bahkan nona tidak mau lagi Minum susu." Jelas bibi pada nyonya nya


"Memang kenapa." Tanya mamanya salsa


"Nona muda pernah meminum susu yang sudah kadaluwarsa sampai masuk IGD." Jelas bibi tersebut takut


"APA, kapan itu terjadi bi kenapa saya tidak tahu."


"Saat nyonya dan tuan keluar negri terakhir kali."jelasnya


"Kenap kamu tidak memberi tahu saya saat itu." marah mamanya salsa


"Karna nomor telefon nyonya sibuk terus, nona muda kalau mencium bau susu saja di akan muntah muntah nyonya." Jelas pembantu tersebut


Mamanya salsa terkejut apa yang sudah dia lewatkan selama ini sampai anaknya masuk rumah sakit pun dia tidak tahu, mamanya salsa naik keatas menuju kamar putrinya.


Tok tok tok


"Masuk bi pintunya tidak di kunci." Teriak salsa dia tidak tahu kalau yang datang ibunya, karna salsa sedang mandi


Mamanya salsa pun masuk, dia baru pertama kali masuk kekamar putrinya, banyak yang berubah menurutnya, tidak ada foto mereka maksudnya mama dan papanya, banyak foto salsa dan Arini sejak masih kecil sampai dewasa, mamanya salsa memperhatikan setiap sudut kamar putriny, salsa pun keluar dari kamar mandi masih memakai handuk pun terkejut dengan kebenaran mamanya.

__ADS_1


"Ngapain masuk kamar aku, tidak permisi lagi." Kata salsa sembari mencari baju sekolah di lemari nya


"Mama hanya mengantarkan sarapan kamu sa." Kata mamanya


"Bibi kemana, kan aku menyuruhnya, bibi bibi." Teriak salsa memanggil pembantu nya


"Sa kenapa kamu tidak pernah memanggil kita mama dan papa."


"Bibi bibi." Panggilnya lagi


"Sa kamu dengar pertanyaan mama kan?"


Bibipun datang menghampiri salsa yang sedang memasukkan buku ke dalam tasnya


"Bi kenapa sarapanku di bawakan oleh dia." Tunjuk salsa pada mamanya


"Maaf nona muda nyonya yang menginginkannya." Jawab bibi


"Bi bawa sarapan aku ke dapur, aku sudah telat masuk sekolah, nanti aku sarapan di jalan saja bi." Kata salsa pergi dari hadapan mamanya


"Salsa tunggu mama, mama belum selesai bicara." Teriak mamanya namun salsa tidak memperdulikan teriakan mamanya


Salsa pun turun dari tangga sembari berlari saat sampai di ujung tangga dia berpapasan dengan papanya yang akan naik ke lantai dua.


"Sa kenapa lari-lari nanti jatuh." Kata papanya


"Aku sudah terlambat ke sekolah, di atas ada nenek sihir." Jawab salsa


"Kamu sekolahnya di antar supir dan bodyguard kamu akan selalu berada di dekat kamu, nenek sihir siapa sa." Suruh papanya pada salsa


"Aku sudah pesan taksi online taksinya sudah ada di depan, kalau ada bodyguard yang ketahuan mengikuti aku, aku tidak akan pulang kerumah dan ingat satu lagi jangan ikut campur urusanku, nenek sihir yang aku maksud itu istri anda tuan Satya." Salsa mengancam ayahnya dengan tegas


"Tunggu sa sa salsa, kenapa sikap kamu jadi seperti ini." Teriak pak Satya


"Sikap aku begini semua juga gara gara kalian." Salsa pun berteriak lebih kencang kepada papanya


Lalu salsa lari keluar rumah dengan sangat gembira, lalu masuk ke dalam taksi yang dia pesan, di tengah perjalanan dia berhenti di supermarket untuk membeli roti dan air dingin salsa sengaja berangkat sekolah kesiangan biar saat jam pelajaran di Mulan dia langsung fokus sama pelajarannya, salsa bahkan belum bicara sama Arini, saat jam istirahat salsa di tarik Arini ke taman belakang.


"Kalau aku marah sama kamu kenapa aku menginap di rumah kamu, aku tidak bicara sama kamu kan aku telat masuk sekolahnya, kalo masalah kemarin aku kemana itu urusan aku ai." Jawab salsa santai


"Aku tanya lagi kemana kamu kemarin sa." Arini bertanya dengan tegas


"Sudah lah ai aku tidak ingin membahas masalah kemarin." Kata salsa


"Sa ayolah sejak kapan kamu menyimpan rahasia dariku, aku capek kemarin nyariin kamu kemana mana tapi tidak ketemu juga jawab sa, jawab." Arini mengguncang tubuh salsa yang duduk di sampingnya


"Aku tidak menyembunyikan sesuatu dari kamu ai, kemana saja kalian mencariku?" Tanya salsa


"Ke semua tempat, jalanan, taman, mall, sampai kita cari kamu ke rumah sakit di kota ini." Jawab Arini frustasi karna sikap salsa


"Kenapa kalian tidak mencariku di pemakaman." Jawab salsa acuh


"Salsa kenapa kamu bicara seperti itu, aku tidak mau berpikir sejauh itu." Marah Arini pada salsa


"Kamu harus berpikir sejauh itu harus ai." Kata salsa


"Apaan si sa jangan bercanda deh, lalu kamu ke pemakaman ngapain?" Tanya arini


"Aku nggak becanda ai, aku kepemakaman ngapain ya, aku juga bingung hehehe." Salsa mencairkan ketegangan di antara mereka


Arini pun aneh dengan sikap salsa belakangan ini, dia juga tidak memakan makanan yang selalu Arini bawakan untuk salsa, kata salsa dia sedang diet, padahal salsa berat badannya tidak naik sama sekali.


"Sudah lah ai kita makan siang saja, aku bawa roti tawar dan jus alpukat." Ajak salsa


"Kenapa akhir-akhir ini kamu hanya makan roti tawar saja, apa kamu sudah bosan dengan makanan yang aku bawa." Arini heran


"Sudah aku bilang kan ai aku sedang diet." Jawab salsa singkat


"Iya iya aku percaya, bagai mana persiapan kita untuk penelitian besok, bahkan kita belum membeli apapun." Tanya Arini


"Tenanglah, Haikal dan teman-temannya sudah mengurusnya kita tinggal membawa keperluan kita saja." Kata salsa


Arini hanya menganggukkan kepala dan melanjutkan makan siang mereka jam istirahat pun berakhir dan merekapun masuk kelas, bel pulang sekolah berbunyi semua murid berhamburan keluar kelas mereka masing-masing, Arini dan salsa pulang bersama, salsa mengantarnya Arini pulang ke rumah nya dan salsa pun pergi tapi tidak pulang dia pergi ke suatu tempat.

__ADS_1


Salsa pulang kerumah jam 5 sore, hari ini orang tua salsa libur bekerja, sesampainya di rumah salsa masuk dan melihat orang tuanya yang sedang duduk di ruang tamu.


"Dari mana saja sa, kenapa pulangnya sore?" Tanya mamanya


"Habis ke mall, tumben kalian jam segini sudah ada di rumah." Tanya salsa jutek


"Apa benar kamu ke mall di mana belanjaan kamu dan tidak ada notifikasi pengeluaran uang hari ini, kita tidak bekerja hari ini, jelas mamanya


"Aku ke mall hanya lihat-lihat saja, owh." Jawab salsa sembari berjalan meninggalkan mereka


"Pa gimana kalau mama berhenti bekerja saja, biar salsa tidak kesepian di rumah." Kata mamanya


"Jangan ma kalau salsa kesepian di rumah bagaimana kalau kita buatkan salsa adik saja." Goda papanya salsa


"Apaan si pa, serius pa mama mau Deket sama salsa benar kata salsa dia seperti ini karna kita." Jelas mamanya salsa


"Itu ma terserah mama saja, ayo kita kekamar buat adik untuk salsa." Ajak papanya salsa


"Nggak ah pa, mama sudah tidak mudah lagi." Kata mamanya


"Mama masih mudah, ayo kita naik." Ajak papanya, mamanya salsa pun mengiyakan ajakan suaminya tersebut


Sedangkan salsa yang sedang di kamarpun sedang beristirahat, jam makan malampun tiba, orang tua salsa sudah menunggunya di bawah sedangkan salsa yang di tunggu masih tidur di kamarnya.


"Bi panggilkan salsa untuk turun makan malam." Suruh mamanya salsa


Pembantu pun naik kelantai dua, sudah di ketuk beberapa kali salsa tidak menjawab panggilan pembantunya, akhirnya pembantunya pun turun.


"Mana salsa bi." Tanya papanya salsa


"Maaf tuan, nona muda tidak menjawab panggilan saya, mungkin nona muda masih tidur." Jawab pembantu nya


"Apakah salsa makan malam teratur bi." Tanya mamanya


"Tidak nyonya, sejak nona muda masuk IGD dia jarang makan malam nyonya." Kata pembantunya


"APA, apa yang terjadi pada salsa sampai-sampai masuk IGD." Tanya papanya terkejut karna istrinya belum memberi tahu suaminya


Akhirnya istrinya menjelaskan semuanya pada suaminya, pak Satya pun terkejut dengan penjelasan istrinya itu.


"Terus sekarang apakah ada masalah dengan kesehatan salsa." Tanya papanya salsa pada pembantunya


"Tidak ada tuan, kesehatannya baik-baik saja, saya sudah bertanya pada nona muda kenapa jarang makan malam, katanya si nona muda sedang diet." Jelas bibi tersebut


"Syukurlah kalau dia baik-baik saja, kenapa harus diet dia kan sudah sekurus itu dan satu lagi kelihatannya dia kurusan." Kata papanya


"Sudah lah pa memang perempuan akan seperti itu kalau belum puas dengan keinginannya." Jelas mamanya


Papanya salsa pun hanya menganggukkan kepalanya dan memulai makan malam mereka, di saat makan malam mau selesai ada yang turun dari lantai dua.


"Bi makan malam salsa mana?" Teriak salsa padahal belum sampai di meja makan


"Kenapa harus teriak-teriak si sa." Tanya mamanya


"Biar rame, bi biasa bubur ya bi." Teriak salsa pada bibi


"Sebentar lagi rame kok sa, mama dan papa akan buatkan Adek buat kamu." Kata papanya, mamanya salsa langsung mencubit perut pak Satya


"Bagus deh kalau begitu, nanti kalau aku pergi kalian akan ada dia." Jawab salsa


"Memang kamu mau pergi kemana sa." Tanya mamanya


"Tidak kemana-mana kok, lebih cepat lebih baik kalau kalian punya anak lagi itu juga demi kebaikan kalian." Kata salsa


"Sebenarnya apa yang ingin kamu katakan, jangan berbelit-belit papa bingung sa." Kata papanya


"Sudahlah aku mau makan dulu." Kata salsa


Salsa pun menikmati makan malamnya, walau hanya bubur dan jus saja.


TERIMA KASIH


LANJUT KE BAB SELANJUTNYA YA

__ADS_1


__ADS_2