Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
Bab 13


__ADS_3

Dilobi perusahaan


Bella Dan Dira sedang fokus bekerja walau kadang mereka sedikit berbicara tentang masalah yang dialami bella beberapa hari lalau, dira yang kaget mendengar cerita lengkap dari bella


" astaga mba kenapa mba ngga ngasih tau aku" ucap dira memotong cerita bella


"boro-boro mikirin itu dir.. yang ada mba panik sendiri tau" jawab bella


dan melanjutkan ceritanya dan tidak terasa jam istirahat pun tiba saking asik nya cerita sambil kerja, dari arah lift terlihat sarah menuju meja resepsionis dengan langkah pelan


"belli belli" teriak sarah memanggil bella


bella yang tadi ingin makan pun melihat wanita yang memanggilnya tadi


"oi oi oi" jawab bella


keduanya pun tersenyum, sedang kan dira hanya melirik keduanya dan mengeluarkan bekal yang ia bawa


" mau makan" tanya sarah pada bella dan dira, pertanyaan Sarah hanya dijawab anggukan oleh keduanya


" mba sendiri" tanya bella yang juga mengeluarkan bekal yang ia bawa


" lagi nunggu mama" lirik sarah melihat isi bekal bella yang tampak enak


" tante mau ke" ucap bella yang terbotong mendengar Teriakan anak kecil yang memanggil nya


" ante ellaaaa" teriak rena dan reno yang masih dalam gendongan mba pengasuh nya masing-masing dan meminta turun dari gendongan


"anak tanteee" teriak bella yang membuat semua orang kaget mendengar ucapan bella


kedua anak kembar itu berlari ke arah bella sedang kan bella merentangkan tangan nya menyambut keduanya dan langsung berpelukan seolah mereka sudah lama tidak bertemu, pada hal cuma tadi malam mereka tidak bertemu


sedangkan ketiga pria yang baru saja keluar dari lift kaget terutama adam yang melihat putra, putri dan mama nya ada dikantor tanpa memberi tahunya dulu, dan yang bikin dia lebih syok ketika mendengar teriakan wanita yang membuat nya gila beberapa hari terakhir ini memanggil kedua anak nya dengan sebutan'anak' ( ntah apa yang dipikiran siduda ya)


dan sedang kan andre Dan arya juga kaget melihat kedua anak bos nya berlari memeluk wanita itu, yang andre ketahui orang itu adalah sahabat adik bosnya, dan yang tadi pagi menggoda nya ia hanya tersenyum masam


pria bertubuh tegap itu melangkah mehampiri anak dan mama nya dengan wajah yang ntah lah

__ADS_1


"mama kenapa ngga bilang mau kesini" ujar adam yang menghentikan acara kangen-kangenan bella Dan kedua anak kembarnya itu


"anak kamu yang mau kesini, sampe mama lupa kabarin kamu" ucap mama melirik sang putranya yang memperhatikan bella


sedangkan ketiga orang yang sedang berpelukan itu menoleh ke arah adam dan memalingkan pandangannya lagi


" angen tau ante ( kangen tau tente) " saut rena yang masih memeluk bella dengan erat


" eno uga angennnn banak-banak ( reno juga kengen banyak- banyak) " ucap nya tidak mau kalah dari Sang kakak


"tante juga kengennn" ucap bella


adam yang melihat itu pun bingung apalagi ketika ia di abaikan oleh kedua anaknya, dan lebih memilih wanita yang baru bertemunya beberapa kali


" ngga kengen daddy nih" sela adam yang ikut berjongkok menyamakan tinggi anak dan wanita yang sedang berpelukan itu


keduanya menoleh dan menatap sang daddy nya


" angen uga pi ena ama eno ebih angen ante ( kangen juga tapi rena sama reno lebih kangen tante) " ucap sang anak


dan pemandangan itu menarik banyak perhatian dari semua karyawan yang lewat untuk makan siang, tapi tidak dihiraukan oleh adam yang merasa sakit ketika anak nya sendiri tidak kangen dengan dirinya


kedua anak itu saling menatap dan melihat daddy nya yang menunduk kan wajahnya


" addy aapin ami ya ( daddy maafin kami ya) " ucap keduanya dan langsung memeluk daddy nya itu, dan adam memeluk mereka sambil menciumi kedua nya


" ante angan malah ya.. aap in ami (tante jangan marah ya.. maafin kami)" ujar sikembar yang masih dalam dekapan daddy nya, dan bella jawab dengan senyuman manisnya


adam yang melihat senyuman manis wanita yang ada didepannya itu entah kenapa jantung nya berdebar dengan sangat cepat, dan ia tidak menyadari tatapan dari mama, adik, asisten dan para karyawannya termasuk dira yang melongo melihat pemandangan yang Ada didepannya itu


sedangkan ketiga orang itu hanya menahan senyum melihat pria yang masih menatap wajah cantik bella tanpa berkedip, lain lagi dengan andre yang entah lah ia merasa dicampakan sebelum bertindak ( kasiannya andre)


dari arah luar kantor terlihat wanita yang menatap bella Dengan amarah, ya siapa lagi kalo bukan viona ia sangat benci pada bella yang selalu bisa dekat dengan orang-orang penting dari tempat nya bekerja, dan apa lagi ia sudah menaruh hati kepada ceo barunya itu


 


meninggalkan apa yang terjadi dikantor kini di kediaman keluarga firmansyah, sedang gaduh karena farhan sedang mengamuk mengeluarkan kekesalannya, tadi di kantor apa lagi rencana yang ia rencanakan hampir ia dapat tapi dengan hadirnya adam dikantor membuat rencana yang ia rancang gagal total dan sekarang ia sedang melempari barang-barang yang ada dirumah nya, istri dan anak nya hanya bisa diam melihat apa yang dilakukan sang suami Dan ayahnya itu

__ADS_1


" ayah kenapa mah" tanya putri farhan pada sang mama


"ngga tau pulang-pulang langsung begitu" jawab istri farhan


" sialxn, berngsxx, awas kau adammm" geramnya yang membuat orang dirumah itu takut


setelah selesai melampiaskan amarah nya sekarang iya duduk bersama istri dan anaknya


" kenapa yah" tanya sang anak


" wijaya sudah mundur dari jabatannya" jawab farhan dengan nada marah


" loh bukan nya bagus itu kan yang ayah inginkan" ucap sang anak


" bagus apanya sekarang posisinya diganti oleh adam sialan itu" geramnya


ibu dan anak itu terdiam ketika mendengar nama adam dari mulut suami dan ayah nya itu, senyum terlihat dari wajah sang putrinya


" gimana kalau aura ikut kerja dikantor itu yah" tawar aura pada ayahnya yang kini menatapnya penuh tanya


aura firmansyah adalah anak satu-satu nya fahran, ia adalah model yang sangat terkenal apalagi ketika semua tau dia salah satu cucu orang yang sangat terpandang, dan aura juga sudah memendam rasa pada adam sejak kecil karena ia tau kalau mereka tidak mempunyai hubungan darah sedikit pun, dan perasaan nya itu sudah diketahui oleh seluruh anggota keluarga besar nya


" kamu benar" ucap farhan yang kini menunjukan senyum nya pada kedua orang didepannya itu


walau ia tau putri nya tidak tau apa-apa tentang urusan kantor ia, bisa memanfaatkan jabatanya untuk putrinya itu


"terus apa rencana mu" tanya farhan


aura hanya senyum dan menjelaskan rencananya pada farhan ayahnya, dan farhan hanya tertawa mendengar rencana anaknya itu, lalu diangguki oleh nya


 


Perusahaan dimatra


setelah kejadian panjang itu kini hari sudah sore dan waktunya untuk pulang, namun tidak dengan bella yang sejak tadi siang selalu diikuti oleh kedua anak yang tidak mau ia tinggalkan itu, bahkan adam dan mamanya pun sudah angkat tangan ketika melihat mereka mulai merengek


dan akhirnya bella memutuskan membawa mereka pulang ke kosan nya, karena sudah di ijinkan oleh adam dan wulan, dengan berjalan menggandeng tangan mungil rena dan reno keparkiran motornya

__ADS_1


tapi ia melihat arah jalan dan melihat didekat degung kantornya ada penjual helm bella pun langsung membawa kedua bocah itu ke tukang helm, dan membeli dua helm kecil diikuti dira yang tadi juga berniat untuk pulang, tapi ditahan oleh bella karena iya takut nanti kedua anak ini jatuh ketika iya menjalankan motornya


keempat orang itu sudah berdiri disamping motor bella setelah tadi mereka membeli helm, dan bella langgung menaiki motornya dan menaruh rena didepan nya dan reno dibelakang sambil dipengani oleh dira ( tenang ada ikat nya ya) karena bella tidak sengaja membawa selendang yang iya gunakan untuk tidur didalam tas nya, yang kini digunakan untuk mengikat kedua anak itu dari depan dan belakang untuk keamanan


__ADS_2