
" maaf bu, bukan kami yang meng halangi ibu, tapi ibu sendiri yang menghalangi pekerjaan kami" ucap bella sambil menatap wanita itu
banyak karyawan yang tersenyum melihat bella, ya kalau orang yang bekerja lama di kantor dimatra pasti sudah tau siapa itu bella, gimana pun ada orang yang membuat masalah di kantor itu pasti selesai tanpa bantuan orang lain,
" ada apa ini?" tanya adam yang kini sudah berdiri di depan banyak orang, dan melirik ke arah bella
" siapa lagi ini .. aduh bikin pusing aja deh, gini ya mas mending minggir deh, ganggu aja" usir wanita itu pada adam
sedangkan para karyawan yang tadi saling bisik kini terdiam mendengar ibu itu mengusir pria yang berdiri didepan nya itu, dan suasana pun menjadi hening, arya yang melihat tuan nya diperlakukan begitu ingin maju, tapi aksinya ditahan oleh andre dan menggelengkan kepalanya sambil melihat arya, adam hanya tersenyum melihat wanita itu
"kalau ibu tidak ada kepentingan mending ibu pulang gih" ucap adam dengan senyuman di bibirnya
" wah wah wah .. saya tuh tamu, ngga nyangka kantor sebesar ini, tapi samua karyawan nya ngga ada satu pun yang hormat pada tamu,, awas ya kamu, kalau saya bilangin suami saya kamu pasti bakal dipecat dari sini" geram wanita itu sambil menunjuk adam, bella dan dira
" ya lakukan bu" sela bella menantang wanita itu
" emang suaminya siapa bu" tanya adam
" ada lah, pasti kamu habis ditangan suami saya" ucap wanita itu
sarah dan devan pun sampai dilobi, rencananya mereka akan pulang ke rumah sarah untuk bertemu dengan keluarga nya sarah, namun ketika mereka keluar dari lift mereka melihat keributan di meja resepsionis, sarah yang melihat itu langsung meninggalkan sang kekasih dan berjalan cepat menuju keributan itu di ikuti devan dibelakang nya
"mamah" teriak seorang pria paru baya yang melihat istrinya
" papah" saut dengan berteriak juga ketika ia melihat suaminya
semua orang melihat ke arah pria paru baya yang sedang membawa tas kerja ya, sedangkan pria paru baya itu kaget bukan main ketika melihat ceo baru yang sedang berbicara pada istrinya
" salamat sora pak" ucap pria paru baya itu
" sore pak" jawab adam dengan senyum ramah
" ihh papah apaan sih, pecat orang-orang ini pah, mereka kurang ajar sama mamah, ini ini apa lagi cewek gila ini" ucap wanita itu pada sang suami sambil menunjuk ke arah adam dan bella
sang suami hanya melotot kan matanya ketika melihat kelakuan istri nya, apa lagi ketika melihat orang-orang yang ditunjuk istrinya itu yang satu ceo baru ditempatnya bekerja dan yang satu nya adalah resepsionis cantik incaranya
' sial.. sudah tua tau aja yang sexy' gumah adam dalam hati, dan adam melotot tajam ke arah pria paru baya itu ketika melihat bella dengan penuh minat
__ADS_1
' kenapa harus mereka sih' gumah pria paru baya itu
"papah" teriak wanita itu lagi
" ngga bisa mah, dia ini" ucap pria paru baya itu terpotong
" apa pah .. pokok nya aku ngga mau tau aku ngga mau melihat mereka lagi " saut wanita itu
'gila, pak bagus orang udah tua tapi istri nya masih muda' gumah andre
" baik, pak bagus karena sekarang waktunya sudah jam pulang, lebih baik kita bicarakan besok" ucap adam menyela pembicaraan mereka
" iya Iya pak benar" ucap bagus lalu menarik istrinya, walau istrinya tidak mau tapi tetap dipaksa oleh nya
dan keributan pun selesai, kini semua karyawan satu persatu pergi untuk pulang begitu pun andre dan arya, sedang kan adam yang melihat sekeliling sudah tidak ada orang, ia pun menarik tangan bella lalu membisikan
"datang ke mobil saya" bisik adam lalu pergi meninggalkan bella, bella hanya melongo begitu pun dira, yang tidak sengaja mendengar bos barunya itu
tanpa pamit pada dira bella langsung mengambil barang-barang nya dan ponselnya lalu berlari ke arah parkiran
sedangkan sarah yang melihat antara kakak dan sahabatnya itu hanya tersenyum, lalu menggandeng tangan kekasihnya untuk ikut pulang
Diparkiran
setelah berganti pakaian bella pun menuju motornya, yang kebetulan motornya itu terparkir disamping mobil adam
adam yang sudah ada didalam mobil menunggu bella pun kaget ketika melihat bella, yang tadi mengenakan rok sekarang sudah berganti memakai celananya, lalu melirik ke arah samping mobilnya, dan adam pun kembali kaget ketika melihat kendaraan yang dituju wanita pujaan nya itu
'trail' gumah nya lalu menggeleng, ia pun langsung menurun kan spion mobilnya
" cepat naik" ucap adam dari dalam mobil
"i.. iya" jawab bella gugup sambil membuka pintu mobil
setelah bella duduk di samping adam, kini suasana jadi hening, mereka saling melirik satu sama lain
" aku " ucap kedua nya berbarengan, dan keduanya pun saling menatap lalu tersenyum
__ADS_1
" kamu dulu" saut adam menatap bella
" ihh .. om dulu aja" ucap bella
" haha .. oke oke, jadi..." ucap adam menjeda ucapannya lalu melirik ke arah bella yang sedang menunggu adam ber bicara
" Hahahha" adam tertawa terbahak-bahak melihat raut wajah bella yang menggemaskan menurut nya
" ihh .. om nyebelin huh" saut bella kesal pada adam lalu memalingkan mukanya melihat ke arah luar
" oke oke .. hahaha, saya suka sama kamu" ucap adam menatap bella dengan serius
lalu bella berbalik dan melihat adam yang tengah menatapnya dengan wajah serius itu, ia terdiam mencerna ucapan yang baru saja ia dengar dari mulut duda tampan didepannya itu
"omm .. aku?" tanya bella sambil menunjuk ke arah adam dan juga dirinya, lalu diangguki oleh adam
"hemm .. jadi sekarang kamu punya saya?" tegas adam memegangi kedua tangan bella
" aakkkk... " teriak bella, lalu adam langsung membekap mulut bella dengan telapak tangan besarnya
"iissstt .. jangan berisik" ucap adam
"jadi .. jadi ..jadi kita" ucap bella terbatah-batah, lalu tersenyum ke arah adam
" hemm .. sekarang kita pacaran dong" lanjut bella
" ya, tapi inget jangan dekat-dekat pria mana pun, aku ngga suka" ucap adam menatap tajam bella
" iya" jawab bella sambil tersenyum lebar
adam kembali terpesona oleh wanita ini lagi dan lagi, ia menatap bella dan tatapannya terikat pada bibir tebal itu yang kini sedang tersenyum padanya, adam langsung menarik bella lalu mencium bibir bella dengan lembut, bella terkejut namun ia membalas ciuman adam dengan lembut juga, adam yang mendapatkan perlakuan lembut bella, langsung menarik bella untuk duduk di atas pangkuannya, dengan tidak melepas ciuman mereka, lama kelamaan ciuman itu menjadi lamuta yang penuh gairah, adam menggigit kecil bibir sexy itu lalu bella membuka nya, dan adam pun langsung memasukan lidah nya dengan tergesah-gesah, lidah mereka saling bertautan walaupun bella belum ber pengalaman, namun entah lah insting dari mana ia begitu ter larut akan ciuman yang memabukan itu
sesapan dan lamautan masih berlanjut, kini tangan besar adam berkeliaran kemana mana, namun tangan nakal itu berhenti di dua gundukan yang sangat besar bahkan tangan besarnya tidak cukup untuk menggenggam semuanya
"ah" desah bella ketika gundukan besarnya diremas pelan oleh adam, adam semakin gencar memberikan lamutan-lamutan pada bella, karena ia tau bella suda terbawa suasana dan
tok tok tok
__ADS_1
ketukan dari luar mobil, dan hal itu menghentikan kegiatan mereka berdua, dengan terpaksa adam melepas bibir nya pada bibir sexy bella, lalu iya mengusap bibir basah karena ulahnya itu dengan ibu jarinya, dan bella setelah adam melepas ciumannya ia tidak berani menatap adam, dan menyembunyikan wajah nya ke arah leher adam
adam membuka spion mobilnya sedikit lalu mengusap rambut bella lembut, sedang kan orang diluar mobil diam melongo melihat adam, ya adam memangku seorang wanita, dan lagi tangan adam yang memeluk pinggang wanita itu dengan posesif dan menatap pada orang yang berdiri di samping mobilnya