
Bella berlari keliar dari kamar Adam dan langsung masuk ke kamar Rena dan Reno yang ada di samping kamar Adam, Ia langsung mengunci pintu tersebut dan berdiri di balik pintu dengan nafas tersengkal-sangkal karena berlari tadi
' Astaga om duda nyeremin ya ' Gumah Bella sambil mengatur pernafasan nya
" Tadi hampir saja ya Tuhan .. Sekarang aku harus lebih berhati-hati lagi kalau lagi sama om duda" Ucap Bella lalu berjalan ke arah kasur besar yang terdapat di kamar si kembar itu, Walau tidak sebesar kasur Adam tapi itu juga sama nyaman nya
Sambil merebah kan tubuh nya, Bella menatap langit-langit kamar yang di dominasi dengan warna pink dan biru muda itu, Lalu Ia memiringkan badan nya
" Tapi kalo om udan nyium aku ngga bisa nolak ahhh " Gumah dan teriak kecil Bella ketika Ia teringat ciuman Adam yang memabukan nya itu
" Ya Tuhan .. apa " Ucap Bella dan langsung duduk dan menunduk ke arah dada nya dan
" Akkk " Teriak Bella lagi lalu menutupi wajah nya dengan bantal
Sedangkan Adam yang sekarang sedang di ruang kerja nya hanya senyum-senyum sendiri lalu tertawa
" Lembut, Padat dan besar .. Hehee " Ucap Adam sambil senyum-senyum sendiri dan menggerakan tangan nya yang tadi tidak sengaja memegang buah dada Bella ketika Ia merangkul wanita cantik itu, Adam bahkan melupakan pekerjaan yang menumpuk di depan nya dan hanya mengingat kejadian tadi dengan sang kekasih nya
---
Pagi sudah datang kini, Seluruh anggota keluarga sudah berkumpul untuk sarapan pagi, Terlihat Bella sudah rapi dengan pakaian yang di berikan oleh Sarah tadi, Ia terlihat cantik dengan stelan jas biru tua yang sangat pas dengan tubuh ramping nya, Tidak hanya Bella, Rena dan Reno pun sudah duduk di kursi mereka masing-masing
" Ya ampun .. Bell kamu cantik banget " Ucap Sarah kagum dengan baju yang Ia berikan untuk Bella
" Masa sih mba " Jawab Bella sambil memutar tubuh nya dan berpose ala model, Mayang dan Mira hanya tersenyum sambil terus melihat ke arah Bella yang sejak tadi terus berpose di depan Sarah
" Astaga Bell .. Udah-udah pusing aku ngelihat kamu muter-muter" Saut Sarah seraya duduk di kursinya dan menunggu orang tua nya dan juga kakak nya
" sexy " Gumah Adam, Sambil berjalan menuruni tangga dan matanya tidak lepas menatap wanita yang sedang berpose ria di ruang makan
" pagi " Ucap Wulan dan Wijaya bersamaan menyapa semua orang
Bella dan Sarah menoleh dan menjawab. "Pagi", Sedang kan Bella menatap pria yang berjalan ke arah mereka dan Ia pun langsung memalingkan muka nya menatap Rena dan Reno yang sedang asik berbicara dengan dunia mereka itu
Lalu Adam hanya tersenyum melihat Bella yang mengacuh kan nya, " Pagi " Saut Adam dan duduk di samping Bella, Lalu Ia mengecup kening Bella dengan sangat lembut dan mesra dan beralih mencium ke dua anak nya bergantian
Bella menegang lalu menatap ke arah semua orang yang ada di meja makan yang juga menatap ke arah nya, Lalu Bella memukul lengan Adam yang ada di samping nya
" aww " Gerutu Adam, Saat Bella memukul nya
" kenapa!" Tanya Adam menatap Bella
" Lagi " Ucap Bella lalu memajukan wajah nya ke arah Adam, Adam hanya diam mematung menatap Bella yang sedang tersenyum ke arah nya tanpa rasa malu sedikit pun
Lain lagi dengan Wijaya dan juga Wulan mereka sempat kaget mendengar ucapan Bella pada Adam, Tapi rasa kaget itu tidak berlangsung lama dan mereka pun hanya tersenyum melihat anak dan calon menantu nya itu, Sedang kan sarah hanya menepuk kening nya ketika mendengar ucapan Bella
" Iya nanti oke .. Kalau kita sedang berduaan " Bisik Adam pada Bella, Dan blus Bella pun tersipu mendengat jawaban Adam pada nya
__ADS_1
" No " Ucapa Bella lalu kembali menyuapi Rena dan Rano, Dan Adam hanya bisa tersenyum
Setelah semua selasa makan pun mereka pun bersiap-siap untuk pergi ke kantor, Bella yang awalnya ingin ikut dengan Sarah pun kini pasrah karena sang duda sudah menarik nya untuk masuk ke mobil yang sama dengan Adam
Mobil pun perlahan meninggalkan kediaman Dimatra, Namun Bella yang tadi cerewet kini hanya diam di samping Adam, dan Adam sesekali melirik ke arah Bella yang sangat cantik menurut nya, Apa lagi baju yang di kenakan nya itu, Adam suka karena benda kesukaan nya tidak terlalu nampak
drett dertt
Bella mengambil ponsel nya yang bergetar dan ketika melihat nama yang menelfonnya senyum bahagia pun terpancar
" babyyyy " Teriak Bella menjawab telfon tersebut
" ... "
" Hehehe .. Waalaikumsalam Maaf abisnya kangen" Ucap Bella
" ... "
" Boleh, Nanti jam istirahat ke kantornya!" Tanya Bella, Sedang kan Adam setia mendengar kan Bella yang tengah asik berbicara di ponsel genggam nya itu
" ... "
" Yas .. Gue juga mau cerita hehe, Oke nanti kabari lagi ya kalau lu udah nyampe" Ucap Bella lagi sambil melirik ke arah Adam yang sedang fokus menyetir
"..."
" Oke .. Waalaikumsalam"Jawab Bella lalu mematikan ponsel nya
" Siapa!" Tanya Adam penuh sidik
" Maya .. Kenapa!" Ucap Bella dan bertanya pada duda dua anak itu
" Ngga apa-apa .. Kenapa kamu diam terus" Tanya Adam
" Ngga papa " Saut Bella melirik Adam namun ketika mata mereka bertemu Bella langsung memalingkan wajah nya
" Tadi malam kenapa kamu tinggalin aku" Tanya Adam, Ia ingin melihat reaksi Bella pada nya, Bella berbalik dan menatap Adam
" Ihh .. Omm jangan bahas itu lagi " Gerutu Bella sebal dengan pertanyaan Adam
" Kenapa .. Padahal tadi malam, Aku tuh kedinginan tau" Goda Adam
" ... " Tidak ada jawaban dari Bella, Adam pun menahan tawanya ketika melihat Bella yang sedang malu itu
" Om ngga boleh loh .. Kita kan belum menikah, Jadi inget ya ngga boleh dan don't touch oke" Ucap Bella menjelaskan pada Adam
" why!" Tanya Adam lagi
" Ya ngga boleh om, Om mau .." Ucap Bella
__ADS_1
Namun ucapan nya terpotong karena Adam tidak bisa menahan tawanya, Ketika Ia berhasil menggoda kekasih nya itu, Dan Bella hanya bengong menatap Adam yang tertawa karena Ia belum menyadari nya
"Astaga Bella kamu mikirnya kejauhan" Ucap Adam di sela tawanya, Bella yang mulai menyadari ucapan adam pun menutup wajah nya dengan kedua tangan nya karena Ia sangat malu bagaimana bisa Ia berfikir yang tidak-tidak dengan tingkah Adam, Lalu Bella menatap Adam dan melayang kan pukulan ke lengan adam dengan tas nya
" Aw aw aw" Teriak kecil Adam merasa sakit oleh pukulan Bella pada nya
" Sayang aku lagi nyetir loh " Ucap Adam menahan pukulan Bella
" Biarin nih rasin ... Ihh om rese banget sih, Akk kan aku jadi maluu" Teriak Bella sambil terus memukuli adan
" Iya ia maaf oke .. Sayang jangan begini nanti kita nabrak orang, terus kita mati gimana" Ucap Adam memelas kan ucapan nya
" Oke aku juga masih perawan, jadi belum mau mati " Ucap Bella lalu berhenti memukuli Adam
Mendengar jawaban Bella yang pasrah Adam pun kembali tertawa keras, Tidak terasa karen terus berdebat dengan sang kekasih kini mereka sudah tiba di basement kantor
---
Di Kampus
" Aku kangen Bella " Ucap Maya pada Riki sang ke kasih
" Ya udan telfon aja" Saut Riki yang sedang duduk di samping Maya
Maya pun langsung mengambil ponsel nya di dalam tas dan langsung menelfon sahabat nya itu
" .." Teriakan yang Ia dengar dari balik ponselnya itu, Bahkan Riki yang di samping Maya pun ikut kaget mendengar teriakan Bella
" Ya ampun Bell salam dulu ke .. Budek di gue mendengar teriakan lu" Gerutu Maya pada sahabatnya itu
" ... "
" Assalamualaikum .. Gue kangen nih, Dan gue adan info panas nih, Nanti gue sama Riki ke kantor lu ya!" Ucap Maya yang bersemangat ketika berbicara dengan Bella
" ... "
" Oke nanti gue ke sana .. Bye Assalamualaikum" Saut Maya pada Bella dan memasukan ponsel nya kembali ke dalam tas
" Gimana!" Tanya Riki
" Nanti jam istirahat kantor kita kesana ya" Ajak Maya pada Riki
" Aku ngga bisa ikut deh ,. Soalnya ada tugas kelompok yang belum beres" Ucap Riki menatap Maya
" Ya .. Oke lah ngga apa-apa nanti aku sendiri aja kesana nya" Ucap Maya sambil cemberut
" Hey hey .. Jangan gitu dong hemm" Bujuk Riki
" Nanti aku antarin oke " Lanjut Riki
__ADS_1
Lalu Maya tersenyum ke arah Riki dan mengangguk kecil