Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
rencana balas dendam


__ADS_3

di sebuah negara asing untuk Jeny dan Mariana di bawa pria asing tak mereka kenal..


pria yang tak lagi muda


" kalian sudah bangun kalian ikut saya keruangan tuan saya " ucap pria bejengkot tipis


dengan mata setengah tersadar Jeny pun memperhatikan sekeliling ruangan itu dan melihat sang Mamy yang sudah rapi dengan baju yang berbeda..


" mi ini kita dimana ? ucap Jeny bingung..


" cepat kamu ganti baju kita harus temui pria itu yang sudah menolong kita berdua...ucap marliana sambil berias seadanya


Jeny yang tak ingin banyak berbicara pun langsung begegas Menganti pakaiannya yang sudah compang camping karena robek di beberapa ujung baju


saat keluar ruangan itu Jeny dan marliana di sambut oleh seorang pria berjanggut tipis itu dengan wajah yang tampan namun sangat tegas dan dingin..


" mari ikut saya...ucap pria itu


"mi kita mau di bawa kemana mi ucap Jeny yang dari tidak faham dengan ucapan sang mami


" kamu ikut saja kan tadi sudah mami bilang kita harus temui pria yang menolong kita...


"tok...tok...tok..suara pintu

__ADS_1


" masuk ...ucap pria di dalam


" mereka sudah di sini tuan..


"hemmm..suruh mereka masuk


tanpa bersuara pria itu pun berbalik arah dan memanggil mereka bedua


"kalian tidak ingin duduk??? ucap pria itu dengan dingin


Jeny yang tak faham dengan kondisinya pun ingin duduk namun langsung di tahan dengan tangan sang mami..


" kami berdiri saja pak...terima kasih atas pertolongannya..ucap marlina mulai melakukan aksinya


" kami tidak tau tuan kami berdua sedang berjalan dan tanpa sengaja bertemu beberapa pria jahat...Meliana berusaha bersadiwara menutupi kejadian yang benarnya..


Jeny yang mendengar pun mulai faham ternyata dari dari maminya sudah bersandiwara agar tak di curigai


" begitu tuan..dan kami tak ingin kembali ke kota itu lagi ucap Jeny..


" pria yang tidak tau sebenarnya apa yang terjadi hanya mendengarkan saja..


" Ilham kamu cari tau siapa pria yang sudah mencelakai mereka berdua ..

__ADS_1


ucap pria itu


" jangan tuan mohon jangan membalaskan dendam kami berdua tuan...ucap marliana..saya sudah ikhlas tuan ucap marliana


" yang terpenting anak saya sudah tidak apa apa dan kami bisa melarikan diri dari mereka itu sudah bersyukur...


" baik lah..kalian tinggal di sini saja dulu jika anakmu sudah sehat nanti biar saya antr kekota itu ...


" wanita dan gadis ini sangat cantik dan manis tapi kenapa begitu malang nasipnya .sudah menjadi janda dan harus menerima perlakuan tak baik lagi...ucap pria itu tanpa memperhatikan wajah sang pengawal yang sudah sedari tadi curiga dengan gerak gerik marliana..


" kalian berdua boleh keluar kembali ke kamar kalian untuk istirahat dulu...


" saya permisi tuan..ucap marliana. yang langsung menarik Jeny dan Jeny hanya mengikuti langkah sang mami keluar dari ruangan pria itu..


"Ilham...kamu kenapa ? ucap pria itu


" tidak ada tuan..ucap pengawal itu


" kamu siapkan mobil untuk ku aku harus menemui salah satu teman lama ku" ucap pria itu


" baik tuan saya permisi " sambil mebungkukan pintu dan berlalu pergi..


tanpa di sadari pria itu Jeny dan sang marlianan yang sudah di kamar pun menyusun segala sesuatu untuk memanfaatkan pria itu untuk sementara sebelum kembali membalaskan dendamnya kepada Reyhan.

__ADS_1


__ADS_2