Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
Bab 23


__ADS_3

Setelah selesai dengan makan malam mereka kini semuanya berkumpul di ruang keluarga sambil berbicara ringan, Tapi tidak dengan Bella Ia sedang asik bermain dan bercerita dengan rena dan reno, dan hal itu hanya di mengerti oleh mereka yang sejak tadi menghiraukan semua orang, Lalu Adam pun ikut bergabung dengan Bella dan ke dua anak nya


" Lagi bicarain apa sih hemm!" Tanya Adam yang sudah duduk dengan mereka dan menatap wajah cantik Bella


" Kepo aja sih om " Ucap Bella namun tidak melihat ke arah Adam dan hanya fokus pada rena dan reno saja


" Hahaha .. Kasian nya di cuekin" Ucap Sarah sambil tertawa


" Ia nih .. Addy opo (Ia nin .. Daddy kepo)" Ucap Reno sambil melirik ke arah daddy nya dan kembali menggeser tubuh kecil nya ke arah Bella


Dan semua orang pun tertawa mendengar gerutuan dari anak kecil yang menggemaskan itu, Begitu pun dengan Bella Ia juga ikut tertawa tapi tawanya terhenti ketika mendapati Adam terus memperhatikan dirinya, Apa lagi duda tampan itu melihati dirinya tanpa berkedip sedikit pun, Lalu buru-buru Bella langsung memalingkan wajahnya, Menghindari tatapan Adam


" Oh .. Gimana urusan kamu di Inggris nak!" Tanya Wijaya pada kekasih anak nya itu


" Alhamdulillah semuanya lancar pah " Jawab sopan Devan pada Wijaya


" Hemm .. Ya bagus kalau sudah beres mah, Berarti kamu akan menetap di sini" Tanya Wijaya lagi


" Ia pah .. Lalu aku juga harus hendel kantor pah" Ucap Devan


" Iya itu harus Van .. Lagian Hendra kan juga sudah tua hahaha" Tawan Wijaya yang mengingat sahabat nya itu


" Terus kak .. Kapan kakak Adam menikah!" Tanya Devan pada Adam


" Secepatnya" Ucap Adam sambil tersenyum manis lalu mengusap kepala Bella dengan lembut


" Addy nda oyah entuh-entuh ommy ya ( Daddy ngga boleh Sentuh-sentuh mommy ya)" Ucap rena sambil menunjukan jari kecil nya pada sang daddy lalu menggoyangkan nya


" Emang kenapa kamu tanya kapan kakak nikah yang!" Tanya Sarah menatap kekasih nya itu, Lalu Devan hanya tersenyum


Devan yang awalnya tidak tau siapa wanita yang di bawa oleh kakak pacar nya itu, Apa lagi Ia sangat kaget ketika melihat keponakan Sarah memanggil wanita yang bersama Adam itu dengan sebutan 'mommy', Ia mengajukan banyak pertanyaan pada Sarah, Namun ketika Ia mendapat jawaban simpel dari sarah Ia mulai paham, Dan lebih kelasnya lagi Ia bisa menyaksikan sendiri siapa Bella itu


Malam kian larut dan ke dua anak kembar itu sudah sering menguap dan sering menyentuh kedua mata kecilnya, Lalu Bella yang menyadari itu Ia pun berhenti dari kegiatan nya bermain dan meraih rena dan reno


" ngantuk ya!" Tanya Bella menghentikan tangan kedua anak itu untuk berhenti menyentuh matanya, Lalu dengan tatapan yang mulai sayu ke duanya mengangguk lemah dan membenamkan kepala mereka pada paha Bella


" Mba bawa mereka ke kamar" Ucap Adam pada pengasuh mereka


" Ayo kita tidur " Ajak mayang lalu segera mengangkat rena dan mira mengangkat reno, Tapi belum sempat mereka menyentuh ke dua nya, Rena dan Reno langsung teriak

__ADS_1


" Nda auu ... Auu ommy (tidak mau ... mau mommy)" Teriak Rena dan Reno bersamaan


" Iya Ia sama mommy yuk" Ucap Bella lalu mengangkat Rena dan Reno yang mengeratkan pelukan mereka pada Bella, Namun belum sempat berdiri Bella hampir jatuh, Dan dengan sigap Adam langsung mengambil Reno dari Bella dan memeluk pinggang ramping bella agar wanita cantik itu tidak jatuh


" Hati-hati .. Biar Reno aku yang bawa" Ucap Adam dan melangkah mendahului Bella


" Mba istirahat aja biar mereka sama aku aja" Ucap Bella pada mayang dan mira lalu di angguki oleh keduanya, Dan Bella pun menyusul Adam menuju kamar si kembar


Sepeninggalan adam kini Devan yang pamit pulang karena malam sudah mulai larut


"Aku pulang dulu ya" Ucap Devan pada Sarah


"Iya" Jawab Sarah


" Mah, Pah aku pulang dulu ya" Ucap Devan pada orang tua Sarah


" Oh .. Udah mau pulang " Saut Wulan


" Ia mah sudah malam juga kan" Ucapa Devan sambil tersenyum dan menyalimi Wijaya dan Wulan


" Sayang aku pulang ya ... Assalamualaikum" Ucap Devan pada seluru keluarga Sarah


Setelah kepergian Devan kini mereka kembali berbincang tentang anak dan kakak nya, Dengan serius


" Mama berharap semoga Bella bisa membuat adam luluh ya pah" Ucap Wulan pada suaminya


"Ia mah .. Papa juga berharap begitu, Dan untungnya anak kita sekarang sudah sering tersenyum" Saut Wijaya menunjukan waja bahagia nya pada istri dan anak nya


" Iya benar itu pah .. Lagian dari yang aku lihat mereka berdua tuh sudah saling jatuh cinta satu sama lain loh" Jelas Sarah pada ke dua orang tuanya


" Ya itu bagus dong sayang " Ucap Wulan sambil tertawa bahagia


" Hemm .. Jadi kapan kita lamar Bella buat adam pah" Tanya Wulan pada sang suami


" Lebih cepat, Lebih baik mah" Jawab Wijaya ikut semangat menjawab pertanyaan istrinya


" Hahaha.. Mama sama papa ngebet banget punya mantu Bella ya" Tawa Kencang Sarah ketika melihat orang tua nya itu begitu bersemangat ketika mereka membahas tentang sahabatnya itu


Lalu Wulan dan Wijaya saling pandang dan menatap anak perempuan nya itu yang masih tertawa, Dan Wijaya pun mengangguk pada sang istri

__ADS_1


" Terus kamu kapan menikah nya sar!" Tanya Wulan pada Sarah


Sarah pun langsung menghentikan tawan nya dan menatap orang tua nya, Namun bukan nya menjawab Ia malah berdiri dari duduk nya dan berlalu pergi meninggalkan Wulan dan Wijaya yang masih setia dengan duduknya


" Aku tidur duluan ya .. Selamat malam" Teriak Sarah yang berlari lalu masuk ke dalam kamarnya, Sedangkan Wulan dan Wijaya hanya tersenyum melihat kelakuan anak kedua mereka iti, Lalu mereka pun ikut istirahat ke kamar mereka


---


Meninggalkan semua orang yang masih berbincang di ruang tamu, Adam dan Bella sudah ada di Kamar Adam, Lalu Bella menatap Adam penuh tanya, Yang Ia tau kamar rena dan reno bukan di tempat nya berdiri sekarang


" Ini kamar siapa om!" Tanya Bella yang masih menggendong rena


" Kamar aku" Jawab Adam berjalan masuk dan menuju kasur milik nya, Lalu Ia langsung membaringkan Reno di atas kasur besarnya


" Ya Allah omm .. Ini kasur bisa muat satu rt " Ucap Bella yang kagum melihat kasur besar yang ada di depan matanya


" Sstt .. Pelanin suara kamu lihat" Ucap Adam menyuruh Bella untuk diam dan Ia pun mengambil rena dari gendongan Bella dan menaruh nya ke samping reno


Setelah membaringkan ke dua anak nya Adam pun berbalik dan melihat Bella yang masih kagum dengan kamar luas kekasih baru nya itu, Adam pun berjalan ke arah Bella lalu menarik Bella untuk duduk di sofa yang ada di kamarnya itu


" Omm" Teriak Bella yang kaget


" Sstt diam sayang .. Lihat mereka lagi tidur" Bisik Adam pada Bella yang sudah duduk di samping nya, Lalu pandangan Bella pun menatap ke arah rena dan reno yang sudah nyaman dengan tidurnya


" Ya udah om .. Mereka kan sudah tidur aku juga balik ke kamar ya, Ngantuk nih" Saut Bella mencari alasan untuk kabur dari duda di sampingnya itu


" Mau kemana!" Tanya Adam memegangi ujung baju tidur Bella


" Mau ke kamar" Jawab Bella tanpa melihat ke arah Adam, Dan Adam hanyatersenyum dan tiba-tiba Ia mendapatkan ide untuk menjahili pacar nya itu. Lalu berdiri di belakang Bella


" Kamar mana sayang, Aku mau kamu tidur di sini sama aku loh .. Apa lagi sudah lama loh aku tidur sendiri" Bisik Adam dan tangan nya meraih pinggang bella


" Kita kan udah pacaran .. Aku mau kamu peluk aku, cium aku dan" Lanjut adam, Namun Adam belum menyelesaikan ucapan nya, Bella berbalik menatap tajam adam lalu mendorong duda itu sampai terjatuh ke sofa


" Dasar duda mesuuummmm" Teriak Bella lalu Ia berlari meninggalkan kamar Adam dengan kesal


Sedangkan adam hanya tertawa ketika Ia berhasil menggoda pacar barunya itu, Dan Ia pun berjalan ke arah kasur nya


" Mommy kalian jahat sama daddy loh .. masa daddy di tinggalin begitu aja" Bisik Adam pada kedua anak nya yang sedang tidur itu, Lalu Ia pun pergi keruang kerja nya sambil terus tertawa

__ADS_1


__ADS_2