
" Daffa tunggu " ucap Reyhan
" masih mau bertanya soal kebodohanmu yang tak mengenali anak buah sendiri lagi? ucap Daffa
" aku masih penasaran siapa anak buah ku.sedangkan kamu aja belum bisa mencari tau penyebab ibu Zidan kecelakaan? ucap Reyhan...
" hemmm...coba kakak waktu itu mau ku bantu tidak akan sampai selama ini kali.dan hasilnya juga ada anak buah mu yang lihai dari ku! ucap Daffa
" ting...suara pesan masuk dari ponsel Daffa
" kakak ikut aku keruang kerja ku" ucap Daffa
" apa kamu sudah ada kabar? ucap Reyhan
" hemmmm....ucap Daffa
Reyhan dan Daffa pun berjalan beriringan dan di lihat oleh penghuni rumah itu.saat olive keluar dapur dan tidak sengaja bertemu dengan mami mertuanya.dan mereka pun saling pandang melihat adik dan kakak yang tumben jalan beriringan dan seperti terburu-buru...
" kalian berdua mau kemana ? suara teriakan mami nayfa
" sebentar mi aku ada urusan dengan Daffa? ucap Reyhan dan langsung melanjutkan langkahnya
" dasar berdua ini..pagi-pagi bukanya sarapan dulu malah keruang kerja Daffa! omel mami nayfa
" ia sudah mi mungkin ada hal pekerjaan...ayo mi kita ke meja makan.mami sarapan dulu ia" ucap olive sambil menggandeng lengan mami mertuanya
__ADS_1
" live apa Reyhan masih sering muntah? ucap mami nayfa
" ia mi...gimana ia mi soalnya olive khawatir" ucap olive cemas namun tidak dengan mami nayfa yang sudah senyum-senyum sendiri..
" Oma kenapa? senyum senyum sendiri? ucap Zidan yang tiba-tiba main muncul dari samping meja makan.
" hah....Zidan kamu sejak kapan di situ dan lewat mana kamu koq sudah ada di situ? ucap olive yang celingak celinguk bingung dengan kehadiran Zidan yang tiba-tiba
"lewat situ! ucap Zidan yang menunjuk pintu di mana olive dan mami nayfa terdiam tadi
" koq gak lihat Zidan lewat ? ucap mami nayfa
" ia ia mi..beberapa detik olive terdiam..." udah lah ayo kita sarapan dulu...mami sarapan dulu ia" ucap olive mengambilkan nasgor buatan nya
" enak mah...ucap Zidan yang penuh makanan dalam mulutnya
" kamu makan juga live" tawar mami nayfa
di sebuah ruangan kerja Daffa dan Reyhan sudah sibuk dengan leptop daffa.alis Reyhan mengkerut saat melihat isi foto dan video di dalam pesan email itu.
Reyhan tanpa bersuara langsung berdiri dari tempat duduknya.
" kakak mau kemana? ucap Daffa
" mau menyiapkan kado buat siluman betina itu.dan kamu urus Samuel dan jaki" ucap Reyhan yang langsung melangkahkan kakinya keluar dari ruangan kerja Daffa.
__ADS_1
" sepertinya ada kado surprise untuk kalian" Daffa tersenyum jahat melihat foto ke 4 orang yang di cari keluarga nya.
"hallo....siapkan pesawat untuk ku sekarang" ucap Reyhan yang menghubungi seseorang dari sebrang telpon
" mi...aku dan Reyhan akan pergi sekarang" izin Daffa
" kalian mau kemana Daffa? ucap mami nayfa
" ada urusan pekerjaan di luar kota" ucap Daffa yang mengambil sesendok nasi di piring maminya
" sayang kamu di rumah sama mami.ingat jangan keluar tunggu aku pulang" ucap Reyhan dan langsung mencium kening olive tak lupa Zidan pun dapat kita dari ayahnya namun keburu di tutup oleh Zidan dengan kedua tangannya
" kenapa? gak mau di cium ayah?? ucap Reyhan
" gak mau Zidan sudah besar" ucap Zidan dengan gayanya
semua orang di meja makan pun tertawa melihat tingkah zidan.namun tidak dengan olive yang merasa tidak tenang di hatinya ...
* bersambung*
...****************...
...****************...
...****************...
__ADS_1
terima kasih buat para pembaca ..dan Sudak mau mengomentari novelku...author banyak minta maaf jika masih banyak typo yang sering lupa author perbaikin....
author masih banyak kekurangannya mohon di maklumin ia karena masih belajar๐๐๐