
setelah sholat mahgrib Reyhan dan olive bergegas turun ke bawah menuju ruang makan
di meja makan tak seperti biasanya kursi yang biasanya kosong kini sudah ada penghuninya masing-masing
semua teman Reyhan dan Daffa pun ikut nimbrung di meja makan entah ada kabar atau acara apa 3 ketiga teman Reyhan berkumpul termasuk asisten Tomi yang tak seperti biasanya ikut mengisi kursi yang kosong itu
" tumben ada apa ini koq pada kesini" ucap Reyhan yang tak tau menahu soal kedatangan 3 sahabatnya itu
" dasar sahabat tak berperasaan.kita ini teman atau bukan sih? ucap Alfaro asal tanpa melihat siapa lawan bicaranya
" Tan kemana Daffa? ucap Alex yang biasanya diam aja kini bersuara
" tumben kamu Lex mau buka suara hahha ada angin apa? ucap Alfaro
hanya sebuah lirikan tajam memberi isyrat ke sahabatnya itu agar diam.namun bukan Alfaro namanya kalo takut akan tatapan Alex.
hanya Alfaro lah yang sering dapat tatapan tajam oleh ke tiga sahabatnya karena sifatnya yang seperti perempuan yang selalu ngomong tanpa henti
" kenapa pada melihat ke aku...apa ketampananku malam ini membuat kalian terpesona " ucap Alfaro sambil mengedipkan mata dan sambil tersenyum.padahal hati Alfaro sudah menciut ketika melihat tatapan reyhan yang sangat ingin menekram dirinya hidup-hidup
" mungkin masih di jalan" ucap mami nayfa memutuskan ketegangan ke tiga sahabat yang sudah lempar tatapan itu.
__ADS_1
" apa ada tamu mi? ucap Reyhan sedangkan olive hanya memperhatikan aja.
" ada seseorang yang ingin dia kenalkan katanya calon istrinya? ucap mami nayfa
" hah....suara seretak tak terkecuali Alfaro yang sudah menyemburkan air yang dia minum.
Alfaro terkejut mendengar jawaban Tante nayfa bahwa sahabatnya yang super dingin seperti gunung es sudah mempunyai calon sedangkan dirinya yang suka menggombal sana sini dengan banyak wanita belum satu pun yang tersangkut di hatinya...
" Alfaro " ucap Tomi yang sudah jadi korban semburan Alfaro
sedangkan Alfaro hanya nyengir kuda mendengar suara teriakan sahabatnya itu
" serius mam? ucap Reyhan tak percaya
" wah ku kira Daffa gak punya gandengan mi? ucap olive
" ia sepertinya begitu live Reyhan dan Daffa itu sama sebelas dua belas sifatnya sama-sama dingin dan diam soal wanita.buktinya tiba-tiba Reyhan meresmikan hubungan kamu dan dia kan" ucap mami nayfa sambil tersenyum mengingat sang anak yang terus menolak untuk perjodohan dengan gadis pilihannya
" siapa gadis yang mau sama gunung es mi? gadis itu berarti sudah bisa melelehkan gunung es yang sudah jadi batu es itu" ucap Reyhan sontak membuat semua teman-temanya yang mendengar pun tertawa bahwa Reyhan gak sadar kalo ucapan dia mengakui dirinya sendiri yang hatinya sudah di lelehkan oleh olive..
dengan santainya Reyhan ngomong tanpa melihat semua yang hadir di meja makan itu tatapan semua orang ke arah Reyhan sedangkan mami nayfa hanya tersenyum namun geleng gelengkan kepala melihat tingkah Reyhan yang tak sadar dengan ucapanya sendiri.
__ADS_1
" emang kamu bukan batu es kah? ucap olive
" itukan dulu sayang" ucap Reyhan sambil nyengir
" berarti tadi ngaku ia" ucap olive yang langsung dapat tatapan dari mselurih penghuni di meja makan itu
" hahahaha....bro bener kata istrimu kamu kan dulu balok es" ucap Alfaro
*Bersambung
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
selalu jaga kesehatan dan selalu ikutin protokol kesehatan
__ADS_1
jangan lupa like.komentar.dan masukan ke keranjang favorit.jangan lupa dukungannya ia guys agar author bisa terus update