Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
kekhawatiran Reyhan


__ADS_3

Tempat lain di sebuah perusahan besar, sebuah ruangan di mana sedang di adakan meeting perusahan dengan beberapa pemegang saham di perusahan scorpion. Reyhan yang sedang mengadakan meeting itu tiba-tiba terhenti.


Ketika sebuah panggilan telpon dari salah satu orang kepercayaannya, yang sengaja ia tempatkan untuk menjaga di area rumahnya..


" Ada apa anton?" ucap Reyhan


" Maaf tuan saat ini saya ingin memberi tau sesuatu tuan..."ucap Anton


"Apa itu?" ucap Reyhan


" Soal nona olive dan tuan muda tuan...ucap Anton gugup


" Kenapa? ucap Reyhan dingin


" Tuan muda dan nona olive terluka tuan saat ini sedang saya bawa kerumah sakit tapi nona gak mau, beliau tetap meminta pulang ""ucap Anton panjang lebar


" Kenapa,dia bisa terluka? " ucap Reyhan yang panik,membuat yang ada di ruangan meeting tiba-tiba terkejut mendengar suara Reyhan yang dari luar ruangan saat Reyhan berbicara cukup keras.


" Ada apa tuan? ucap asisten Tomi yang panik mendengar suara tuanya.


" Akhiri semua meeting nya aku harus pulang sekarang, istriku terluka" ucap Reyhan kepada asisten Tomi.reyhan yang sudah di selimuti rasa khawatir langsung pergi begitu saja meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


Tomi yang di perintahkan mengakhiri meeting itu, namun tak mengikuti perintah tuanya karena sudah di pertengahan jalan. akhirnya mau tak mau Tomi harus menyelesaikan meeting yang tertunda itu karena di tinggal begitu saja oleh tuannya, membuat semua orang di ruangan itu menatap heran kepada punggung yang sudah tak terlihat di balik pintu, semua heran dan saling pandang.tak biasa Reyhan meninggalkan meeting begitu saja.tapi semua bisa berjalan baik hingga meeting berakhir berkat asisten Tomi.


Reyhan yang melaju dengan mobilnya membelah jalan yang sagat sepi karena tak ingin terjebak macet Reyhan memutar arah agak jauh.


Sedangkan di tempat lain seorang gadis kini berdiri dengan seluruh badan yang gemetar dan hati yang kecewa,Jeny saat ini sangat terbakar emosi karena cemburu, pria yang ia sukai dan cintai kini sudah bersama wanita lain, membuat Jeny melampiaskan semua amarahnya ke seluruh ruangan di dalam kamar itu, semua barang di lempar entah tanpa arah hingga meninggalkan suasana berantakan.


Reyhan yang sudah sampai rumah terkejut melihat sang mami yang begitu santai.


" Mi mana olive dan Zidan? " ucap Reyhan panik ketika masuk


" Kamu cari istrimu ? ucap mami nayfa santai


" Iya mi,mana mereka? ucap Reyhan


" Di belakang?,tadi kata Anton ??? ucap Reyhan tak berlanjut ia langsung berlari kebelakang rumah besar itu,


betapa terkejutnya Reyhan melihat olive sedang tertawa bahagia dengan Zidan dan beberapa pelayan seumuran olive yang sedang menanam pohon kecil...


" sayang...." ucap reyhan


" mas Reyhan kamu koq udah pulang mas? ucap olive dan bangkit mendekati sang suami

__ADS_1


" hemmm aku dapat kabar dari Anton kamu kenapa? ucap Reyhan sambil melihat seluruh tubuh olive..betapa terkejutnya melihat sebuah tamparan masih terukir jelas di wajah olive


" siapa yang melakukan ini ? ucap Reyhan..


" gak apa mas..lagian ini cuma memar ja nanti juga sembuh sendiri koq" ucap olive sambil tersenyum.


" ayah ......" ucap Zidan yang berlari menuju Reyhan dan olive


" hai boy " ucap Reyhan yang langsung menggendong sang anak..


" asik banget lagi apa tadi? ucap Reyhan


" mau tanam mangga yah,nanti biar gak beli mangga lagi kata mamah " ucap Zidan sambil nyengir melihatkan gigi putihnya


"hemmm..." ucap Reyhan sambil melihat sang istri yang tersenyum


" ia mas ia untuk memberi kegiatan untuk Zidan juga " ucap olive


Reyhan dan olive pun masuk kedalam rumah bersama Zidan yang masih di gendongan reyhan sedangkan ke dua pelayan yang menemani olive dan Zidan kini memberesi sisa alat tanaman yang di gunakan olive dan Zidan


"senangnya melihat tuan Zidan bahagia begitu dan tuan Reyhan sudah tidak sedingin dulu "

__ADS_1


ucap salah satu pelayan wanita itu


" benar yuk tuan Reyhan sangat banyak berubah,dan nona olive juga baik sama kita " ucap inem pelayan rumah Reyhan..


__ADS_2