
sebulan telah berlalu sejak Marlina dan Jeny menghilang dari kota J Reyhan terus mencari keberadaan Jeny..
reyhan tak ingin Jeny mencelakai keluarganya lagi setelah tau kabar dari Daffa bahwa jeny lah yang mencelakai Chintya
belum terbongkar dalang sebenarnya kabar angin pun menghembus cepat ketelinga olive ternyata selama ini Jeny ingin memiliki Reyhan dengan cara keji menyingkirkan semua.
" Mama,kak olive? ucap Daffa dan Zidan
Reyhan yang mendengar teriakan suara sang anak memanggil mamanya,Reyhan langsung menghentikan pembicaraannya dengan sang mami nayfa.nayfa pun terkejut rencana ingin menyembunyikan semua tanpa di sadari mami nayfa dan Reyhan olive sudah mendengar semuanya.
Reyhan pun langsung berdiri ingin penghampiri sang istri namun keburu tangan olive di tarik Zidan untuk menemui sang ayah dan neneknya yang sudah ada di meja makan sedari tadi.
dengan keadaan diam sunyi membuat Daffa bingung tak biasanya kakak dan ibunya terdiam begini sebelum makan hingga akhir makan pun selesai,tanpa ada satu kata pun yang terlontar dari semua penghuni di meja makan itu hanya suara garpu dan sendok.
olive yang ingin bertanya namun tau letak dirinya yang tak boleh terlalu tau apa yang terjadi di masa lalu sang suami.
Zidan yang biasanya cerewet pun seakan mengerti Susana di meja makan itu tanpa di perintah orang dewasa Zidan sudah faham bawah di meja makan sedang ada situasi yang tidak baik untuk bersuara.usia Zidan kini sudah mau memasuki usia 4 tahun
setelah selesai makan Zidan turun sendiri dari kursi nya dan berpamitan pergi namun saat itu olive langsung menawarkan diri ke Zidan untuk menemani Zidan belajar
__ADS_1
" Rey...apa olive mendengar ucapan kita tadi? ucap mami nayfa
" entah lah mi" ucap Reyhan terdiam
" sebenarnya ada apa ini kak? pantas tadi tumben tidak ada yang bersuara? ucap Daffa
" olive daf kakak iparmu apa tadi lama di balik tembok itu? ucap mi nayfa mempertanyakan ke putra bungsunya
" kurang tau mi soalnya Daffa tadi datang kak olive sudah ada di situ saat Zidan memanggil namanya kak olive langsung ingin pergi namun langsung di peluk zidan"ucap Daffa jujur
" berarti dia mendengarnya mi" ucap Reyhan langsung mengusap kasar wajahnya
" apa ini terkait masalah mendiang kak Cintya ? ucap Daffa.
Reyhan tak bersuara hanya sebuah anggukan menandakan jawaban untuk daffa.daffa yang mengerti pun hanya terdiam tak begitu lama buat Daffa terdiam ..
" Daffa akan cari Jeny mi" ucap Daffa
" kak Rey ku harap kakak mau menjelaskan ke olive apa kakak mau agar olive tidak berfikir negatif tentang masa lalunya" ucap Daffa lagi sambil bangkit dari kursinya
__ADS_1
" kamu mau ke mana Daffa? ucap mami nayfa
" hanya ingin bermain dengan Zidan mi " ucap Daffa sambil nyengir ke sang mami..
" Rey sepertinya apa yang di ucapkan adikmu ada benarnya.alasan mu memperketat olive itu harus kamu jelaskan" ucap mami
" baik mi...nanti Reyhan akan bicarakan dengan olive.untuk menghindari Jeny dan masalah aku memperketat olive itu karena aku gak mau kehilangan wanita yang ku cinta untuk kedua kalinya mi"
" ia sudah"
Reyhan dan mami nayfa pun meninggalkan ruang makan itu. dan mulai sibuk dengan urusan masing masing sedangkan Zidan bermain dengan Daffa di ruang kerja Daffa.
...****************...
......................
jangan lupa like.komen dan masukan ke keranjang favorit ia teman teman
jangan lupa juga selalu jaga kesehatan kalian
__ADS_1