Cinta Sang Duda

Cinta Sang Duda
Bab 21


__ADS_3

bella pun juga merasa nyaman dalam dekapan adam, ntah lah keduanya hanya berdiri didepan pintu sambil berpelukan


" om aku cape" ucap bella


"haha.. ya iya ayo duduk" saut adam melepas pelukannya lalu menarik bella untuk duduk di sofa besar yang ada di ruang tamu tersebut


setelah duduk pun adam kembali menarik pinggang bella dan menyandarkan kepalanya ke leher bella, dan bella hanya pasrah


" om ini punya siapa .. terus ngapain kita ke sini" tanya bella sambil mengusap kepala adam


" hemm .. ini harum sayang" gumah adam


" isss .. bukan itu om" gerutu bella dan memukul bahu adam, dan adam hanya tertawa


" ini punya aku, kalo aku udah capek banget dan males pulang ke rumah aku ke sini" jelas adam dan menatap wajah cantik bella


"terus si kembar gimana" tanya bella


namun mendengar si kembar adam malah menatap si kembar yang sedang bersembunyi di balik baju ketat milik bella yang menyumbul keluar, memperlihatkan bentuk bulat besar, dan adam pun menelan ludah nya dengan kasar, bella yang menyadari tatapan adam pun, kembali memukul duda itu


" ihhh ... omm" teriak bella lalu mengambil bantal yang ada di samping nya dan melempar ke arah muka adam


" bukan kembar yang ini .. ihhh tapi rena dan reno" ucap bella yang masih memukuli adam


" hahahah .. iya iya" ucap adam sambil tertawa dan menahan serangan bella


" haha.. iya tapi kan kamu tanya si kembar, aku kan jadi gagal fokus yang" ucap adam dan kembali mendapat amukan bella


" ih aku sebel sama kamu, jangan lihat-lihat sana" ucap bella lalu memalingkan badan nya memunggungi adam, dan adam hanya tersenyum


" iya iya .. maaf dong yang, entah kenapa ya kalau aku deket kamu tuh kaya nya pikiran aku selalu saja ke situ" jelas adam dan menarik bella kedalam pelukan nya


" bukan pikiran om, tapi emang om nya yang mesum terus" gerutu bella sebal dengan adam


" ya ya aku emang mesum" ucap adam membenarkan perkataan bella

__ADS_1


" ganti dong yang panggilannya, kan ngga enak masa aku di panggil om sih" saut adam menatap wanita yang ada di depannya itu


"apa dong" tanya bella


"terserah .. terus kamu mau tinggal disini?" tawar adam pada bella, lalu bella menatap adam penuh tanya


"kenapa om suruh aku tinggal disini .. oh apa jangan-jangan " ucap bella menatap adam penuh curiga


"apa om mau jadiin aku sugar beby kan" lanjut bella


adam kaget mendengar ucapan bella, lalu ia pun menarik bella untuk duduk berhadapan dengannya


"iss .. bukan, kamu itu kan sudah jadi pacar aku" ucap adam menyentip dahi bella


"aww .. ya kirain om, sama seperti duda-duda yang bella baca di novel-novel om, karena butuh kehangatan dan belaian wanita om mau jadiin bella sugar baby nya om" jelas bella panjang lebar lalu mengusap dahinya yang sakit karena sentilan adam


" ya ampun .. bella ngga gitu juga kali, aku mau kamu tinggal disini tuh, biar kita bisa deket kan, terus kalo aku pengen belaian wanita aku bisa aja dong sewa wanita malam buat itu, tapi aku ngga, aku cuma mau kamu dan aku mau kamu menjadi mommy buat rena dan rena" jelas adam sambil memegang kedua tangan bella


bella hanya mematung mendengar penjelasan duda dua anak didepan nya ini, ia bisa melihat keseriusan dari setiap kata-kata yang keluar dari mulut adam, dan ada juga penekanan yang menegaskan bahwa dirinya berbeda dan hanya mau dia untuk menjadi pendamping hidupnya, bella terus menatap mata jernih milik adam yang seakan memikat nya, dan membuat nya terhisap ke arah nya


tanpa permisi adam pun meraih bella lalu ia pun kembali mencium bibir tebal milik bella tanpa ampun, ia menyesap dan melamut bibir itu lagi dan lagi seolah tidak ada rasa bosan untuk melakukan itu pada bella, bella yang tadi tidak sadar dengan apa yang ia lakukan pun tersadar, ketika ia mendapat ciuman agresif dari adam namun bukan adam namanya jika tidak bisa membuat lawan terbawa suasana itu


bella pun mengulurkan tangan nya dan memeluk leher adam, untuk memperdalam lamutan dan ciuman mereka, kedua nya saling ber tukar seliva satu sama lain menautkan lidah mereka, namun kegiatan mereka terganggu karena mendengar ponsel adam yang berbunyi


dengan terpaksa adam melepas tautan mereka dan melihat ke ponsel nya, alangkah kaget nya ia melihat nama di ponsel nya itu 'mama' ya wulan yang menelfon nya, dan lalu adam angkat


" iya mah" jawab adam, lalu adam menatap bella yang masih terengah-engah karena kehabisan nafas


"..."


" ia nanti adam bawa bella pulang ko" ucap nya lagi pada sang mama


".."


" iya adam pulang sekarang" lanjut adam lalu mematikan ponselnya, dan kembali melihat bella, bibir bella kini bengkak karena ulah adam, dan si pelaku hanya tersenyum lalu mengusap bibir itu dengan lembut

__ADS_1


Mendapat perlakuan lembut adam, bella pin menatap adam lalu memeluk pria tampan itu dan menyembunyikan wajah cantiknya di dada bidang adam


" aku malu" gumah bella, namun adam bisa mendengarnya dan Ia hanya tersenyum lalu memeluk bella


" sudah jangan malu .. kita pulang yuk" ucap adam dan mengajak bella berdiri, lalu mengajak bella pulang, dan bella hanya mengangguk tanpa menatap adam yang berdiri di hadapannya sedikit pun


' sangat menggemaskan, pengen aku kurung kamu sekarang sayang' gumah adam dalam hati sambil terus tersenyum menatap wanita yang masih menundukan kepalanya ke bawah, lalu ke duanya pun keluar dari apartemen untuk segera pulang


---


Dikediaman Dimatra


Sejak tadi rena dan reno terus menangis, karena orang yang mereka tunggu tak kunjung datang, ya mereka menangis tepat di depan teras rumah, bahkan wijaya dan wulan hanya bisa terdiam begitu pun sarah dan devan yang sudah tiba sejak tadi, tapi ketika tiba mereka disuguhkan dengan amukan ke dua anak kembar


" aduhh .. Adam kemana sih" gerutu wulan yang kesal pada anak sulung nya itu


"udah di telfon mah" tanya sarah, yang berusaha menenangkan kedua ponakannya


" astaga mama lupa" ucap wulan lalu mengambil ponselnya


".."


" Kamu dimana adam .. Cepat bawa bella kesini" saut wulan


".."


" cepat mama ngga mau tau, sekarang kamu pulang .. Ya ampun adam anak kamu lagi ngamuk" ucap wulan pada anak nya


" astaga anak ini .. ya ampunn" geram wulan yang telfonnya dimatikan oleh adam


Suasan dirumah begitu kacau dan gaduh oleh rena dan reno, mereka tidak mau disentuh oleh siapa pun bahkan oleh wulan, karena itu lag semua orang dirumah panik. Sedang kan dua orang yang sedang dimabuk cinta itu sambil melajukan mobilnya dan saling bergandengan tangan


Namun bella terus meminta Adam untuk segera melajukan mobilnya dengan cepat, Karena ia merasa tidak enak dan terus ke pikiran rena dan reno, setelah melihat wanita nya melepaslan genggangam tangan nya adam mencoba meraih lagi tangan bella, tapi bella menghindar dan melototi adam, adam yang mendapat pelototan dari bella bukan nya takut tapi malah tertawa, lalu ia kembali melajukan kecepatan mobilnya


Setibanya di rumah adam, Bella kaget melihat rena dan reno menangis sambil geloseran dilantai teras rumah dengan wajah yang memerah karena terlalu banyak menangis, lalu bella segera turun dari mobil dan berlari ke arah anak kembar itu, tampa memperdulikan adam yang masih di dalam mobil, dengan wajah khawatir nya Ia menghampiri rena dan reno

__ADS_1


" Rena, Reno" teriak bella sambil berlari menuju ke mereka, Rena dan Reno pun menoleh lalu berdiri dan berlari ke arah bella, " mommyy" teriak ke duanya dan membuat semua orang yang berada tak jauh dari mereka terdiam termasuk adam namun Ia langsung tersenyum ketika melihat wanita pujaan nya begitu sayang pada ke dua anak nya


__ADS_2